M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Waspada Global Warming! 6 Negara Ini Bisa Punah

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID - Jika Moms tak segera mulai peduli pada bahaya global warming, enam negara destinasi wisata ini bisa punah lo!

Melansir Inspiredot, pemanasan global yang memburuk akan membuat suhu terus mengalami kenaikan. Ini membuat permukaan air laut akan terus naik karena mencairnya es di bumi. Nah dengan kondisi ini ada beberapa habitat alami dan destinasi wisata ikonik yang terancam hilang. 

Baca Juga: Panduan Cara Mengatasi Saat Tidak Bisa Login Shopee lewat 3 Langkah

Mungkin Anda pernah mendengar dampak global warming bagi Hutan Hujan Amazon dan The Great Barrier Reef. 

Hutan hujan Amazon adalah rumah bagi ribuan spesies tanaman dan hewan. Namun, pemanasan global mengancam ekosistem unk ini karena adanya kenaikan suhu dan perubahan pola curah hujan yang menyebabkan kebakaran hutan lebih sering dan besar. 

Deforestasi yang disebabkan oleh aktivitas manusa seperti penebangan, penambangan dan pertanian juga ancaman merupakan ancaman bagi Hutan Hujan Amazon. Jika tidak segera mengambil tindakan untuk melindungi ekosistem ini , salah satu wilayah dengan keanekaragaman hayati paling tinggu di dunia bisa hilang dalam hidup kita. 

Greet Barrier Reef adalah keajaiban alam lain yang berisiko menghilang akibat pemanasan global. Karang adalah rumah bagi berbagai biota laut termasuk 1.500 spesies ikan, 30 paus dan lumba-lumba serta 6 spesies penyu. 

Namun peningkatan suhu laut akibat pemanasan global menyebabkan pemutihan karang dan menyebabkan kematian pada karang. Great Barrier Reef telah kehilangan setengah karangnya dalam 30 tahun terakhir dan jika tren berlanjut maka seluruh karang akan hilang seluruhnya. 

Nah selain kedua ekosistem unik tersebut, ada 6 negara lain yang bisa terancam punah karena pemanasan global. 

Ini 6 negara terancam punah karena pemanasan global

Maldives atau Maladewa
Maldives adalah salah satu destinasi wisata populer bagi penduduk Indonesia. Berada di laut India dengan gugusan pulau, Maldives juga jadi negara populer bagi wisatawan mancanegara. 

Namun, dengan topografi yang rendah maka Maldives sangat berisiko mengalami kenaikan permukaan air laut yang disebabkan oleh pemanasan global. Ilmuwan memprediksi pada akhir abad ini, Maldives bisa benar-benar hilang tenggelam. 

New York, Amerika Serikat
Times Square, Broadway dan banyak lokasi wisata menarik, New York adalah salah satu kota ikonik dan populer di dunia. Namun sayangnya, New York juga negara yang sangat rentang terdampak pemanasan global. 

New York merupakan daerah pesisir dataran rendah yang berisiko terkena banjir karena naiknya permukaan air laut dan peristiwa cuaca ekstrem seperti angin topan, gelombang panas dan hujan deras. 

Venesia
Venesia adalah salah satu kota terindah dan bersejarah di dunia. Terkenal dengan pemandangan kanal, jembatan dan arsitekturnya.

Namun, naiknya permukaan laut dan peristiwa cuaca ekstrem yang disebabkab oleh pemanasan global membuat kota unik ini dalam bahaya. Kota ini dengan mudah tenggelam tertelan gelombang pasang yang ganas. 

Timbuktu
Timbuktu adalah kota bersejarah di Mali, Afrika Barat, yang pernah jadi pusat belajar dan perdagangan. Namun karena Gurun Sahara yang semakin kering karena kenaikan suhu udara, kota ini menghadapi krisis air serius. 

Pasokan air yang terbatas ditambah dengan cuaca ekstrem seperti badai pasir dan kekerungan, Timbuktu berisiko terancam segera punah.

Baca Juga: Jarang Diketahui Banyak Orang, Inilah Manfaat Cranberry untuk Kesehatan Tubuh

Antartika
Antartika adalah benua paling selatan di dunia dan merupakan rumah bagi satwa liar yang unik seperti penguin, anjing laut dan paus. Namun, benua ini terancam mencair pada tingkat yang mengkhawatirkan karena pemanasan global. 

Menurut para ilmuwan, Antarika telah kehilangan tiga triliun ton es dalam 25 tahun terakhir. Jika pencairan terus berlanjut, diperkirakan es di Antartika akan hilang seluruhnya pada akhir abad ini. Jika Antarika mencair maka dunia juga mengalami ancaman karena kenaikan permukaan air laut yang bisa menyebabkan banjir meluas. 

Sydney, Australia
Sydney adalah kota paling unik yang wajib dikunjungi saat ke Australia. Namun kota ini juga tidak luput dari dampak pemanasan global.

Naiknya permukaan air laut adalah penyebab utamanya, yang membuat wilayah pesisir Sydney berisiko banjir dan mengalami gelombang panas ekstrem menjadi lebih sering dan parah. 

Demikian 6 kota yang terancam punah akibat pemanasan global. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Pengguna BCA & BRI Merapat! Nikmati Promo Bakmi GM Diskon Spesial hingga Buy 1 Get 1

Manfaatkan promo Bakmi GM khusus pengguna BCA dan BRI untuk dapatkan potongan harga Rp 25.000 atau Buy 1 Get 1 Bakmi Special GM Sultan.

Ini Ternyata Cara Mandi yang Benar Setelah Selesai Olahraga

Agar mandi setelah olahraga tetap dapat dilakukan dengan aman dan nyaman, perhatikan beberapa hal berikut ini, ya.​  

Sengit Sampai Akhir, Pemanah Nurisa Dian Ashrifah Sumbang Emas ke-5 Asian Games 2026

Pemanah putri Indonesia Nurisa Dian Ashrifah menyumbang medali emas kelima untuk Indonesia di Asian Games 2026.​

Ini Faktor yang Harus Orang Tua Pertimbangkan saat Memilih Popok Bayi

Dalam memenuhi kebutuhan bayi, orang tua harus mempertimbangkan sejumlah faktor ketika memilih popok bayi. 

Spesial International Coffee Day 2026, Ada Promo J.CO Minuman Hemat Berdua Cuma 50K

Manfaatkan promo J.CO Hari Kopi Sedunia untuk nikmati bundling dua minuman segar hemat di seluruh store Indonesia sampai 2 Oktober 2026.

Ramalan Shio Hari Ini Kamis 1 Oktober 2026: Harimau, Babi dan Kelinci Teliti Lagi

Cek ramalan shio hari ini Kamis 1 Oktober 2026, mulai dari karier, keuangan, asmara, kesehatan, hingga shio paling beruntung.

Ramalan Zodiak Hari Ini Kamis 1 Oktober 2026, Lebih Berani Untuk Bersuara

Simak ramalan 12 zodiak hari ini 1 Oktober 2026, mulai Aries hingga Pisces. Cek kabar karier, keuangan, asmara, dan kesehatan terbaru.

Harga Emas Antam dan Buyback Kompak Turun Rp 14.000, Selisih Buyback Rp 190.000

Harga emas Antam dan buyback kompak turun Rp 14.000 pada hari ini Kamis (1/10) sehingga selisih harga dengan buyback Rp 190.000.

Inilah Harga Komoditas Pangan di Awal Bulan Oktober, Cabai Makin Pedas

Sejumlah harga komoditas pangan seperti harga beras premium turun tipis di awal bulan Oktober, tetapi harga cabai melonjak tajam.

Exynos 1580 Dongkrak Performa HP Samsung Ini, Ada Jaminan 6 Kali Pembaruan OS

Layar AMOLED HP Samsung A56 sanggup capai kecerahan 1.900 nits. Ketahui seberapa jernih visualnya di bawah terik matahari.