M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Perbedaan Peeling dan Eksfoliasi, Mana yang Kulit Anda Butuhkan?

4 Perbedaan Peeling dan Eksfoliasi, Mana yang Kulit Anda Butuhkan?
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Dalam dunia perawatan kulit, istilah peeling dan eksfoliasi sangat sering digunakan secara bergantian. Sehingga, banyak orang menganggap keduanya adalah hal yang sama.

Meskipun memiliki tujuan akhir yang serupa, yaitu menyingkirkan sel kulit mati agar wajah tampak lebih cerah, namun kedua teknik ini sebenarnya memiliki metodologi, kedalaman penetrasi, dan hasil yang berbeda secara signifikan.

Kesalahan dalam memahami batasan antara eksfoliasi harian dan tindakan peeling dapat menyebabkan iritasi parah atau kerusakan pada skin barrier.

Baca Juga: Keunikan Enzim Pepaya Jaga Keseimbangan Basa dan Redakan Peradangan Sendi Asam Urat

Mengenali karakteristik masing-masing antara peeling dan eksfoliasi adalah kunci untuk mendapatkan kulit yang halus tanpa efek samping.

Simak dan catat, inilah 4 perbedaan peeling dan eksfoliasi yang perlu Anda tahu, bersumber dari American Academy of Dermatology (AAD) dan Harvard Health Publishing.

1. Kedalaman lapisan kulit yang dijadikan target

Perbedaan paling mendasar antara kedua perawatan ini terletak pada seberapa dalam mereka bekerja di jaringan kulit.

Eksfoliasi pada umumnya hanya bekerja pada lapisan terluar kulit (permukaan epidermis) untuk mengangkat sel-sel kulit mati yang sudah longgar dan siap luruh. Proses ini bersifat superfisial.

Sementara itu, peeling terutama jenis chemical peeling profesional yang dilakukan di klinik, memiliki kemampuan untuk menembus lapisan kulit yang lebih dalam, mulai dari lapisan epidermis bagian dalam hingga mencapai lapisan dermis atas.

Karena penetrasinya yang lebih dalam, peeling mampu merangsang pertumbuhan sel kulit baru dari bawah secara lebih intensif.

2. Metode dan agen pengelupasan yang digunakan

Eksfoliasi memiliki cakupan metode yang lebih luas. Ini terbagi menjadi dua jenis yakni mekanis (fisik) dan kimiawi ringan.

Eksfoliasi mekanis menggunakan butiran halus seperti scrub, sikat wajah, atau handuk. Sedangkan eksfoliasi kimiawi menggunakan asam dengan konsentrasi rendah seperti yang ditemukan pada toner harian.

Di sisi lain, peeling hampir selalu menggunakan metode kimiawi murni dengan cairan asam konsentrasi tinggi (seperti glycolic acid, salicylic acid, dan trichloroacetic acid) atau menggunakan teknologi laser.

Agen kimia pada peeling bekerja dengan cara sengaja merusak atau melarutkan lapisan kulit atas yang bermasalah agar terjadi proses pengelupasan total dalam skala yang lebih besar.

Baca Juga: Mau Rambut Rapi dengan Catokan, Perhatikan Ukuran Plat hingga Cara Pakainya

3. Frekuensi penggunaan dan rutinitas perawatan

Karena intensitas kekuatannya berbeda, frekuensi ideal untuk melakukan eksfoliasi dan peeling pun tidak sama.

Eksfoliasi adalah bagian dari rutinitas perawatan kulit jangka pendek yang bisa dilakukan secara mandiri di rumah sebanyak 2-3 kali dalam seminggu, tergantung pada jenis dan toleransi kulit Anda.

Sebaliknya, peeling bukanlah perawatan yang bisa atau boleh dilakukan sesering itu. Tindakan peeling konsentrasi tinggi biasanya hanya dilakukan sekali dalam sebulan atau bahkan setiap beberapa bulan sekali.

Peeling sangat disarankan untuk dilakukan di bawah pengawasan dokter spesialis kulit atau estetisian profesional guna menghindari risiko luka bakar kimia.

4. Waktu pemulihan dan efek samping yang ditimbulkan

Proses pemulihan setelah tindakan adalah pembeda yang sangat nyata bagi para pengguna skincare.

Setelah melakukan eksfoliasi ringan, kulit Anda umumnya tidak memerlukan waktu pemulihan sama sekali (no downtime). Wajah Anda bisa langsung terlihat segar dan Anda dapat melanjutkan aktivitas seperti biasa.

Namun, setelah melakukan prosedur peeling, kulit wajah biasanya akan melewati fase downtime. Wajah Anda mungkin akan mengalami kemerahan dan terasa kencang. Dalam waktu beberapa hari setelahnya, kulit akan benar-benar mengelupas secara visual (seperti kulit yang bersisik).

Proses pengelupasan pasca-peeling ini merupakan bagian dari regenerasi yang memerlukan perawatan pasca-tindakan yang sangat ketat.

Itulah 4 perbedaan peeling dan eksfoliasi yang perlu Anda tahu. Baik setelah melakukan eksfoliasi maupun peeling, kulit baru yang sensitif akan terekspos.

Oleh karena itu, Anda wajib menghentikan penggunaan bahan aktif keras seperti retinol untuk sementara waktu dan memperbanyak hidrasi dengan moisturizer yang menenangkan.

Jangan lupa juga untuk menggunakan sunscreen dengan proteksi tinggi di pagi hari agar kulit tidak mengalami hiperpigmentasi akibat sinar matahari.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

4 Kandungan Skincare yang Harus Dihindari oleh Remaja, Jangan Asal Pakai!

Penggunaan bahan skincare yang terlalu keras pada kulit remaja justru berisiko. Berikut 4 kandungan skincare yang harus dihindari oleh remaja.

Indonesia Vs Bangladesh 9-2: Drama Gol Antar Garuda ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Indonesia menang 9-2 atas Bangladesh dan lolos ke final FIFA ASEAN Cup 2026 setelah unggul produktivitas gol atas Malaysia.

4 Cara Memilih Bra untuk Remaja yang Nyaman dan Pas di Tubuh, Jangan Salah!

Sebagai panduan, berikut MomsMoney bagikan 4 cara memilih bra untuk remaja yang nyaman digunakan sehari-hari.

Denah Rumah 6×12 Meter Open Plan, Trik Bikin Hunian Kecil Terasa Lebih Lega

Denah rumah 6×12 meter open plan bisa terasa lebih lega dengan penataan ruang, furnitur, cahaya, dan sirkulasi yang tepat.

Panduan Diet Golongan Darah O: Apa Saja Makanan yang Disarankan dan Harus Dihindari?

Simak daftar makanan yang dianjurkan untuk golongan darah O, serta berbagai jenis makanan yang wajib dibatasi agar tubuh tetap sehat.

Money Dysmorphia: Saldo Ratusan Juta Tapi Tetap Merasa Miskin, Ini Faktanya

Punya saldo ratusan juta tapi Anda tetap merasa miskin? Kenali money dysmorphia, penyebab, tanda, dan cara mengatasinya.​

Jangan Terlambat! Kenali 6 Cara Merawat Jantung agar Tetap Sehat di Usia 30-an, yuk

Ketahui berbagai cara merawat jantung yang tepat di usia 30-an melalui pola hidup sehat, olahraga rutin, hingga manajemen stres.

7 Rumus Dekorasi Rumah Sederhana biar Ruangan Kecil Terlihat Berkelas

Ruangan kecil terasa membosankan? Coba 7 rumus dekorasi sederhana ini agar rumah lebih rapi, nyaman, dan punya karakter.

5 Bahaya Makan Sehari Sekali bagi Kesehatan, Benar Bisa Turunkan Berat Badan?

Waspadai berbagai risiko kesehatan dari pola makan sehari sekali, mulai dari lonjakan asam lambung hingga penurunan energi tubuh secara drastis.

4 Mitos Tentang Eksfoliasi Kulit yang Dipercaya Banyak Orang, Cek Faktanya!

Eksfoliasi harus dilakukan dengan pemahaman yang benar. Ini 4 mitos tentang eksfoliasi kulit yang perlu Anda ketahui.