MOMSMONEY.ID - Memilih produk kecantikan saat ini bukan lagi sekadar soal mencari skincare yang cocok atau makeup dengan warna favorit. Di tengah semakin banyaknya pilihan di pasaran, konsumen justru semakin aktif mencari tahu sebelum memasukkan sebuah produk ke dalam beauty routine mereka.
Rekomendasi dari pengguna lain, tren yang sedang berkembang, hingga pengalaman menggunakan produk menjadi pertimbangan sebelum melakukan pembelian. Perubahan perilaku ini memengaruhi perkembangan industri kecantikan di Indonesia.
Produk yang menarik perhatian konsumen tidak hanya ditentukan oleh seberapa besar popularitas sebuah brand, tetapi juga bagaimana produk tersebut digunakan, dibicarakan, dan mendapatkan respon dari penggunanya.
“Sebagai beauty ecosystem, kami memiliki kesempatan untuk melihat beauty dari berbagai sisi, mulai dari apa yang konsumen cari, pilih, review, hingga bagaimana sebuah produk berkembang dan mendapatkan perhatian di tengah perubahan tren,” ujar Chrisanti Indiana, Co-Founder & CMO Social Bella Indonesia, dalam keterangan resminya, Kamis (8/10).
Karena itu Chrisanti, bilang Sociolla ingin melihat produk dan brand yang benar-benar relevan dengan kebutuhan konsumen. Pendekatan ini juga diterapkan melalui Sociolla 100 Hotlist, yang menjadi bagian awal dari rangkaian Sociolla Awards 2026.
Sociolla 100 Hotlist bukan hanya berisi produk yang tengah populer. Daftar ini disusun melalui proses kurasi dengan mempertimbangkan berbagai perspektif dari ekosistem Sociolla.
Mulai dari pengalaman pengguna melalui real user reviews, performa brand, hingga data konsumen dan tren dari SOCO Insight Factory data & trend turut menjadi pertimbangan.
Baca Juga: Intip Tips Skincare dan Cara Menjaga Kesehatan Kulit Ala Artis Korea
Tahun ini, Sociolla 100 Hotlist memiliki 25 kategori kecantikan. Pilihannya tidak hanya berkutat pada skincare dan makeup, tetapi juga mencakup body care, hair care, fragrance, dan berbagai kategori beauty lainnya.
Chrisanti mencatat, kategori make-up tercatat tumbuh 44%, sementara skincare tumbuh 18%, body care 10%, dan hair care 20%. Adapun kategori fragrance mencatat pertumbuhan pembelian hingga 144%.
Pertumbuhan inilah yang menunjukkan bahwa eksplorasi konsumen terhadap produk kecantikan semakin luas. Beauty tidak hanya soal perawatan wajah atau penggunaan makeup, tetapi juga merambah berbagai aspek perawatan dan personal expression.
Setelah melalui proses kurasi, 100 produk dalam Sociolla 100 Hotlist kini memasuki tahap voting. Konsumen dapat memilih produk favorit dari masing-masing kategori berdasarkan pengalaman dan pilihan pribadi mereka.
Voting dilakukan secara online melalui situs Sociolla Awards mulai 28 September pukul 08.00 WIB hingga 28 Oktober 2026 pukul 23.59 WIB.
Kesempatan voting terbuka bagi seluruh SOCO Member yang telah terdaftar hingga akhir periode voting. Setiap akun atau member dapat memilih minimal satu produk favorit di setiap kategori. Selanjutnya, pemenang Sociolla Awards 2026 akan diumumkan pada 19 November 2026.
“Pada akhirnya, beauty selalu dimulai dari pilihan. Ketika pilihan tersebut dilakukan oleh banyak orang, pilihan itu dapat menciptakan tren, membentuk culture, dan menjadikan produk tertentu sebagai bagian dari keseharian konsumen,” kata Chrisanti.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News