M O M S M O N E Y I D
Keluarga

4 Kesalahan yang Umum Kerap Dilakukan saat Masak Rendang Sajian Lebaran

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Hindari beberapa kesalahan berikut ini saat memasak rendang, supaya meminimalisir risiko pembuatan rendang yang gagal total.

Lebaran tak lengkap jika tak menghadirkan sajian rendang. Sayangnya, memasak rendang tak semudah memakannya. Rendang bisa gagal apabila salah cara memasaknya.

Berbagai kesalahan saat memasak rendang sebetulnya cukup wajar terjadi, mengingat memasak rendang memang tak mudah.

Namun, untuk memperkecil peluang gagal memasak rendang, MomsMoney dari Royco hadirkan sederet kesalahan saat memasak rendang yang cukup umum dilakukan. Moms bisa menghindari kesalahan-kesalahan tersebut agar masakan rendang jadi sempurna.

Baca Juga: Tips Mengolah Masakan Rendang ala Chef Terkenal Supaya Dagingnya Super Empuk

Minyak rendang sedikit

Kesalahan pertama saat memasak rendang biasanya karena rendang hanya mengeluarkan sedikit minyak.

Pesona rendang terletak pada minyaknya. Minyak rendang dapat membuat bumbu/kuah rendang lebih terasa gurih.

Namun pernahkah Moms memasak rendang, tapi minyak yang keluar hanya sedikit atau bahkan tak keluar sama sekali? Mungkin ada yang salah dengan bahan-bahan yang Moms pakai.

rendang daging sapi
rendang daging sapi

Baca Juga: 8 Ragam Bagian Daging Sapi sesuai Karakteristik Kealotan Daging, Jadi Masakan Apa?

Minyak pada rendang bisa keluar apabila rendang dimasak minimal 4 jam. Semakin kering rendang, semakin banyak minyak yang akan keluar dan membuat rendang jadi gurih.

Untuk bisa membuat masakan rendang jadi kering, memang memerlukan waktu memasak yang tidak sebentar, yakni bisa 5-6 jam.

Jika rendang masih agak basah (bumbunya masih sangat berminyak) dan menggumpal, maka hidangan tersebut bukanlah rendang, melainkan Kalio.

Asal pilih santan

Kesalahan saat memasak rendang biasanya terletak dari pemilihan santan yang asal-asalan.

Seharusnya, santan yang dipilih merupakan santan kental yang berasal dari kelapa tua. Sayangnya, masih banyak orang yang memasak rendang menggunakan santan dari kelapa yang belum terlalu tua. Akibatnya, rendang jadi tidak berminyak.

Baca Juga: 4 Tips Memasak Daging dengan Cara yang Sehat, Tak Takut Kolesterol Naik!

Jika ingin memasak rendang, cobalah untuk selalu memilih santan kental dari kelapa tua. Melansir dari Wonderful Indonesia, disarankan untuk tidak menambahkan air ke dalam santan kental tadi agar bumbu rendang jadi semakin gurih

Daging alot

Kesalahan saat memasak rendang yang umum dilakukan oleh pemula biasanya karena mereka menyajikan masakan rendang yang berdaging alot sehingga susah dikunyah.

Pakailah bagian daging yang padat namun tetap lunak seperti paha sapi ataupun sengkel (betis).

Disarankan untuk tidak memilih daging bagian has dalam karena pasti akan mudah hancur ketika proses memasak hingga 4 jam lebih.

Baca Juga: 3 Resep Masakan Nusantara Khas Padang, Ada Ayam Pop, Gulai Cumi, hingga Rendang Sapi

Bumbu rendang sedikit

rendang daging sapi
rendang daging sapi

Kesalahan saat memasak rendang yang terkadang tak sengaja terjadi adalah karena bahan & bumbu untuk mengolah masakan rendang tak cukup.

Akibatnya, rasa masakan rendang jadi tak maksimal dan bumbu/kuah rendang pun jadi sedikit.

Baca Juga: 7 Makanan Wajib Khas Lebaran yang Harus Tersedia di Meja Makanmu

Agar tak salah memperkirakan bahan & bumbu yang dibutuhkan, MomsMoney punya caranya.

Melansir dari Royco, di setiap 1 kg daging sapi yang digunakan, pakailah santan kental yang dihasilkan dari 3-4 butir kelapa tua.

Jangan lupa untuk selalu memasukkan bahan dan rempah-rempah yang masih fresh agar bumbu sedap rendang menguar di seluruh masakanmu.

Itu dia sederet kesalahan saat memasak rendang yang umum terjadi dan cukup sering dilakukan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.