M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

5 Cara untuk Membantu Mencegah Depresi pada Anak Remaja

5 Cara untuk Membantu Mencegah Depresi pada Anak Remaja
Reporter: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Umumnya, masa-masa remaja dipenuhi dengan kegembiraan, frustasi, dan ketidakpastian.

Terkadang, berbagai pengalaman yang luar biasa tersebut justru memberikan dampak yang merusak kehidupan anak remaja dan memicu gangguan mental seperti depresi.

Dianggap sebagai gangguan medis yang memiliki pengaruh negatif, depresi dapat menimbulkan perasaan kehilangan atau kesedihan yang konstan.

Gejala depresi kadang-kadang dimanifestasikan secara berbeda dan anak remaja sering kali tidak menyadari perasaan semacam itu serta tidak memahami kebutuhan mereka untuk menyuarakan keprihatinannya.

Beberapa gejala umum depresi pada anak remaja adalah sebagai berikut:

  • Perasaan sedih / tidak berharga / tidak berdaya / kekosongan / rasa bersalah
  • Menarik diri dari keluarga, teman, atau lingkaran sosial apapun
  • Kehilangan minat pada aktivitas yang pernah dinikmati sebelumnya
  • Kenaikan atau penurunan berat badan karena perubahan nafsu makan yang tiba-tiba
  • Tidur berlebihan atau sulit tidur
  • Ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari secara normal
  • Berpikir tentang kematian atau bunuh diri

Baca Juga: Ingin Menanam Daun Bawang di Rumah? Begini Cara Mudahnya

Sebelum terlambat, inilah beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk membantu mencegah depresi pada anak remaja Anda sebagaimana dilansir dari ParentCircle.

1. Terapkan gaya pengasuhan yang sesuai

Berusahalah untuk menghabiskan lebih banyak waktu berkualitas bersama anak remaja Anda. Ini akan memberikan kesempatan bagi mereka untuk berbagi cerita tentang kejadian-kejadian dalam hidupnya kepada Anda.

Intinya, cara Anda mengasuh anak harus memungkinkan mereka untuk memahami bahwa Anda adalah orang tua yang mudah didekati dan bisa dijadikan sebagai tempat untuk berbagi masalah. Doronglah anak Anda untuk menjadikan Anda sebagai tempat meminta bantuan saat mereka mengalami kesulitan alih-alih meminta bantuan kepada teman.

2. Pahami perilaku anak

Tanpa sepengetahuan Anda, anak remaja Anda mungkin sedang menghadapi kesulitan karena akademis atau tekanan teman sebaya. Oleh sebab itu, waspadai setiap penyimpangan dalam rutinitas, perilaku, atau kondisi mental anak remaja Anda.

Pastikan Anda tidak membandingkan anak remaja Anda dengan teman-temannya dan jangan berharap jika penyimpangan yang anak lakukan merupakan fase yang akan berlalu begitu saja. Apabila Anda menemukan anak remaja Anda bermasalah dan menunjukkan beberapa gejala depresi yang umum, segeralah mencari bantuan.

3. Pastikan kebutuhan dasar anak

Bersikeraslah untuk mendorong gaya hidup sehat pada anak remaja Anda dengan membiasakan mereka makan makanan bergizi, tidur yang cukup, dan menjauhi penggunaan gadget secara berlebihan. Dorong mereka juga untuk mengikuti kegiatan ekstrakurikuler yang akan membantunya menghilangkan stres dari kegiatan sekolah yang cenderung monoton.

Anda juga disarankan untuk tetap memantau lingkaran pertemanan anak dan memastikan bahwa pertemanan yang anak jalin mampu memberikan pengaruh positif bagi kehidupan mereka.

4. Jangan takut dengan stigma sosial

Kesejahteraan anak adalah prioritas Anda. Jadi, jangan biarkan stigma sosial membutakan mata Anda untuk tidak segera mencari bantuan tatkala anak remaja Anda bermasalah dengan mentalnya.

Tidak ada salahnya lho Moms untuk berkonsultasi dengan profesional guna menilai situasi sekaligus mencegahnya semakin buruk. Sebaliknya, menyerah dengan stigma yang beredar luas di masyarakat hanya akan memberikan konsekuensi negatif lebih lanjut bagi anak Anda.

5. Terima dan bicarakan baik-baik

Anda mungkin merasa kesal atau kecewa saat anak Anda harus menderita kondisi mental yang tidak biasa. Namun, jangan lantas mengabaikan situasi yang sedang terjadi. Berusahalah untuk terus membantu dan mendukung mereka di luar perawatan profesional.

Secara terus-menerus, yakinkan anak remaja Anda perihal cinta yang Anda miliki untuk mereka dan katakan bahwa Anda akan melakukan semua yang Anda bisa untuk membantu kemajuannya.

Pastikan juga untuk memberi tahu kepala sekolah dan masing-masing guru sekolah anak agar mereka mengetahui kondisi yang sedang anak alami serta bisa memberikan dukungan yang anak perlukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Risiko Kehilangan Bilyet Deposito Bisa Sirna? BCA Beri Solusinya, Simak Yuk

Membuka deposito kini tanpa bilyet fisik. Dana Anda tetap aman, bunga rutin dikirimkan tiap bulan, dan pencairan pun mudah. Yuk, pahami sekarang.

Punya Rumah Sempit? Coba Ubah Lukisan Jadi Tempat Simpan Rahasia

Jangan biarkan rumah sempit membatasi Anda! Lukisan dinding ternyata bisa jadi lemari tersembunyi yang fungsional. Begini cara cerdas mengaturnya.

Tren Warna Pink Hangat yang Bikin Ruang Tamu Terasa Fungsional di 2026

Bosan dengan putih atau abu-abu? Pink lembut bernuansa peach terbukti bikin rumah terasa hangat dan menyambut. Simak tips memilihnya!  

NIK Jadi NPWP: Aktivasi Coretax Itu Wajib, Ini Cara Daftar Mudahnya!

Berikut cara daftar NPWP online lewat Coretax 2026, lengkap dengan panduan aktivasi NIK jadi NPWP resmi dan praktis modal HP.   &nbs

Accrual Basis vs Cash Basis: Mana yang Cocok untuk Pembukuan Bisnis di 2026?

Berikut perbedaan accrual basis dan cash basis serta cara memilih metode pembukuan yang tepat untuk bisnis Anda.

Mau Tidur Lebih Nyenyak Ini 7 Warna Cat Kamar yang Bikin Adem dan Tenang

Kamar terasa kurang nyaman padahal sudah rapi? Bisa jadi warna dindingnya penyebabnya. Hindari 3 kesalahan ini sebelum mengecat ulang.

Lewat Ekosistem Bisnis Ocean, BCA Bidik Pelaku Bisnis termasuk UMKM

BCA meluncurkan Ocean by BCA sebagai bagian dari strategi penguatan ekosistem layanan digital untuk segmen bisnis.​

10 Tanda-Tanda Masalah Ginjal pada Tubuh yang Penting Diketahui

Ini, lho, tanda-tanda masalah ginjal pada tubuh yang penting diketahui. Cari tahu selengkapnya di sini!  

Sambut Ramadan, Ngaji.ai Hadirkan Fitur Baru untuk Dampingi Ibadah Harian

​Menyambut Ramadan 1447 Hijriah, aplikasi belajar Al-Qur’an ngaji.ai menghadirkan sejumlah fitur baru untuk dampingi ibadan harian  

11 Obat Herbal agar Gula Darah Tinggi Turun secara Alami

Yuk, ketahui beberapa obat herbal agar gula darah tinggi turun secara alami berikut ini! Ada apa saja?