MOMSMONEY.ID - Industri musik Indonesia kembali kedatangan warna baru yang patut disimak. Berawal dari keisengan sederhana mengaransemen ulang lagu-lagu favorit, proyek musik Neo Funk Therapy (NFT) kini resmi melangkah ke panggung profesional.
Diinisiasi oleh Winky Wiryawan dan Panji Ndrio, NFT lahir dari eksperimen santai memadukan berbagai lagu lintas generasi baik lokal maupun internasional ke dalam balutan musik funk.
Tanpa ekspektasi muluk-muluk, video cover dan remix yang mereka unggah di media sosial justru disambar hangat oleh netizen. Respons positif inilah yang akhirnya memicu Winky untuk membawa proyek ini naik tingkat.
Tak berjalan berdua, formasi NFT semakin matang setelah Bowie Champa, drummer sekaligus musisi senior di industri tanah air, ikut bergabung. Bertemunya tiga kepala dengan latar belakang berbeda ini melahirkan sebuah formula segar yang mengeksplorasi genre funk tanpa batas.
NFT dengan tegas menolak kotak-kotak genre dan memilih untuk meleburkan funk dengan disco, house, rock, hingga nuansa psychedelic.
Baca Juga: Billkiss Grup Duo Asal Bogor Rilis Lagu Bergenre Hipdut, Wanna Be With My Bubu
Perjalanan organik: dari viral cover menjadi official remix
Langkah besar pertama NFT ditandai dengan pemilihan lagu "Kita Ke Sana" milik Hindia sebagai rilisan perdana mereka. Versi cover dari lagu ini sebelumnya sempat berseliweran dan sukses mencuri perhatian penonton lewat konten performa mereka.
Dengan groove khas racikan NFT, lagu tersebut disulap menjadi sesuatu yang baru, mempertahankan esensi aslinya, namun disuntik energi funk yang jauh lebih fresh, playful, dan hidup.
Yang menarik, proyek ini bukan lagi sekadar cover atau remix amatiran. Neo Funk Therapy sukses mengantongi izin resmi untuk mendaur ulang karya tersebut.
"Mengambil sesuatu yang sudah familiar bagi pendengar, kemudian membawanya ke dalam dunia Neo Funk Therapy tanpa kehilangan karakter dari karya aslinya," kata personel NFT tentang cara membedah setiap lagu yang mereka sentuh, dalam keterangan tertulis Jumat (25/9).
Bagi Winky, Panji, dan Bowie, langkah ini bukan sekadar merilis lagu, melainkan deklarasi eksistensi. Di tengah lanskap musik Indonesia yang masih jarang diisi oleh kelompok musik dengan eksplorasi funk yang kuat, NFT melihat celah emas untuk menawarkan pengalaman mendengarkan yang berbeda.
Perpaduan musikalitas, chemistry panggung, serta kebebasan lintas genre menjadi senjata utama mereka.
Di bawah naungan HALOS Records, single "Kita Ke Sana – NFT Remix” dari Neo Funk Theraphy siap menghentak berbagai digital streaming platforms mulai Jumat, 25 September 2026.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News