MOMSMONEY.ID - Lepas krim dokter tidak boleh asal. Supaya aman, praktikkan 5 cara lepas krim dokter tanpa menyebabkan breakout ini.
Banyak orang ketergantungan pada krim racikan dokter karena takut kulit akan langsung berjerawat atau kusam saat berhenti menggunakannya.
Fenomena ini biasanya terjadi karena kulit mengalami syok akibat penghentian mendadak bahan aktif berdosis tinggi.
Baca Juga: 4 Tips Skincare Member Blackpink, Rahasia Wajah Glowing Jisoo hingga Jennie
Namun, melepaskan diri dari krim dokter sebenarnya sangat mungkin dilakukan tanpa harus melewati fase breakout yang parah, asalkan dilakukan dengan strategi yang tepat.
Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 5 cara lepas krim dokter tanpa menyebabkan breakout yang dirangkum dari Healthline, Verywell Health, dan American Academy of Dermatology (AAD).
1. Gunakan teknik penurunan dosis secara bertahap
Kesalahan terbesar yang sering dilakukan adalah berhenti menggunakan krim dokter secara total dalam satu waktu.
Mengutip Healthline, kulit membutuhkan waktu untuk beradaptasi dengan perubahan lingkungan kimiawi.
Jika Anda terbiasa menggunakan krim dokter setiap malam, mulailah menguranginya menjadi 2 malam sekali selama 2 minggu pertama. Kemudian, kurangi lagi menjadi 3 malam sekali.
Proses yang dinamakan tapering off ini akan memberikan kesempatan bagi sel kulit untuk memproduksi minyak alami secara stabil kembali tanpa memicu reaksi peradangan mendadak yang sering memicu jerawat.
2. Fokus pada basic skincare untuk memperkuat skin barrier
Saat Anda mulai mengurangi krim dokter, pertahanan alami kulit biasanya akan melemah dan menjadi sangat sensitif.
Sangat penting untuk segera beralih ke basic skincare yang fokus pada hidrasi dan penguatan skin barrier selama proses lepas krim dokter.
Gunakan pembersih wajah yang lembut dan pelembab yang mengandung ceramide, hyaluronic acid, atau panthenol.
Bahan-bahan ini berfungsi untuk menambal lapisan kulit yang rapuh. Sehingga, kulit tidak mudah teriritasi oleh bakteri atau polusi saat dosis krim dokter mulai dikurangi.
3. Hindari penggunaan bahan aktif keras secara bersamaan
Keinginan untuk segera mengganti krim dokter dengan produk skincare konvensional yang mengandung bahan aktif tinggi sering kali berujung petaka.
Mencampur atau langsung mengganti krim dokter dengan bahan seperti AHA dan BHA dosis tinggi atau retinol saat masa transisi dapat memicu iritasi hebat.
Sebaiknya, berikan waktu jeda setidaknya 2-4 minggu bagi kulit untuk benar-benar stabil sebelum memperkenalkan bahan aktif baru.
Biarkan kulit beristirahat dari segala jenis bahan yang keras agar tidak memicu munculnya jerawat kistik.
Baca Juga: 4 Kandungan Skincare Pengganti Merkuri yang Terbukti Ampuh Mencerahkan Kulit
4. Jaga hidrasi tubuh dan pola makan rendah glikemik
Kesehatan kulit selama masa transisi pelepasan krim dokter sangat dipengaruhi oleh kondisi internal tubuh.
Lonjakan insulin akibat konsumsi gula tinggi dapat merangsang kelenjar minyak bekerja lebih aktif, yang merupakan penyebab utama terjadinya breakout.
Selama proses lepas krim dokter, pastikan Anda minum air putih dalam jumlah cukup dan perbanyak konsumsi sayuran hijau serta makanan kaya antioksidan.
Pola makan yang bersih akan membantu menekan peradangan dari dalam, sehingga reaksi kulit di luar menjadi lebih terkendali.
5. Selalu gunakan sunscreen
Kulit yang baru lepas dari krim dokter biasanya memiliki lapisan epidermis yang lebih tipis dan sensitif terhadap sinar matahari.
Menurut pakar di Skin Cancer Foundation, paparan sinar UV tanpa perlindungan dapat memperparah kemerahan. Juga, menyebabkan hiperpigmentasi muncul lebih cepat saat Anda berhenti menggunakan krim dokter.
Sebagai solusi, gunakanlah sunscreen minimal SPF 30 setiap pagi, bahkan jika Anda hanya berada di dalam ruangan.
Perlindungan ini sangat krusial agar kulit tidak mengalami stres oksidatif yang bisa memicu peradangan dan jerawat.
Itulah 5 cara lepas krim dokter tanpa menyebabkan breakout. Melepaskan diri dari krim dokter adalah sebuah perjalanan, bukan perlombaan.
Jangan panik jika muncul satu atau dua jerawat kecil, karena itu merupakan bagian dari proses penyesuaian alami kulit. Dengan melakukan metode bertahap dan menjaga kelembaban kulit secara intensif, kulit akan sehat kembali tanpa harus bergantung pada krim racikan selamanya.
Selanjutnya: Link Live Streaming: Nonton Benfica vs Real Madrid Liga Champions!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News