M O M S M O N E Y I D
AturUang

Usai Lebaran, Saatnya Benahi Keuangan dengan Tips dari Sequis Life

Usai Lebaran, Saatnya Benahi Keuangan dengan Tips dari Sequis Life
Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID -  Sequis Life mengajak masyarakat melakukan reset keuangan pasca Lebaran agar kondisi finansial kembali stabil setelah periode konsumtif selama Ramadan dan libur panjang.

Chief of Human Resources & Corporate Services Sequis Life Agustina Samara mengatakan, momen setelah Lebaran menjadi waktu yang tepat untuk menata ulang prioritas, termasuk keuangan dan gaya hidup.

“Feel Good bukan sekadar suasana hati, tetapi rasa tenang karena kondisi keuangan terkendali dan kesehatan terjaga. Ini adalah bentuk tanggung jawab kita terhadap keluarga sebagai #YangPalingBerarti dalam hidup,” ujarnya Selasa (31/3). 

Dari sisi perencanaan, Faculty Head Sequis Quality Empowerment Yan Ardhianto Handoyo membagikan beberapa langkah sederhana untuk reset finansial.

Baca Juga: Sequis Life Resmi Telah Selesai Menerima Pengalihan Portofolio Sequis Financial

Mulai dari disiplin mengelola arus kas, mengendalikan utang, hingga menyiapkan dana darurat. Ia juga menekankan pentingnya memiliki proteksi sebagai pelindung kondisi keuangan dari risiko tak terduga.

“Pasca Lebaran merupakan momen yang tepat untuk melakukan reset finansial. Langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain disiplin mengelola arus kas, mengendalikan utang, menyiapkan dana darurat, serta lengkapi dengan proteksi guna menjaga kondisi keuangan dari risiko tidak terduga,” jelas Yan.

Selain itu, masyarakat juga disarankan menata ulang alokasi keuangan. Komposisi idealnya sekitar 50–60% untuk kebutuhan rutin, 10–20% untuk tabungan dan dana darurat, serta dilengkapi proteksi seperti asuransi.

Menurut Yan, asuransi jiwa dan kesehatan bukan sekadar biaya, melainkan bagian penting dari strategi menjaga ketahanan finansial keluarga.

Di tengah proses pemulihan keuangan, Sequis juga mengingatkan, agar masyarakat tetap bijak dalam mengambil keputusan finansial dan tidak kembali terjebak pada pengeluaran konsumtif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Muncul Kasus Pneumonia Berat Diduga Pes Paru di Rusia, Ini Kata WHO

WHO terus memantau kasus kematian seorang petugas laboratorium di Rusia dengan dugaan penyakit pes jenis pneumonik atawa pes paru.

5 Cara Meningkatkan Daya Ingat Anak yang Wajib Orang Tua Terapkan, Bisa Pakai Musik

Supaya daya ingat anak Anda terus meningkat, berikut 5 cara meningkatkan daya ingat anak yang patut Anda coba.

5 Manfaat Rutin Minum Air Kelapa untuk Gula Darah hingga Ginjal, Cek di Sini

Air kelapa tidak hanya menyegarkan, tapi juga kaya manfaat. Berikut 5 manfaat rutin minum air kelapa yang bisa dicatat.

Yakin Menu Diet Anda Aman? Cek Dulu 7 Ciri-Ciri Salad Sehat Ini sebelum Menyesal, yuk

Banyak yang keliru mengira semua sayuran hijau itu aman. Ketahui rahasia meracik salad sehat yang benar-benar ampuh turunkan berat badan.

Inilah Tips Meminta Bantuan AI Untuk Mengurus Isi Dompet Anda

Memanfaatkan kecerdasan buatan atau artificial intellegent (AI) untuk keperluan mengatur keuangan alias perencana keuangan.

Masih Tetap Cerah, Cek Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Besok Kamis (8/10)

Patut diwaspadai adalah suhu udara masih relatif tinggi. Di beberapa kota diperkirakan akan cukup tinggi.

5 Keterampilan Charlie Munger untuk Meraih Financial Freedom yang Bisa Dicoba

Financial freedom ala Charlie Munger dimulai dari kendali diri, kesabaran, belajar, hidup sesuai kemampuan, dan membangun aset.    

Tak Cuma Skincare, Ini Cara Wardah Melihat Kesehatan Kulit

​Wardah menyoroti sejumlah kebiasaan dan faktor lingkungan yang perlu diperhatikan dalam perawatan kulit jangka panjang.  

Anggapan Vape Menyebabkan Diabetes, Benar atau Hanya Mitos Belaka?

Simak hasil riset mengenai dampak nikotin dan aerosol terhadap lonjakan risiko pradiabetes bagi pengguna rokok elektrik.  

Memahami LPS: Batas Jaminan & Syarat Penting bagi Nasabah Bank

Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan hingga Rp2 miliar per nasabah per bank dengan syarat tertentu.