M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

XLSMART Gandeng ZTE Perkuat Jaringan 5G dan FWA Berbasis AI

XLSMART Gandeng ZTE Perkuat Jaringan 5G dan FWA Berbasis AI
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Kualitas 5G dari XLSMART akan meningkat dan jaringan Fixed Wireless Access (FWA) akan semakin terkomersialisasi. Ini berpotensi terjadi setelah ZTE Corporation, penyedia solusi teknologi informasi dan komunikasi terintegrasi, meneken Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) pada ajang MWC Shanghai 2026.

Kesepakatan ini memperluas kolaborasi strategis kedua perusahaan di bidang kecerdasan buatan (AI), 5G, dan Fixed Wireless Access (FWA). Fokus kerjasama adalah untuk membangun kapabilitas jaringan yang lebih cerdas, peningkatan efisiensi operasional, penguatan pengalaman pelanggan, serta pengembangan peluang broadband baru di Indonesia

Setelah terbentuk melalui penggabungan PT XL Axiata Tbk, PT Smartfren Telecom Tbk, dan PT Smart Telecom, XLSMART kini mengelola jaringan nasional terintegrasi yang melayani lebih dari 69,4 juta pelanggan.

Seiring dengan terus meningkatnya  permintaan terhadap layanan digital berkualitas tinggi, otomatisasi jaringan cerdas akan memainkan peran yang semakin penting dalam mengoptimalkan sumber daya, menjaga konsistensi kualitas layanan, serta mendukung pengembangan bisnis 5G dan broadband XLSMART.

Melalui kolaborasi ini, XLSMART dan ZTE akan menggabungkan keahlian masing-masing untuk mempercepat inovasi di bidang jaringan berbasis AI, 5G, dan FWA. Kemitraan tersebut akan mendukung pembangunan infrastruktur digital yang mampu menjawab kebutuhan konektivitas yang terus berkembang, baik bagi pelanggan, pelaku usaha, maupun ekosistem digital Indonesia secara lebih luas.

Baca Juga: Nokia dan Indosat Kolaborasi Meningkatkan Jaringan 5G dan Hadirkan Layanan AI

Kedua perusahaan akan bersama-sama mengembangkan kapabilitas AI secara menyeluruh (end-to-end) pada Radio Access Network, Transport Network, Core Network, dan Network Operations. Otomatisasi berbasis AI dan analitik cerdas akan menganalisis kondisi jaringan, mengantisipasi perubahan permintaan trafik, serta mengoptimalkan sumber daya jaringan secara lebih dinamis.

Pendekatan ini akan membantu XLSMART menyederhanakan operasional jaringan, meningkatkan kelincahan layanan, dan merespons perubahan permintaan trafik secara lebih efektif. Alokasi sumber daya yang lebih cerdas akan mendukung performa jaringan sehingga pelanggan dapat menikmati pengalaman digital dengan lancar, termasuk saat terjadi lonjakan trafik.

Berlandaskan kolaborasi yang telah berjalan, implementasi efisiensi energi jaringan berbasis AI telah membuktikan penghematan energi lebih dari 10% dengan tetap menjaga performa jaringan dan pengalaman pelanggan. Hasil tersebut menunjukkan bagaimana otomatisasi jaringan yang cerdas dapat mendukung ambisi keberlanjutan XLSMART melalui pemanfaatan sumber daya jaringan, infrastruktur, dan energi yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas layanan.

Kedua perusahaan akan terus mengevaluasi implementasi tersebut melalui peningkatan yang terukur pada performa jaringan, efisiensi operasional, efisiensi energi, dan pengalaman pelanggan.

Pada saat yang sama, XLSMART dan ZTE akan terus memperkuat nilai 5G dengan memperluas kapabilitas jaringan, menghadirkan layanan digital baru, dan membangun fondasi yang lebih kokoh bagi konektivitas generasi berikutnya di Indonesia.

Baca Juga: Percepatan 5G Jadi Kunci Utama Lahirnya Peluang Bisnis Digital Baru

Berbekal kapabilitas tersebut, kemitraan ini akan mempercepat komersialisasi dan pertumbuhan FWA melalui evolusi dan optimalisasi jaringan, inovasi pada ustomer Premises Equipment (CPE) dan konektivitas rumah, peningkatan pengalaman broadband, perluasan pasar, serta penjajakan peluang komersial baru.

Sebagai perluasan strategis dari portofolio 5G XLSMART, FWA diharapkan dapat menghadirkan konektivitas broadband berkecepatan tinggi ke lebih banyak pelanggan residensial dan pelaku usaha, menciptakan peluang pertumbuhan tambahan, serta membantu memaksimalkan nilai investasi 5G XLSMART.

James Zhang, Senior Vice President ZTE, mengatakan Indonesia merupakan salah satu pasar digital paling dinamis di Asia Tenggara, dengan permintaan terhadap konektivitas cerdas dan layanan digital yang terus meningkat. 

"Melalui kolaborasi dengan XLSMART, kami menyatukan keunggulan ZTE dalam inovasi, jaringan berbasis AI, 5G, dan FWA untuk membangun jaringan yang lebih cerdas, lebih efisien, dan berpusat pada pelanggan," kata James dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7). 

Baca Juga: HP Android Galaxy A27 5G: Kelebihan Layar Adopsi Victus+ & Kecerahan 1400 Nits

MoU ini mendukung strategi jangka panjang XLSMART dalam membangun jaringan yang cerdas, otomatis, dan siap menghadapi masa depan. Perusahaan terus memperluas cakupan 5G Blanket serta mengembangkan FWA sebagai mesin pendorong pertumbuhan bisnis. Sepanjang tahun 2026, XLSMART menargetkan perluasan cakupan 5G Blanket ke lebih banyak kota serta perluasan layanan 5G FWA bagi pelanggan residensial.  

Rajeev Sethi, President Director XLSMART, mengatakan AI menjadi penggerak yang semakin penting bagi masa depan industri telekomunikasi. "Melalui kolaborasi dengan ZTE, XLSMART memperkuat kemampuannya dalam membangun jaringan yang lebih cerdas, otomatis, dan efisien, sekaligus terus menghadirkan pengalaman digital yang andal bagi pelanggan,” jelas Sethi. 

Kolaborasi ini juga akan mendukung pengembangan bisnis 5G dan FWA XLSMART, meningkatkan efisiensi pemanfaatan sumber daya jaringan dan energi, serta membuka peluang baru untuk melayani rumah tangga dan pelaku usaha di Indonesia.

Ke depan, kedua perusahaan akan menjajaki lebih banyak penerapan di bidang jaringan berbasis AI, evolusi 5G, dan FWA, dengan fokus pada peningkatan yang terukur dalam performa jaringan, efisiensi operasional dan energi, pengalaman pelanggan, serta pertumbuhan bisnis.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.