M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Waspada! Ini Akibat Penggunaan Gawai Terlalu Lama Terhadap Mata

Penulis: Rizka Noveliana  |  Editor: Rizka Noveliana


MOMSMONEY.ID - Selama pandemi Covid-19, anda dan keluarga akan selalu menggunakan gawai terlalu lama. Pekerjaan kantor, pelajaran sekolah online, mengikuti seminar dan hiburan berasal dari gawai yang anda pakai. 

Namun, jika dilakukan dalam waktu lama akan berdampak buruk pada kesehatan mata. Selain itu, ada beberapa penyebab lainnya seperti:

  • Memaksa untuk melihat dalam penglihatan redup.
  • Paparan sinar yang sangat terang atau glare.
  • Refleks kedip berkurang. Terlalu berfokus ke layar gawai. 
  • Pengguna mempunyai gangguan refraksi (perlu kacamata).

Masalah tersebut akan berakibat pada gangguan penglihatan anda dan keluarga. 

Baca Juga: Simak Cara Tidur Berkualitas Pada Malam Hari

Dilansir dari P2PTM Kemenkes RI, waktu yang dihabiskan untuk menonton televisi, menggunakan komputer/ laptop, bermain video game, gawai disebut dengan Screen Time. Pada anak-anak, akibat yang muncul ketika terlalu lama menggunakan gawai, yaitu: 

  • Menimbulkan rabun jauh atau mata minus.
  • Ukuran kacamata bertambah bagi penderita mata minus.
  • Mengalami kelelahan mata (mata anak berair, tampak lebih merah, sering dikucek, berkedip, atau anak mengeluh pusing).
  • Kurang kontak sosial dengan teman.
  • Perubahan perilaku pada Anak.
  • Stres.

Selanjutnya, pada semua kelompok umur akan mengakibatkan astenopia (mata lelah) dengan gejala berikut : 

  • Ocular fatigue atau mata lelah.
  • Mata berair.
  • Sakit kepala.
  • Penglihatan ganda.
  • Penglihatan buram.
  • Pegal sekitar alis, pelipis dahi atau leher.

Nah, itu akibat yang terjadi pada mata jika mengunakan gawai terlalu lama. Akibatnya cukup buruk untuk kesehatan mata. Mari atur penggunaan gawai dan selalu mengkonsumsi makanan bergizi. 

Selanjutnya: Pahami 6 Cara Menangani Rasa Tidak Nyaman Karena Stres

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Inovasi Cokelat Rasa Rendang Supaya Bisa Langsung Nendang ke Pasar Global

Upaya Terve Chocolate bisa menembus pasar global dengan menampilkan rasa cokelat yang punya cita rasa Nusantara.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (22/10), Hujan Lebat Masih Turun di 4 Provinsi Ini

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Kamis 22 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Seluruh Wilayah Diprediksi Berawan, Ini Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/7)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 38°C.

Melepas Penat di Pulau Dewata, Dari Mendaki Gunung Batur Hingga Melukat di Ubud

Data Airbnb yang menunjukkan, nature dan outdoor menjadi kategori Experience paling populer di Bali.  

Cerah di Semua Wilayah, Cek Cuaca Yogyakarta Besok (22/10)

BMKG memprakirakan seluruh wilayah DIY cerah pada Kamis (22/10). Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Yogyakarta.  

Ebola Bundibugyo Menyebar di 5 Negara, Afrika dalam Tingkat Kesiapsiagaan Tinggi

Nigeria menjadi negara kelima yang mendeteksi Ebola Bundibugyo sejak wabah penyakit ini dinyatakan terjadi di Republik Demokratik Kongo.

Hujan Ringan Akan Turun di Wilayah Ini, Cek Cuaca Jawa Tengah Besok (22/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Tengah didominasi berawan pada Kamis (22/10) dan Jumat (23/10), dengan suhu hingga 36°C.  

Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/10) Didominasi Udara Kabur, Suhu Mencapai 37°C

Cuaca Sumatera Selatan besok diprakirakan didominasi udara kabur. Suhu di sejumlah daerah berpotensi mencapai 37°C. Simak prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan Petir Wilayah Ini, Cek Cuaca Sumatera Barat Besok (22/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Pasaman Barat pada Kamis (22/10). Sejumlah daerah lain berpotensi hujan ringan dan udara kabur.

Menekan Limbah Tekstil, Setali Indonesia Dorong Pengolahan dan Daur Ulang Pakaian

CEO Setali Indonesia, Gema Minang mengungkapkan bahwa meningkatnya daya beli masyarakat turut mendorong konsumsi pakaian.