M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Tiktok dan Sejiwa Foundation Dorong Orang Tua Dukung Keamanan Digital Remaja

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Tiktok bekerja sama dengan Sejiwa Foundation baru saja menyelenggarakan program school roadshow bertajuk "Seru Berkreasi dan #SalingJaga di TikTok" di enam SMA dan SMK di wilayah Jabodetabek. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya peran orang tua dalam mendampingi remaja mengakses dunia digital dengan aman.

Program yini tidak hanya menghadirkan diskusi panel tetapi juga mengadakan survei internal yang melibatkan lebih dari 600 peserta, termasuk remaja, orang tua, guru, dan wali. Dalam acara tersebut, TikTok dan Sejiwa Foundation menggali pandangan remaja dan orang tua terkait tantangan dalam menghadapi isu keamanan digital.

Salah satu temuan penting dari survei internal adalah meskipun remaja sangat aktif di platform digital, banyak dari mereka yang merasa enggan untuk berbicara tentang pengalaman digital mereka dengan orang tua. Hanya 26% remaja yang merasa membutuhkan pendampingan orang tua dalam menghadapi tantangan digital. Sebagian besar remaja lebih memilih untuk mencari informasi dari kreator atau figur luar keluarga.

Baca Juga: 4 Cara Mengatasi Kecemasan pada Anak Remaja, Orang Tua Harus Lakukan Ini

"Acara roadshow ini menunjukkan bahwa baik orang tua maupun remaja memiliki tantangan tersendiri dalam menghadapi isu keamanan digital. Survei dan diskusi yang kami lakukan membantu kami lebih memahami kebutuhan kedua belah pihak, sehingga kami bisa menciptakan ruang yang lebih aman bagi remaja untuk menikmati dunia digital," ujar Anggini Setiawan, Communications Director Tiktok Indonesia.

Diena Haryana, Founder Sejiwa Foundation, menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara orang tua dan remaja. "Kunci untuk meningkatkan komunikasi dan kepercayaan anak remaja adalah bagaimana orang tua bisa menciptakan rasa nyaman agar anak mau berbagi pengalaman digital mereka. Orang tua harus belajar untuk mendengarkan dan memahami tantangan yang dihadapi anak di dunia maya," katanya.

Hasil survei juga menunjukkan bahwa 80% orang tua menganggap penting untuk mengetahui cara menghadapi tantangan digital. Banyak orang tua merasa bahwa dengan memahami fitur keamanan digital, mereka lebih siap untuk mendampingi anak-anak mereka di dunia digital.

Sri Sugiyartuti, Wakil Kepala Sekolah SMAN 73 Jakarta, menambahkan, "Program seperti ini sangat bermanfaat untuk memberikan wawasan kepada orang tua mengenai bagaimana mereka bisa lebih terlibat dalam aktivitas digital anak-anak mereka melalui fitur Pelibatan Keluarga di Tiktok."

Baca Juga: Wadhwani Foundation Dorong Pengembang Soft Skill dan Kewirausahaan Lewat Teknologi AI

Tiktok juga memanfaatkan fitur-fitur keamanan untuk membantu orang tua memantau aktivitas digital anak. "Tiktok menyediakan berbagai fitur keamanan, seperti filter kata kunci pada komentar, yang membantu remaja mengekspresikan kreativitas mereka dengan nyaman dan aman," ujar Lianna Nathania, kreator muda Tiktok.

Kreator parenting Tiktok, Halimah, juga memberikan tips kepada orang tua. "Sebagai orang tua, kita bisa mengarahkan anak untuk lebih bijak dalam menggunakan platform digital. Dorong mereka untuk menampilkan bakat dan kreativitas mereka secara positif di ruang publik, namun tetap menjaga privasi dan menghindari eksposur berlebihan," katanya.

Program ini diadakan di enam sekolah di Jabodetabek, yaitu SMAN 53 Jakarta, SMAN 73 Jakarta, SMA Regina Pacis Jakarta, SMA Labschool Cibubur, SMA Rimba Madya Bogor, dan SMKN 3 Bogor, dan turut mengundang berbagai kreator TikTok serta pakar keamanan digital untuk berbagi pengalaman.

Ke depan, Tiktok dan Sejiwa Foundation berkomitmen untuk terus menciptakan ruang diskusi yang positif antara remaja dan orang tua mengenai keamanan digital, agar remaja bisa menikmati pengalaman digital yang kreatif sekaligus aman.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.