M O M S M O N E Y I D
Santai

Wajib Tahu, Ini Dia 4 Penyebab Kondom Bisa Rusak

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Kenali beberapa faktor penyebab mengapa kondom bisa rusak atau sobek.

Kondom merupakan salah satu alat kontrasepsi yang kerap kali digunakan saat sedang melakukan hubungan intim dengan pasangan.

Selain murah, kondom yang terbuat dari karet juga bisa digunakan sebagai alat kontrasepsi dan mencegah penularan penyakit kelamin seperti HIV.

Namun, keuntungan tersebut hanya bisa didapatkan ketika kondom tidak rusak.

Bagi yang masih awam dan belum tahu, inilah beberapa alasan dan penyebab mengapa kondom bisa rusak atau sobek:

Baca Juga: 6 Cara Dapat Pacar di Tahun 2024, Hindari Beberapa Hal Ini Ya

Salah penggunaan

Penggunaan kondom yang salah juga bisa menyebabkan kondom rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik.

Kondom sebaiknya digunakan dengan meletakkan bagian luar pada bagian luar. Untuk menghindari kondom rusak, ada baiknya untuk tidak menggunakan kembali kondom yang telah salah digunakan. 

Kondom hanya bisa digunakan satu kali dan tidak dapat digunakan kembali setelah dipakai.

Salah ukuran

Kondom didesain dengan memiliki beberapa ukuran sehingga penting untuk mengetahui ukuran kondom yang tepat sebelum membeli alat kontrasepsi ini. 

Kondom yang terlalu besar atau terlalu kecil dapat dengan mudah rusak dan tidak berfungsi saat digunakan berhubungan intim. 

Maka dari itu, cobalah untuk mencari tahu ukuran kondom yang sesuai dengan alat kelamin untuk menghindari kondom yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Ada 6 Tanda Pasangan Anda Siap Menikah, Apa Saja? Ini Daftarnya

Kedaluwarsa

Mengutip dari laman Health Line, kerusakan pada kondom seharusnya mudah untuk diketahui karena mudah terlihat. Namun, ada penyebab lainnya juga yang membuat kerusakan kecil pada kondom tidak terlihat. 

Kedaluwarsa adalah alasan utama yang membuat kondom memiliki kerusakan kecil dan membuatnya tidak dapat berfungsi dengan baik. Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa pada kondom yang akan digunakan.

Masalah penyimpanan

Hal yang juga perlu diperhatikan untuk menghindari kerusakan kondom adalah tempat penyimpanannya. Melansir dari laman Pop Sugar, kondom sebaiknya tidak disimpan dalam ruangan yang panas seperti pada dompet atau saku celana.

Panas dapat merusak lateks atau karet kondom yang membuatnya menjadi tidak berfungsi. Sebaiknya, simpan kondom pada tempat dengan suhu ruangan dan terhindar dari panas yang dapat merusak karet kondom.

Nah, jadi makin tahu, kan, alasan dan penyebab mengapa kondom bisa rusak atau sobek. Mulai perhatikan, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.

5 Hal yang Sebaiknya Dihindari biar Eksterior Rumah Lebih Tahan Lama

Ingin eksterior rumah Anda tetap keren dan tidak cepat ketinggalan zaman? Kenali 5 hal ini yang sebaiknya dihindari sejak awal.​

5 Kesalahan Dekorasi Ini Bikin Rumah Mahal Terlihat Murahan, Begini Penampakannya

Ini 5 kesalahan dekorasi yang bisa membuat rumah mahal terlihat murahan. Cek gorden, lampu, sakelar, dekorasi, dan aroma rumah.

Kebutuhan Keluarga Berubah, Konsep Hunian Multigenerasi Mulai Dilirik

LippoLand mengembangkan konsep Brentwood Villas sebagai hunian untuk keluarga multigenerasi dengan pembagian ruang yang sesuai kebutuhan.

Cara Bayar Google Play Pakai QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA dan BCA mobile

Bayar Google Play kini bisa dilakukan lewat QRIS dan Virtual Account BCA di myBCA atau BCA mobile dengan langkah yang mudah.

Punya Harta Rp 247 Miliar di Usia 40-an, Kapan Waktu yang Pas untuk Berhenti Kerja?

Memiliki kekayaan ratusan miliar rupiah sebelum usia 50 tahun mungkin terdengar seperti titik akhir perjalanan finansial. ​

Mengurai Penyebab Rupiah Sempat Kembali Bertengger di Rp 18.000

Nilai rupiah terhadap dolar masih berfluktuasi dan menyentuh Rp18.000 per dolar AS imbas efek global dan permintaan valas yang tidak menentu.

BRI Punya BRImo Junior, Orang Tua Bisa Pantau Transaksi Anak

Kehadiran BRImo Junior menjadi bagian dari upaya BRI mengenalkan layanan keuangan sekaligus membangun kebiasaan mengelola uang sejak dini.

Harga Emas Dunia Stabil Setelah Spekulasi Kenaikan Bunga Fed Mereda

Harga emas hari ini ditopang penurunan yield obligasi AS dan pernyataan pejabat The Fed, yang meredakan spekulasi kenaikan lanjutan suku bunga.