MOMSMONEY.ID - Tak hanya buruk untuk kesehatan tubuh secara menyeluruh, terlalu banyak mengonsumsi gula ternyata bisa memberikan efek samping untuk kecantikan kulit lo.
Centers for Disease Control and Prevention (CDC) merekomendasikan untuk membatasi tambahan gula menjadi sekitar 12 sendok teh per hari.
Dalam jumlah yang berlebihan, gula tak hanya merusak tubuh tetapi juga memiliki dampak yang buruk bagi kesehatan kulit.
"Pola makan jelas berperan dalam kesehatan kulit," ujar S. Tyler Hollmig, MD, direktur dermatologi laser dan kosmetik di departemen penyakit dalam University of Texas di Austin Dell Medical School, kepada laman Everyday Health.
Beberapa penelitian sudah membuktikan, gula bisa meninggalkan sisa di aliran darah yang menyebabkan beberapa penyakit kulit seperti jerawat, keriput, dan garis-garis halus yang mempercepat proses penuaan kulit.
Bukan cuma itu saja, masih ada beberapa dampak dan efek samping gula untuk kecantikan kulit yang mesti diketahui berikut ini.
Baca Juga: 7 Manfaat Rutin Makan Ikan yang Bisa Cegah Serangan Jantung
Memicu jerawat
Jika Anda melihat lebih banyak jerawat selama musim liburan, periksalah berapa banyak gula yang sudah Anda konsumsi dalam makanan Anda.
“Diet tinggi gula pasti dikaitkan dengan jerawat,” kata Hollmig.
Sebuah studi Dermatologi JAMA yang mengamati hampir 25.000 orang dewasa menemukan, konsumsi makanan berlemak dan bergula dikaitkan dengan peningkatan risiko jerawat sebesar 54 persen, sementara minuman manis meningkatkan risiko tersebut sebesar 18 persen.
Menonaktifkan enzim antioksidan
Antioksidan natural yang berada pada tubuh juga dapat berkurang atau bahkan dinonaktifkan karena konsumsi gula berlebih atau proses glycation.
Tanpa ada antioksidan tentu saja membuat kulit menjadi lebih rentan terhadap radikal bebas yang bisa merusak kesehatan kulit.
Kulit bisa terpapar radikal bebas dari polusi dan sinar UV yang berada di luar kulit. Selain itu, radikal bebas juga bisa menjadi pemicu munculnya stres yang menyebabkan terjadinya penuaan dini pada kulit.
Baca Juga: Jadi Lalapan Populer, Ternyata Kemangi Bisa Cegah Kanker
Merusak kolagen dan elastin
Kolagen dan elastin adalah protein penting di kulit yang bertugas menjaga kekencangan dan elastisitas kulit. Mengonsumsi gula secara berlebih bisa merusak pertumbuhan produksi kolagen dan elastin.
Mengutip laman Eminence Organics, gula dalam proses glycation bisa membuat kolagen dan elastin menjadi kering dan kehilangan kemampuannya untuk membantu kulit kencang dan elastis.
Sehingga, tampilan kulit kering, munculnya garis halus, dan kendur bisa menjadi dampak dari konsumsi gula berlebih.
Memicu proses glycation
Melansir dari laman Dermstore, secara sederhana, gula menghasilkan glycation dan hal tersebut adalah salah satu faktor yang menyebabkan penuaan pada kulit. Glycation ini terjadi ketika gula melebur menjadi satu dengan molekul lain di tubuh.
Hal ini bisa mengakibatkan sel-sel pada tubuh berhenti berfungsi sebagaimana sel tersebut bertugas. Sehingga, sel-sel yang membuat kulit kencang dan terhindar dari penuaan tidak bisa berfungsi dengan baik.
Demikianlah tadi beberapa efek samping gula pada kulit yang bisa merusak kesehatan kulit jika dikonsumsi terlalu banyak dan berlebihan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News