M O M S M O N E Y I D
Santai

Waspada, Ini Titik Wilayah Rawan Banjir Kota Malang Saat Hujan Deras

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Sebaiknya dihindari, berikut ini adalah beberapa wilayah di kota Malang yang rawan banjir saat musim hujan.

Musim hujan yang sudah tiba, membuat beberapa wilayah di Indonesia mulai tergenang banjir. Termasuk kota Malang.

Hujan dengan volume sedang dan besar pun bisa membuat kota Malang yang tak pernah banjir kini mulai mengalami kebanjiran.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca Hari Ini (3/1) Hujan Deras Lagi Petir di Provinsi Ini

Saat ini, tercatat sudah banyak beberapa titik wilayah di Kota Malang yang mengalami kebanjiran saat hujan deras mengguyur.

Hal tersebut kemudian membuat para pengguna jalan diminta untuk berhati-hati dan bahkan menghindari beberapa daerah rawan banjir di Kota Malang.

Sebagai informasi tambahan, inilah beberapa daerah rawan banjir ketika hujan besar mengguyur Kota Malang yang sudah dirangkum oleh Momsmoney.

1. Jalan Jaksa Agung Suprapto

2. Kawasan Sawojajar

3. Jalan Galunggung

4. Jalan Sigura-gura

5. Jalan Sudimoro

Baca Juga: Waspada! Daerah Ini Berpotensi Rawan Banjir Tinggi

6. Kampung Kayutangan Heritage

7. Jalan Soekarno Hatta

8. Jalan Mayjend Panjaitan

9. Jalan Veteran

10. Jalan Sumbersari

Baca Juga: Hujan Es dan Puting Beliung, Cuaca Ekstrem Selimuti Provinsi Ini hingga 6 Januari

Menurut pantauan Momsmoney, ada beberapa daerah yang saat ini berpotensi dilanda banjir hingga mencapai ketinggian dua meter saat curah hujan tinggi.

Daerah tersebut antara lain adalah Kecamatan Klojen, Kecamatan Lowokwaru, Kecamatan Sukun, Kecamatan Kedungkandang, Kecamatan Blimbing dan Kelurahan Karangbesuki.

Nah, bagi yang ingin bepergian ke luar rumah di Kota Malang, jangan lupa untuk menghindari titik rawan banjir di Kota Malang itu tadi,ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.