M O M S M O N E Y I D
Keluarga

WHO: Tahun Depan, Covid-19 Tidak Lagi Berstatus Darurat Kesehatan Global

WHO: Tahun Depan, Covid-19 Tidak Lagi Berstatus Darurat Kesehatan Global
Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO berharap, di tahun depan, Covid-19 tidak lagi berstatus darurat kesehatan global.

Kriteria untuk menyatakan keadaan darurat itu berakhir akan menjadi salah satu topik pembicaraan saat Komite Darurat WHO bertemu pada  Januari 2023.

"Tentu saja, virus ini tidak akan hilang. Itu akan tetap ada," kata Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dikutip dari laman WHO, Kamis (15/12).

"Dan, semua negara perlu belajar mengelolanya bersama penyakit pernapasan lainnya, termasuk influenza dan RSV, yang keduanya sekarang beredar secara intensif di banyak negara," ujar dia.

Baca Juga: Kasus Covid-19 Turun, Indonesia Ada di Level 1 Transmisi Komunitas

Hanya, Tedros mengingatkan, dunia masih menghadapi banyak ketidakpastian dan tantangan di tahun 2023.

Pertama, hanya satu dari lima orang di negara berpenghasilan rendah yang telah mendapatkan vaksinasi Covid-19.

Kedua, akses ke diagnostik dan perawatan penyelamat jiwa untuk Covid-19 tetap tidak terjangkau dan tidak setara.

Ketiga, beban kondisi pasca-COVID-19 hanya akan bertambah.

Dan keempat, kesenjangan besar dalam pengawasan tetap ada, yang merupakan kelemahan tidak hanya untuk mendeteksi varian baru Covid-19, tetapi juga untuk memantau penyebaran infeksi lainnya.

"Saat kami ingin mengakhiri keadaan darurat ini, kami masih perlu memahami bagaimana ini dimulai," ungkap Tedros.

Baca Juga: Hampir 100% Dominasi Kasus Covid-19 Global, Omicron Punya 500 Subgaris Keturunan

"Kami terus mengimbau China untuk membagikan data dan melakukan studi yang kami minta, untuk lebih memahami asal-usul virus ini," sebutnya.

"Seperti yang telah saya katakan berkali-kali, semua hipotesis tetap ada," kata dia.

Yang jelas, salah satu pelajaran terpenting dari pandemi Covid-19 adalah, semua negara perlu memperkuat sistem kesehatan masyarakat mereka untuk mempersiapkan, mencegah, mendeteksi, dan merespons wabah, epidemi, juga pandemi dengan cepat.

"Sistem perawatan medis yang maju tidak sama dengan sistem kesehatan masyarakat yang kuat," tegas Tedros.

Pelajaran penting lainnya dari pandemi adalah perlu kerjasama dan kolaborasi yang lebih kuat dibanding persaingan dan kebingungan yang menandai respons global terhadap Covid-19.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Es Krim Alfamart Spesial Valentine, Beli 1 Gratis 1 dan Beli 2 Gratis 1

Cek promo es krim Alfamart Spesial Valentine periode 14 Februari 2026 untuk borong es krim di hari Valentine.

Promo Starbucks: Buy 1 Get 1 serta Minuman Rp 88 Spesial Valentine & Imlek Menanti

Promo Starbucks spesial Valentine dan Imlek hadir. Minuman kedua cuma Rp 88 & Buy 1 Get 1 menanti, segera cek sebelum habis.

Katalog Promo JSM Alfamidi Periode 13-15 Februari 2026, Ada Promo Jumat Berkah

Cek dan manfaatkan promo JSM Alfamidi periode 13-15 Februari 2026 untuk belanja hemat selama akhir pekan ini.

Jangan Ketinggalan! Promo CFC Grab Dine Out Serba Rp 15 Ribu Hanya sampai 26 Februari

Membeli paket makan CFC kini cuma Rp 15 ribu saja. Temukan cara klaim voucher-nya di Grab untuk makan hemat hingga 26 Februari.

46% Orang Indonesia Dehidrasi Ringan, Ini Tips Cukupi Cairan Khususnya Saat Puasa

​Aquviva menghadirkan kampanye 3–2–1 sebagai panduan sederhana agar kebutuhan 2 liter cairan per hari tetap terpenuhi, termasuk saat puasa.

7 Film Romantis Wajib Tonton Jomblo, Dijamin Bikin Semangat Move On

7 film romantis ini bukan sekadar hiburan, tapi juga panduan untuk melewati masa jomblo dengan penuh semangat dan harapan baru.

Kualitas Foto HP Xiaomi Kini Setara DSLR Berkat HyperOS 3 AI

Membeli HP Xiaomi terbaru? Fitur AI Photos Enhancement HyperOS 3 siap mengubah foto buram Anda jadi jernih. Pelajari cara kerjanya di sini! 

Promo Chatime Valentine: 2 Minuman Silken Series Hemat, Jangan sampai Ketinggalan!

Rayakan Valentine lebih hemat. Chatime tawarkan 2 Silken Series cuma Rp 43.000. Jangan lewatkan kesempatan terbatas ini!

IHSG Koreksi Lagi (13/2), Ini Saham LQ45 yang Menguat dan Turun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak turun 0,7% ke level 8.204 pada pukul 9:07 WIB, Jumat pagi (13/2) 

IHSG Diproyeksi Bergerak Terbatas, Cek Rekomendasi Saham BRI Sekuritas Jumat (13/2)

IHSG diproyeksikan bergerak terbatas pada perdagangan Jumat (13/2/2026).​ Berikut daftar saham pilihan BRI Danareksa Sekuritas