MOMSMONEY.ID - Rumah yang terlihat rapi di permukaan belum tentu praktis bagi penghuninya saat mencari barang sehari-hari. Bahkan, kadang anggota keluarga masih harus bertanya kepada orang yang membereskan rumah letak barang yang dicari.
Setiap orang memang memiliki kebiasaan yang berbeda dalam mengambil dan menyimpan barang. Data IKEA Store & Organise Report 2026 mencatat, sebanyak 38% responden mengaku membiarkan barang tidak dibereskan sendiri, dengan harapan orang lain akan mengurusnya.
Lalu, sebanyak 68% rumah tangga yang disurvei memiliki laci atau kotak berisi beragam barang tanpa tempat penyimpanan khusus.
Padahal, menurut Interior Design Leader IKEA Indonesia Alfinda Krista Rahardyana, saat menata penyimpanan, cara barang diambil dan dikembalikan harus diperhatikan.
Dia mencontohkan, bila setiap ingin menyimpan sesuatu harus membuka beberapa laci, memindahkan barang lain, atau berjalan ke ruangan berbeda, maka peletakannya dilakukan di tempat terdekat.
“Karena itu, posisi dan jenis penyimpanan sama pentingnya dengan kapasitas,” ujar Alfinda dalam keterangan tertulis, Kamis (29/10).
“Rak terbuka, kabinet berpintu, atau penyimpanan dinding masing-masing punya kelebihan, tergantung barang dan aktivitas yang ingin kita dukung. Tujuannya agar membereskan barang menjadi bagian yang mudah dari rutinitas sehari-hari, bukan pekerjaan tambahan,” katanya.
Baca Juga: Tips Memadukan Lemari Penyimpanan Fleksibel ala IKEA
Karena itu, IKEA Indonesia membagikan tips penataan tempat penyimpanan yang berfokus pada kemudahan akses seluruh anggota keluarga.
Dari pintu masuk, sediakan tempat untuk barang yang sering dibawa
Setelah pulang, biasanya kunci kendaraan, kartu akses, kacamata, hingga pernak-pernik kecil sering berpindah tempat. Tak jarang, orang yang terakhir meletakkannya pun lupa di mana barang tersebut berada.
Menyediakan tempat khusus di dekat pintu masuk bisa membantu anggota keluarga menyimpan barang-barang tersebut sebelum membawanya ke area lain di rumah.
IKEA menyebut koleksi SKÅDIS dapat digunakan untuk memanfaatkan dinding melalui papan berlubang dengan berbagai pilihan pengait, wadah, dan klip.
Kunci dapat digantung, dan kartu akses atau aksesori kecil lainnya disimpan dalam wadah yang mudah dijangkau. Susunannya pun dapat disesuaikan tanpa perlu mengganti seluruh papan.
SKÅDIS juga bisa digunakan di area lain, seperti sudut hobi untuk perlengkapan menggambar atau hobi lainnya, ruang kerja untuk alat tulis, hingga area bengkel rumah untuk perkakas ringan yang sesuai dengan kapasitasnya.
Dengan begitu, tempat penyimpanan mengikuti lokasi barang digunakan, tanpa perlu menambah meja atau kabinet di lantai.
Baca Juga: Inspirasi Desain Ruang dari Musisi Danilla dan IKEA
Satu rak untuk kebutuhan berbeda
Di ruang keluarga, buku, permainan, perlengkapan sekolah, hingga barang koleksi sering berada di area yang sama. Daripada menyimpannya dalam satu lemari tanpa pembagian, penghuni bisa menyediakan kompartemen berbeda untuk setiap jenis barang. Dengan begitum barang tidak akan bercampur.
Untuk ini, IKEA menyebut Seri KALLAX bisa jadi pilihan, lantaran memiliki kompartemen terbuka dalam berbagai pilihan ukuran yang bisa dilengkapi dengan sisipan kotak, laci, maupun sisipan berpintu yang kompatibel. Bahkan, KALLAX bisa jadi pembatas antara area yang satu dengan yang lainnya.
Koleksi pribadi tetap punya tempat
Buku favorit, album foto, koleksi mainan, atau barang kenangan tidak selalu ingin disimpan jauh dari pandangan. Sebagian justru menjadi bagian dari karakter rumah, sementara koleksi lainnya perlu dilindungi dari debu atau disimpan lebih tertutup.
Rak yang ramping di sepanjang dinding dapat menjadi pilihan tanpa harus menyediakan lemari pajangan berukuran besar.
Untuk ini, seri BILLY tersedia dalam berbagai ukuran, termasuk model dengan kedalaman sekitar 28 cm yang tidak terlalu banyak mengambil ruang lantai. Meski dikenal sebagai rak buku, BILLY juga dapat digunakan untuk album foto, pajangan, dan koleksi lainnya sesuai ukuran serta kapasitas rak.
Untuk koleksi yang ingin tetap dipamerkan atau mudah terlihat namun khawatir dengan debu, bisa juga memiliki pintu kaca OXBERG yang membantu mengurangi paparan debu.
Sementara itu, pilihan pintu panel cocok untuk barang-barang yang hanya ingin disimpan dan tidak perlu dipajang. Buku yang sering dibaca bisa ditempatkan pada bagian yang mudah dijangkau, sedangkan barang kenangan atau koleksi yang jarang diambil dapat disimpan di balik pintu.
Baca Juga: IKEA: Banyak Barang di Rumah Tak Masalah, Asal Perhatikan Hal ini
Atur kabinet sesuai barang dan ruang yang tersedia
Satu bentuk kabinet belum tentu sesuai untuk semua kebutuhan dan ukuran ruangan. Aturlah kabinet sesuai barang dan ruang yang tersedia. Mungkin ada beberapa barang atau dekorasi yang ingin ditampilkan dan harus mudah diambil, sementara barang lain lebih baik disimpan tertutup.
Melalui sistem modular BESTÅ, ada pilijan kabinet rendah untuk area TV, unit yang dipasang di dinding, atau kombinasi beberapa modul dengan pintu, laci, dan rak yang kompatibel.
Remote serta aksesori perangkat dapat disimpan dalam laci, sementara buku atau pajangan ditempatkan pada rak terbuka maupun di balik pintu kaca.
Pilihan konfigurasi BESTÅ juga memungkinkan penghuni mengatur susunan kabinet mengikuti ukuran dan kondisi ruangan.
Perhatikan cara mengatur isi rak dan lemari
Rak dan lemari yang luas belum tentu mempermudah menemukan barang jika seluruh isinya bercampur. Kabel pengisi daya, baterai cadangan, dokumen, alat tulis, hingga perlengkapan kecil lainnya bisa dikelompokkan dalam wadah sesuai ukuran dan jenisnya.
Selain memudahkan pencarian, pembagian ini membantu seluruh anggota keluarga mengetahui tempat untuk mengembalikan barang setelah digunakan.
IKEA turut menyediakan berbagai kotak dan pengatur penyimpanan dalam pilihan ukuran yang dapat disesuaikan dengan barang maupun furnitur di rumah.
KUGGIS memiliki pilihan kotak dengan penutup untuk menyimpan perlengkapan kecil maupun besar dengan beberapa ukuran, sementara DRÖNA tersedia dalam beragam ukuran, mulai dari kotak kecil untuk rak BILLY hingga pilihan yang lebih besar untuk KALLAX.
Kotak transparan SAMLA dalam berbagai ukuran dapat menjadi pilihan. Sementara, UPPDATERA dan pilihan baki dapat membantu memisahkan barang di dalam laci sesuai ukuran dan kebutuhannya.
Sebelum memilih sistem pengaturan, ada baiknya ukur bagian dalam rak atau laci terlebih dahulu agar wadah mudah dimasukkan, diambil, dan digunakan sehari-hari.
Nah, perlu diingat, selain mempertimbangkan jenis dan ukuran penyimpanan, penempatannya juga perlu disesuaikan dengan kondisi rumah. Perabot rumah tangga yang sepertinya terlihat cocok di rumah belum tentu nyaman digunakan jika tidak menyisakan cukup ruang untuk kegiatan sehari-hari.
Alfinda menyebut, hal ini kerap luput dari perhatian karena terlalu fokus pada ukuran dan tampilannya. Padahal, menurutnya, ukuran suatu barang seperti ukuran lemari bisa saja pas dengan ruang yang tersedia, tetapi belum tentu nyaman saat digunakan.
“Jadi, sebelum membeli, pastikan Anda juga memperhitungkan ruang di sekitarnya, bukan hanya tempat untuk meletakkan furnitur tersebut,” ujar Alfinda.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News