M O M S M O N E Y I D
HOME, Bugar

Vagina kering sangat mengganggu, ini penyebab dan cara mengatasinya

Reporter: kompas.com  |  Editor: Barratut Taqiyyah Rafie


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Para wanita kerap mengalami masalah kesehatan berupa vagina kering. Wanita biasanya merasakan vagina kering setelah menopause, ketika kadar hormon estrogen lebih rendah ketimbang biasanya. 

Namun, masalah kesehatan ini juga bisa dialami wanita yang belum menopause atau masih dalam usia subur. 

Melansir NHS, penyebab vagina kering bisa beragam, antara lain: 

- Turunnya produksi hormon saat menopause, jelang menopause, atau saat menyusui 

- Efek samping pil kontrasepsi dan sejumlah obat antidepresan 

- Efek samping operasi pengangkatan rahim atau histerektomi 

- Efek samping perawatan kanker seperti kemoterapi dan radiasi 

- Iritasi pada vagina karena paparan bahan kimia tertentu seperti pembalut, sabun kewanitaan, sampai sabun cuci celana dalam atau handuk 

- Masalah kesehatan seperti diabetes atau sindrom sjögren 

- Stres atau cemas 

Baca Juga: Cara menghilangkan bulu ketiak bisa memakai 5 bahan ini

Pengobatan untuk mengatasi vagina kering perlu diupayakan. Tanpa penanganan yang tepat, kondisi ini bisa semakin parah seiring berjalannya waktu.

Di luar masalah kesehatan tertentu, berikut beberapa cara mengatasi vagina kering yang bisa dijajal di rumah: 

1. Gunakan pelembab vagina 

Melansir WebMD, cara mengurangi vagina kering yang cukup praktis adalah menggunakan pelembab vagina. Pelembab vagina dirancang khusus untuk melembabkan area sensitif tubuh wanita. 

Cara menggunakan pelembab vagina cukup praktis. Sebelum tidur, oleskan pelembab vagina ke sekitar dinding vagina agar terserap dengan baik. Jangan gunakan pelembab atau krim sembarangan yang tidak dirancang khusus untuk vagina karena bisa memicu iritasi dan membuat vagina makin kering. 

Baca Juga: Terbukti brokoli mengurangi gula darah, cocok untuk penderita diabetes

Selain itu, hindari juga produk yang rentan memicu iritasi vagina seperti produk kewanitaan yang mengandung pewangi. 

2. Pakai pelumas vagina berbasis air 

Sebelum berhubungan seks, pastikan Anda dan pasangan menggunakan pelumas khusus. Pelumas ini bisa membantu meredakan rasa sakit atau mengurangi ketidaknyamanan saat berhubungan seks karena vagina kering. 

Pastikan Anda memilih pelumas vagina yang berbahan dasar air, hindari jenis yang mengandung petroleum jelly atau gliserin. Kedua bahan ini bisa menyebabkan vagina semakin teriritasi dan rentan merusak kondom. 

3. Rutin berhubungan seks 

Pasangan juga bisa rutin berhubungan seks atau menstimulasi vagina untuk mengatasi vagina kering. Rangsangan atau stimulasi seks ke vagina bisa meningkatkan aliran darah dan mengurangi vagina kering. 

Jika Anda berhubungan seks dengan pasangan, pastikan untuk melakukan pemanasan yang cukup. Dengan rangsangan yang cukup, seks bisa terasa lebih nyaman. 

Baca Juga: Penderita gula darah, ini diet terbaik untuk turunkan berat badan

4. Senam kegel 

Latihan dasar panggul seperti senam kegel dapat membantu menguatkan otot vagina yang melemah. Latihan seperti ini bisa membantu meningkatkan aliran darah ke area vagina. 

Dengan menurunnya tingkat estrogen, otot vagina bisa melemah seiring berjalannya waktu. Jika Anda sudah mencoba beragam cara mengatasi vagina kering di atas tapi masalah kesehatan ini tak kunjung sembuh, segera konsultasi ke dokter. 

Dokter biasanya merekomendasikan terapi estrogen atau pemberian obat khusus untuk mengatasi vagina kering.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "4 Cara Mengatasi Vagina Kering yang Bisa Dijajal di Rumah"
Penulis : Mahardini Nur Afifah
Editor : Mahardini Nur Afifah

Selanjutnya: Bisa turunkan berat badan, ini ragam manfaat buah dan daun jambu biji

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Bakmi GM Khusus Pakai Mandiri, Bakmi Special Cuma Rp 15.000 Hari Ini

Dapatkan menu Bakmi Special GM hanya Rp 15.000 dari promo Bakmi GM setiap hari Sabtu dan Minggu khusus pengguna QRIS Movin by Mandiri Taspen.

4 Ciri-Ciri Stres Berat pada Wanita, Salah Satunya Haid Tidak Teratur

Stres berat pada wanita bisa memengaruhi sistem endokrin. Wajib tahu, ini 4 ciri-ciri stres berat pada wanita.

Pendapatan Kreator Spotify Melonjak 90% Lewat Fitur Membership Terbaru

Kreator kini bisa meraup 90% pendapatan dari langganan. Simak syarat lengkap dan cara kerjanya sebelum terlambat!,

Ada Brokoli, Ini 4 Sayuran yang Sebaiknya Tidak Dimasak Terlalu Matang

Beberapa jenis sayuran sangat sensitif terhadap suhu panas tinggi. Berikut 4 sayuran yang sebaiknya tidak dimasak terlalu matang ya.

7 Promo Payday Oktober 2026, Diskon Kuliner Seru dari Subway hingga Richeese

Sambut gajian dengan berburu kuliner favorit lewat promo Payday edisi Oktober 2026. Beli paket makan hemat di Subway, McD, A&W, hingga Richeese.

4 Orang yang Tidak Dianjurkan Minum Air Kelapa, Apakah Anda Termasuk?

Air kelapa ternyata tidak selalu aman untuk dikonsumsi oleh semua orang lo. Inilah 4 orang yang tidak dianjurkan minum air kelapa.

Trik Makan Mangga Tanpa Kambuh Asam Urat: Cek Batas Porsi Aman

Mangga tergolong rendah purin, namun kadar fruktosanya bisa memicu produksi asam urat di hati. Pelajari batas porsi aman agar tidak kambuh.

Hasil French Open 2026: Ubed Capai Final Pertama Super 750, Kalahkan Juara Dunia

Hasil French Open 2026 babak final, Sabtu (24/10), tunggal putra M. Zaki Ubaidillah mencapai partai final pertama level Super 750.

Daftar 7 Film Slice of Life Paling Populer dari Indonesia

Pernah dengar genre slice of life? Ternyata ada beberapa film Indonesia yang memiliki genre tersebut. Ini daftarnya.

Risiko Jantung Mengintai Akibat Makanan Tinggi Natrium & Kolesterol Jahat

Pola makan tinggi natrium dan kolesterol diam-diam memicu penyakit jantung. Simak panduan diet tepat untuk menekan kadar LDL Anda.