M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

4 Aset Investasi Ini yang Membuat Robert Kiyosaki Sangat Kaya

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Investor kawakan Robert Kiyosaki mengungkapkan, ada empat aset investasi yang membuatnya sangat kaya.

Keempat aset investasi tersebut adalah: Bitcoin, real estat, emas, dan perak.

"Warren Buffett dan Charlie Munger menyebut Bitcoin sebagai kotoran tikus. Apa pendapat saya?" kata Kiyosaki di akun X-nya, 2 Januari lalu.

Kiyosaki bilang, Buffett dan Munger adalah orang-orang yang sangat tua dan sangat kaya. 

"Mengapa saya harus peduli dengan apa yang mereka pikirkan tentang Bitcoin?" ujar dia.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Bilang, Orang bakal Lepas 4 Aset Riil Berikut karena Hal Ini

"Yang terpenting, saya akan bertanya, apa pendapat Anda tentang Bitcoin?" sebut penulis buku popular Rich Dad Poor Dad ini.

Kiyosaki setuju dengan Buffett dan Munger ketika mereka menyarankan semua investor untuk mengetahui, mempelajari, dan memahami apa yang mereka investasikan.

"Saya suka, mempelajari, dan mendengarkan orang-orang yang lebih pintar dari saya mengenai Bitcoin," ungkapnya.

"Bitcoin, real estat, emas, dan perak telah membuat saya sangat kaya, dan saya berencana untuk menjadi lebih kaya," tegas Kiyosaki.

Sebelumnya, Kiyosaki membeberkan alasan menyukai menyimpan Bitcoin dalam dompetnya sendiri.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Sebut, Aset Terbaik untuk Uang Anda Saat Ini: 3 Investasi Berikut

"Saya suka Bitcoin di dompet saya sendiri. Saya tidak akan mempercayai Bitcoin di ETF Black Rocks," katanya di akun X-nya, 27 Desember lalu.

Kiyosaki mengungkapkan, Black Rock menekan harga Bitcoin sehingga para paus bisa membeli Bitcoin di bawah US$ 100.000.

Paus maksudnya, investor mata uang kripto termasuk Bitcoin dalam jumlah besar.

"Saya akan terus membeli lebih banyak Bitcoin karena harga Bitcoin akan terus naik," ungkap dia.

"Saya memprediksi harga Bitcoin akan mencapai US$ 350.000 pada 2025," imbuh Kiyosaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.