MOMSMONEY.ID - Rekening keluarga yang meninggal masih memiliki saldo? Simak syarat, dokumen, dan cara mengurusnya agar proses lebih mudah.
Ketika anggota keluarga meninggal dunia, ada sejumlah urusan administrasi yang perlu diselesaikan, termasuk rekening bank yang masih menyimpan dana.
Proses pengurusannya membutuhkan dokumen dan verifikasi agar hak ahli waris tetap terlindungi. Rekening tersebut bisa berupa tabungan, deposito, maupun produk keuangan lain atas nama almarhum.
Melansir dari website Bank Sinarmas, memahami prosedur pengurusan rekening sejak awal dapat membantu keluarga menyiapkan berkas sebelum menghubungi pihak bank.
“Pengurusan rekening nasabah yang telah meninggal memerlukan verifikasi dokumen untuk memastikan pihak yang mengajukan memiliki hak atau kewenangan yang sesuai,” mengutip dari laman Bank Sinarmas.
Lantas, bagaimana cara mengurus rekening orang yang meninggal dan apa saja syarat yang perlu disiapkan?
Baca Juga: Naik MRT Jakarta Bisa Pakai Kartu Kredit BCA, Mulai Cara Aktifkan Contactless
Apa yang terjadi pada rekening setelah pemilik meninggal?
Rekening bank tidak otomatis menjadi milik salah satu anggota keluarga setelah pemiliknya meninggal dunia. Saldo yang tersimpan menjadi bagian dari harta peninggalan yang pengelolaannya perlu mengikuti ketentuan hukum dan prosedur bank.
Karena itu, keluarga tidak disarankan langsung menarik dana menggunakan kartu ATM atau akses perbankan digital milik almarhum. Bank perlu memastikan identitas pemilik rekening dan kewenangan pihak yang mengajukan permohonan.
Syarat mengurus rekening orang yang meninggal
Sebelum menghubungi bank, keluarga sebaiknya menyiapkan dokumen yang umumnya diperlukan, antara lain:
- Surat atau akta kematian pemilik rekening.
- KTP pihak yang mengurus.
- Kartu Keluarga (KK).
- Buku tabungan atau informasi rekening, jika tersedia.
- Kartu ATM, jika masih ada.
- Dokumen yang membuktikan status ahli waris.
- Surat keterangan ahli waris atau penetapan pengadilan jika dipersyaratkan.
- Surat kuasa atau persetujuan ahli waris lain apabila diperlukan.
Persyaratan setiap bank bisa berbeda, tergantung jenis rekening dan kondisi ahli waris. Jika buku tabungan atau kartu ATM hilang, sampaikan hal tersebut kepada petugas agar mendapatkan arahan sesuai prosedur.
Cara mengurus rekening orang yang meninggal
Berikut tahapan umum yang dapat dilakukan keluarga untuk mengurus rekening milik almarhum.
1. Siapkan dokumen kematian
Pastikan surat atau akta kematian tersedia dan data identitasnya sesuai dengan dokumen pemilik rekening.
2. Identifikasi rekening yang dimiliki
Kumpulkan informasi mengenai tabungan, deposito, atau produk keuangan lain yang diketahui dimiliki almarhum. Catat nama bank dan simpan dokumen rekening yang masih tersedia.
3. Lengkapi dokumen ahli waris
Siapkan dokumen yang menunjukkan pihak-pihak yang berhak atas harta peninggalan. Jika ahli waris lebih dari satu orang, pastikan seluruh informasi yang diperlukan telah disampaikan.
Baca Juga: Anak Minta Gawai Mahal untuk Sekolah? Begini Cara Orang Tua Menyikapinya
4. Hubungi pihak bank
Datangi kantor cabang atau hubungi layanan resmi bank untuk menanyakan persyaratan, formulir, dan prosedur pengajuan rekening nasabah yang meninggal dunia.
5. Ikuti verifikasi hingga selesai
Bank akan memeriksa dokumen dan kewenangan pihak yang mengajukan permohonan. Setelah persyaratan terpenuhi, pencairan saldo, pemindahan dana, atau penutupan rekening dapat diproses sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagaimana jika ahli waris lebih dari satu?
Jika almarhum meninggalkan beberapa ahli waris, pengurusan rekening perlu memperhatikan hak seluruh pihak yang berkepentingan. Salah satu anggota keluarga tidak sebaiknya mencairkan seluruh saldo secara sepihak hanya karena menguasai buku tabungan atau kartu ATM.
Apabila terdapat perbedaan pendapat mengenai pembagian harta peninggalan, penyelesaian dapat memerlukan bantuan profesional atau pihak berwenang sesuai kondisi kasus.
Apakah rekening harus langsung ditutup?
Tidak selalu. Tindakan terhadap rekening bergantung pada jenis produk, kebijakan bank, dan proses administrasi harta peninggalan.
Keluarga sebaiknya menanyakan status rekening serta prosedur yang berlaku. Jika almarhum memiliki deposito atau produk keuangan lain, tanyakan pula persyaratan khusus untuk mengurusnya.
Tips agar proses pengurusan lebih mudah
Agar prosesnya lebih tertib, lakukan beberapa hal berikut:
- Simpan dokumen identitas, surat kematian, dan dokumen ahli waris.
- Catat rekening atau produk keuangan yang diketahui dimiliki almarhum.
- Pastikan data pada seluruh dokumen sesuai.
- Tanyakan persyaratan terbaru sebelum datang ke bank.
- Simpan bukti pengajuan dan komunikasi dengan pihak bank.
- Hindari transaksi menggunakan akses rekening almarhum tanpa kewenangan yang sah.
Mengurus rekening orang yang meninggal membutuhkan dokumen lengkap dan verifikasi dari pihak bank. Keluarga perlu menyiapkan bukti kematian, identitas, serta dokumen ahli waris sebelum mengajukan permohonan pencairan atau pemindahan saldo.
Memahami prosedur sejak awal dan berkomunikasi langsung dengan bank terkait, proses administrasi dapat berjalan lebih terarah. Langkah ini juga membantu menjaga hak seluruh ahli waris agar pengelolaan harta peninggalan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News