M O M S M O N E Y I D
Santai

3 Cara Sederhana Merawat dan Menyiram Anggrek agar Selalu Segar di Rumah

3 Cara Sederhana Merawat dan Menyiram Anggrek agar Selalu Segar di Rumah
Reporter: Ramadhan Widiantoro  |  Editor: Ramadhan Widiantoro


MOMSMONEY.ID - Cek cara mudah merawat dan menyiram anggrek biar tidak cepat mati. Panduan praktis dari ahli tanaman ini untuk hasil bunga yang sehat dan tahan lama.

Anggrek selalu menjadi favorit banyak orang karena bentuk dan warnanya yang cantik serta mampu membuat sudut rumah terasa lebih hidup. 

Namun, merawat anggrek sering dianggap sulit karena tanaman ini mudah layu atau busuk akar jika teknik penyiramannya kurang tepat. 

Dalam ulasan para ahli yang dikutip dari Real Simple, kunci suksesnya adalah keseimbangan antara air dan sirkulasi udara, bukan sekadar sering atau jarang menyiram.

Secara alami, anggrek tumbuh menempel pada batang pohon di hutan tropis, jadi kebutuhannya berbeda dengan tanaman dalam pot biasa. Itulah kenapa metode penyiramannya perlu lebih cermat.

“Anggrek menyukai kelembapan dan udara yang mengalir, tetapi tidak suka air berlebihan,” ujar Virginia Hayes, pakar tanaman dalam ruangan, dilansir dari Real Simple.

Baca Juga: 5 Trik Minimalis Biar Ruang Tamu Lebih Luas, Rapi, dan Enak Dilihat oleh pengunjung

Metode wastafel dapur

Ini adalah cara yang efektif untuk memberikan hidrasi merata pada akar. Cukup isi wastafel dengan air hangat setinggi pot, lalu rendam pot anggrek sekitar sepuluh menit saja. Tujuannya, supaya akar bisa menyerap air secukupnya tanpa membuat media terlalu basah.

Setelah selesai, tiriskan sampai air tidak lagi menetes sebelum dikembalikan ke pot hias. Jangan merendam lebih dari lima belas menit supaya akar tidak membusuk. 

Air keran umumnya aman digunakan, tetapi jika kualitas air kurang baik, air kemasan bisa menjadi alternatif. Sebaiknya hindari air suling atau air yang terlalu asin.

Metode penyiram tanaman

Jika lebih nyaman menyiram secara langsung, gunakan watering can dan siram media tanam secara perlahan sampai air mengalir keluar bagian bawah pot. Setelah itu, tiriskan sebentar lalu taruh kembali di tempat semula.

Untuk menjaga kelembapan udara, gunakan botol semprot hanya pada daun, bukan pada bunga. Anda juga dapat meletakkan wadah dangkal berisi air dan kerikil di bawah pot sebagai pelembap alami.

“Saat menggunakan penyiram tanaman atau botol semprot, hindari air mengenai bunga karena dapat memicu jamur,” ujar Hayes.

Metode es batu

Teknik ini cocok untuk pemula dan yang sering lupa jadwal menyiram. Cukup letakkan tiga es batu di atas media tanam sekali seminggu dan biarkan es mencair perlahan untuk mengairi akar. Metode ini membantu mencegah kelebihan air yang menjadi penyebab utama akar membusuk.

Seberapa sering anggrek perlu disiram

Kebutuhan air pada anggrek berbeda bergantung jenis dan kondisi cuaca. Secara umum, anggrek membutuhkan penyiraman sekitar seminggu sekali. 

Namun ada jenis yang butuh lebih lembap atau lebih jarang disiram. Misalnya Cymbidium suka media yang selalu lembap, Dendrobium cukup beberapa hari sekali, dan Phalaenopsis memerlukan penyiraman lebih sering saat cuaca panas.

Cara paling mudah untuk menentukan waktu penyiraman adalah melihat warna akar. Jika akar berwarna putih, sudah saatnya disiram. Jika akar masih hijau, artinya cukup lembap dan tidak perlu ditambah air.

“Jangan hanya mengikuti jadwal tetap. Lihat kondisi akar dan cuaca,” ujar Hayes.

Baca Juga: 10 Langkah Desain Kamar Tidur Anak Kekinian yang Nyaman, Aman, dan Awet

Menyiram anggrek tidak sulit jika tahu tekniknya. Yang penting bukan banyaknya air, tetapi cara dan waktunya. Anda bisa memilih metode sesuai kenyamanan, apakah perendaman di wastafel, penyiram tanaman, atau es batu untuk kontrol air yang lebih presisi.

Melalui perawatan sederhana ini, anggrek bisa tumbuh lebih sehat, rajin berbunga, dan menjadi dekorasi alami yang membuat rumah terasa lebih segar dan hangat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Harga Emas Global Memantul Naik ke atas US$ 5.100 Setelah Ambles Kemarin

Para pembeli memanfaatkan penurunan harga emas untuk memasuki pasar yang penuh risiko pada hari kelima perang di Timur Tengah.

Promo Diskon Tiket Pesawat Garuda hingga 20%, Jakarta–Palembang PP mulai Rp 2 Jutaan

Garuda Indonesia menggelar program spesial dengan penawaran promo diskon tiket pesawat hingga 20% untuk seluruh rute domestik dan internasional.

Bibit 90S Berpeluang Tinggi Jadi Siklon Tropis, Cuaca Hujan Lebat di Provinsi Berikut

Bibit Siklon Tropis 90S berpeluang tinggi menjadi siklon tropis yang berdampak cuaca hujan lebat di provinsi ini.

Jadwal Imsak & Buka Puasa di Tangerang Besok Kamis (5/3): Kunci Produktivitas Kerja

Memantau jadwal imsak dan buka puasa Kota & Kabupaten Tangerang besok Kamis (5/3) penting. Optimalkan jam kerja Anda agar puasa tetap produktif!

Dompet Aman! Promo HokBen Hematnya Kebangetan Rp 10 Ribu Tiap Sore hingga Akhir Maret

HokBen beri promo menu mulai Rp10 ribu plus gratis Ocha. Hematnya Kebangetan ini berlaku Senin-Jumat jam 2-5 sore.

Mau Mulai Gaya Hidup Berkelanjutan? Ini Cara Pakai Jejak Asri

​Lewat pendekatan offline-to-online, Jejak Asri mengajak publik memulai gaya hidup berkelanjutan lalu membagikan kisahnya secara digital.

IHSG Diproyeksi Lanjut Melemah, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Rabu (4/3)

IHSG berpotensi melanjutkan pelemahan pada perdagangan Rabu (4/3/2026)​. Simak rekomendasi saham dari BNI Sekuritas untuk hari ini.

Jadwal Tukar Uang Baru BI Aceh: Lebaran 2026 Siap Tanpa Antre, Cek Tanggal & Lokasi

Penukaran uang baru BI Aceh berlangsung 2-13 Maret 2026. Simak rincian pecahan, lokasi, dan waktunya agar tidak salah.

IHSG Masih Rawan Koreksi, Cek Rekomendasi Saham Kiwoom Sekuritas Rabu (4/3)

IHSG masih rawan mengalami koreksi pada perdagangan Rabu (4/3/2026).​ Cek rekomendasi saham dari Kiwoom Sekuritas untuk hari ini.

Waspadai Koreksi IHSG, Simak Rekomendasi Saham BRI Danareksa Sekuritas Rabu (4/3)

IHSG masih akan melanjutkan koreksi pada perdagangan Rabu (4/3/2026).​ Berikut daftar rekomendasi saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas hari ini.