M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Penyebab Payudara Besar Sebelah yang Umum dan Normal Terjadi, Jangan Panik Dulu!

4 Penyebab Payudara Besar Sebelah yang Umum dan Normal Terjadi, Jangan Panik Dulu!
Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Bagi seorang wanita, memahami perubahan bentuk tubuh sangatlah penting untuk menghindari kecemasan yang tidak perlu.

Salah satu kondisi fisik yang sering memicu kekhawatiran adalah ukuran payudara yang tidak simetris atau besar sebelah.

Banyak wanita langsung mengaitkan kondisi ini dengan gejala kanker. Padahal, pada sebagian besar kasus, perbedaan ukuran ini merupakan variasi anatomi yang sepenuhnya normal dan dialami oleh lebih dari separuh populasi wanita di dunia.

Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita yang Sering Diabaikan

Payudara besar sebelah umumnya dipengaruhi oleh fluktuasi hormon, faktor genetik, hingga fase perkembangan jaringan tubuh yang dinamis.

Selengkapnya, berikut 4 penyebab payudara besar sebelah yang harus wanita tahu sebagaimana dilansir dari Cleveland Clinic, Mayo Clinic, dan Johns Hopkins Medicine.

1. Faktor Genetika

Penyebab payudara besar sebelah yang pertama yaitu faktor genetika.

Penyebab paling utama dari payudara besar sebelah adalah faktor genetika atau keturunan. Jika ibu atau nenek Anda memiliki struktur payudara yang asimetris, maka kemungkinan besar Anda akan mewarisi sifat fisik tersebut.

Kondisi ini mulai terlihat jelas saat pubertas, di mana jaringan payudara di satu sisi tubuh memiliki reseptor hormon estrogen yang lebih sensitif atau berkembang dengan kecepatan yang berbeda. Sehingga, menghasilkan ukuran akhir yang tidak sama persis setelah masa pertumbuhan selesai.

2. Fluktuasi Hormon Saat Menstruasi, Hamil, dan Menyusui

Penyebab payudara besar sebelah yang kedua yaitu fluktuasi hormon saat menstruasi, hamil, dan menyusui.

Jaringan payudara wanita sangat dikendalikan oleh hormon estrogen dan progesteron yang naik-turun sepanjang siklus haid. Sehingga, memicu pembengkakan cairan yang terkadang lebih menonjol di satu sisi.

Perubahan lebih masif terjadi saat hamil dan menyusui di mana kelenjar susu membesar. Jika bayi lebih sering menyusu di satu sisi payudara karena faktor posisi yang nyaman, maka kelenjar susu di sisi tersebut akan memproduksi ASI lebih banyak dan membuat ukurannya tampak jauh lebih besar.

Baca Juga: 4 Ciri-Ciri Tas Bottega Veneta Palsu yang Wajib Anda Waspadai, Jangan Tertipu!

3. Kondisi Medis Jinak

Penyebab payudara besar sebelah yang ketiga yaitu kondisi medis jinak.

Meskipun sebagian besar kasus bersifat normal, namun perubahan ukuran yang terjadi cukup mendadak bisa dipicu oleh pertumbuhan jaringan jinak.

Salah satu yang paling sering ditemukan pada wanita muda adalah fibroadenoma, yaitu tumor jinak yang terbentuk dari jaringan kelenjar susu dan jaringan ikat.

Ketika massa ini tumbuh di salah satu sisi, keberadaannya akan mendorong jaringan sekitar dan membuat payudara tampak lebih padat serta bervolume dibandingkan sisi lainnya.

4. Pengaruh Skoliosis atau Kelainan Struktur Tulang Belakang

Penyebab payudara besar sebelah yang keempat yaitu pengaruh skoliosis atau kelainan struktur tulang belakang.

Penyebab ini tidak berkaitan langsung dengan jaringan payudara, melainkan akibat struktur rangka tubuh.

Skoliosis adalah kondisi di mana tulang belakang melengkung secara tidak normal ke arah samping. Kelengkungan ini otomatis mengubah simetri rongga dada, menyebabkan salah satu sisi tulang rusuk terdorong lebih maju ke depan atau tertarik ke belakang.

Nah, pergeseran kerangka inilah yang membuat payudara di atasnya terlihat besar sebelah saat dilihat dari depan.

Itulah 4 penyebab payudara besar sebelah yang harus wanita tahu. Memiliki payudara besar sebelah sejak remaja atau akibat menyusui adalah hal wajar yang bisa disiasati menggunakan bra dengan busa lepasan (removable pads).

Namun, Anda wajib memeriksakan diri ke dokter jika perubahan ukuran payudara terjadi secara mendadak saat usia dewasa. Atau, jika disertai tanda bahaya seperti benjolan baru yang keras, tekstur kulit mengerut seperti kulit jeruk, puting tertarik ke dalam, dan keluar cairan darah secara spontan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Video Terkait

TERBARU

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Bali Kamis (13/8) dan Lusa (14/8)

Mayoritas cerah, berikut prakiraan cuaca Bali Kamis (13/8) dan Jumat (14/8), lengkap dengan suhu udara di tiap wilayah.

Bukan Mainan, Ini 7 Ide Hadiah Lomba 17 Agustus Bermanfaat Untuk Anak-Anak

Bukan mainan tapi beberapa ide hadiah lomba 17 Agustus bermanfaat ini cocok diberikan untuk anak-anak di sekolah atau lingkungan rumah.

Daftar Tarif Baru yang Naik per Agustus 2026: Pendirian PT hingga Pendaftaran Merek

Pemerintah resmi memberlakukan penyesuaian tarif baru untuk pendirian PT hingga pengangkatan notaris mulai Agustus 2026. Simak rincian biayanya.

8 Film Sci-Fi Terbaik di Netflix, Terbaru Ada Film The Last House

Bagi penggemar genre science dan fiksi, ini sederet rekomendasi film sci-fi yang bisa ditonton di Netflix.​

SCG Kembangkan Potensi Generasi Muda Lewat Sharing the Dream 2026

SCG kembali menyalurkan beasiswa kepada generasi Indonesia melalui program SCG Sharing the Dream 2026.​

6 Film Horor Tentang Sekolah Angker Penuh Misteri Kelam

Memiliki latar di sekolah, berikut ada beberapa daftar rekomendasi film horor di sekolah yang seram dan wajib ditonton.​

Serba Rp 9.900! Cek 11 Daftar Promo Ka99et Bank Saqu Agustus 2026, PHD hingga HokBen

Nikmati jajanan favorit mulai dari PHD hingga HokBen cuma Rp 9.900. Buruan manfaatkan promo Ka99et Bank Saqu periode 12–15 Agustus 2026.

IHSG Rebound, Menguat 0,5% Pada Perdagangan Rabu Pagi (12/8)

 Pada perdagangan Rabu pagi, 12 Agustus 2026, pukul 9:09 WIB, indeks tercatat naik 0,53% ke level 6.300,8.

IHSG Diproyeksi Menguat, Simak Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas (12/8)

IHSG diproyeksikan masih berpeluang menguat pada perdagangan Rabu (12/8/2026).​ Cek rekomendasi saham dari MNC Sekuritas untuk hari ini.

Harga Emas Antam Hari Ini (12/8) Turun Rp 30.000 Jadi Rp 2.680.000 per Gram

Harga emas Antam hari ini Rabu (12/8) anjlok parah. Harga jual dan buyback kompak melemah dibandingkan dengan perdagangan sebelumnya.