M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Yuk, Intip Cara Memposisikan dan Menata Karpet dengan Sempurna

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Saat ingin membeli karpet baru atau menata ruangan dengan karpet, ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan. Simak cara memposisikan dan menata karpet dengan sempurna. 

Melansir Homes to Love, ukuran, bahan, warna, dan posisi karpet menjadi faktor yang penting untuk dipertimbangkan, tergantung pada apa yang ingin Anda capai di rumah. 

Jika Anda tak yakin harus memulai dari mana untuk memposisikan dan menata karpet di rumah, yuk intip 10 caranya di sini.

Baca Juga: Catat! Ini 9 Barang Yang Tidak Seharusnya Ada di Kamar Anda

Cara memposisikan dan menata karpet dengan sempurna di rumah

1. Mengoleksi berbagai foto ruangan dengan karpet

Untuk tahu cara memposisikan dan menata karpet di rumah, mulai dengan mencari inspirasi.

Anda bisa mengumpulkan berbagai foto ruangan yang cocok dengan gaya yang diinginkan dan memiliki karpet di ruangan tersebut. Kemudian, cari karpet yang ada pada foto di toko online.

2. Coba visualisasikan karpet baru Anda di ruangan tersebut

Sebelum memposisikan dan menata karpet, ada baiknya Anda memvisualisasikan karpet yang Anda inginkan terlebih dulu.

Bisa dengan membayangkannya atau menggunakan aplikasi yang bisa menampilkan karpet pada layar HP Anda yang sedang merekam ruangan tersebut. 

3. Saat memilih karpet, utamakan fungsinya.

Mungkin Anda menyukai karpet berwarna gading atau hitam, namun ingat bahwa warna terang dan gelap mudah menunjukan kotoran.

Cobalah memilih karpet selain kedua warna tersebut yang cocok dengan tema ruangan yang Anda inginkan. 

Baca Juga: Apa itu Rumah Tumbuh? Pahami Pengertian, Kelebihan, & Kekurangannya

4. Ukur terlebih dulu ruangan dan karpet Anda

Salah satu hal penting yang perlu Anda lakukan sebelum memposisikan dan menata karpet adalah mengukurnya.

Pertimbangkan ukuran karpet tersebut akan pas di ruangan. Anda bisa menggunakan panduan ukuran karpet yang tepat untuk menentukan mana yang paling pas. 

5. Pertimbangkan ketahanannya

Karpet seringkali ditempatkan di area yang cukup sibuk, mulai dari berbentuk kotak untuk di bawah meja makan hingga karpet memanjang untuk lorong di rumah.

Maka dari itu, saat memilih karpet pilih yang memiliki ketahanan kuat. Pilih yang memiliki bulu kuat, pendek dan padat seperti dari wol atau serat alami.

6. Tata ruang makan Anda

Saat memposisikan dan menata karpet di ruang makan, pastikan furnitur makan Anda seperti meja dan kursi semua berada di atas karpet.

7. Menata dan memposisikan karpet di ruang tamu

Berbeda dengan cara menata karpet di ruang makan, karpet harus berada di tengah-tengah kursi dan meja tamu. Maksudnya, setengah bagian meja dan kursi tamu harus berada di karpet sedangkan sisanya di lantai. 

Baca Juga: Ini lo Keuntungan Pakai Karpet Bulat di Rumah Anda 8. Letakan di bawah kasur

Jika Anda berencana meletakan karpet di kamar, letakan karpet di bawah kasur Anda untuk menambahkan kesan hangat dan tekstur.

Aturannya, 2/3 bagian kasur harus berada di atas karpet. Sementara 1/3 bagian merupakan bagian atas kasur berada di atas lantai. 

9. Buat zona di ruangan semi terbuka

Apabila Anda punya ruangan yang semi terbuka atau menyatu dengan ruang yang lainnya karpet, akan sangat bermanfaat di ruangan tersebut.

Anda bisa menata karpet untuk memberi ilusi zona yang berbeda di ruangan yang sama. Letakan satu karpet pada satu set kursi dan meja makan untuk memisahkannya dari dapur. 

10. Pilih karpet yang memiliki pola

Apabila Anda memiliki anak kecil atau hewan peliharaan di rumah, pilih karpet yang berpola ketimbang yang memiliki satu warna saja. Karpet berpola akan menyamarkan bulu atau kotoran yang menempel pada karpet. 

Demikian cara menata dan memposisikan karpet di rumah Anda. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.