M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Tak Perlu Panik, Ini Cara Mengatasi Ikan Hias Akuarium yang Sedang Stres

Penulis: Anggi Miftasha  |  Editor: Anggi Miftasha


MOMSMONEY.ID - Hewan peliharaan pun dapat mengalami stres, termasuk ikan hias yang hidup di akuarium. Stres pada ikan dapat terjadi karena beberapa alasan. Misalnya, ikan tidak bisa menoleransi perubahan dalam kondisi akuarium atau kemungkinan terserang penyakit. Bila stres ikan dibiarkan saja, ini akan menyebabkan kematian mendadak pada ikan hias.

Oleh karena itu, mengelola stres ikan hias adalah hal terpenting yang dapat Anda lakukan untuk mengatasinya. Anda tak perlu terlalu siaga, karena stres ini muncul dengan menunjukkan tanda-tanda ketidaknormalan dalam aktivitas ikan. Dilansir dar Fish Tank Setups, begini cara mengatasi ikan hias akuarium yang sedang stres.

Baca Juga: Dari yang Termurah Hingga Mahal, Ini Ikan Hias Akuarium yang Bisa Hidup Lama

Pentingnya Menyediakan Akuarium Berukuran Tepat

Ikan bisa bersosialisasi dengan spesies lain dengan baik, tetapi mereka membutuhkan ruang yang cukup untuk hidup. Kepadatan isi akuarium yang penuh akan membuat ikan stres karena tak memiliki cukup ruang pribadi. Bagaimana pun, ikan membutuhkannya untuk merasa aman dan nyaman. Aturan umumnya, usahakan untuk menyediakan sekitar 4 liter air untuk setiap 3 cm ikan. Artinya, bila Anda memiliki akuarium berkapasitas 20 liter, Anda dapat memasukkan 4 hingga 6 ekor ikan.

Pastikan Kualitas Air untuk Akuarium Baik

Ikan sangat sensitif terhadap nitrat dan amonia yang terbentuk dari limbah di dalam tangki mereka. Satu-satunya cara untuk memastikan zat ini tetap rendah adalah dengan mengganti air tangki secara teratur dan memastikan kualitas air selalu baik. Sebab, bila kondisi air akuarium dibiarkan kotor, ikan akan merasa stres dan bahkan dapat mengembangkan penyakit.

Selain kondisi air yang selalu baik, Anda juga perlu memastikan suhu air selalu stabil. Ikan yang stres akibat perubahan suhu air biasanya menunjukkannya secara fisik. Di air yang terlalu dingin, ikan mungkin tampak lesu dan tidak tertarik pada makanan. Sementara di air yang terlalu panas, ikan tampak maniak dan berenang dengan agresif.

Itulah perlunya Anda mencari tahu berapa suhu air yang dibutuhkan ikan, karena setiap spesies ikan memiliki persyaratan suhu yang berbeda. Ikan biasanya hidup dengan baik di suhu air antara 20-22,2 derajat C. Sementara jenis lainnya mungkin membutuhkan suhu air yang lebih hangat.

Baca Juga: Rekomendasi 6 Tanaman Terapung Terbaik untuk Akuarium

Pastikan Lingkungan Ikan Aman dan Damai

Selain ukuran akuarium, sangat penting juga untuk menentukan teman akuarium yang tepat. Sebab, menyatukan ikan yang agresif dengan yang tidak hanya akan menimbulkan masalah bagi ikan yang lemah. Namun, menyatukan ikan yang sama-sama agresif juga merugikan keduanya. Anda perlu melakukan sedikit riset untuk menentukannya. Meski Anda sudah terlanjur menyatukan ikan-ikan yang tidak cocok, Anda dapat memisahnya ke dalam akuarium yang lain. Ini adalah keputusan terbaik untuk menghindari serangan kepada ikan yang lemah dan stres.

Tetapkan Jadwal Makan yang Layak dan Teratur

Memberi makan ikan yang salah adalah salah satu yang menyebabkan ikan menjadi stres. Misalnya, Anda memberinya makan secara tidak teratur, terlalu sedikit, atau terlalu banyak. Maka, cobalah untuk menetapkan jadwal makan harian secara teratur dan menentukan porsi yang sesuai dengan jumlah ikan. Jika Anda melihat ada ikan tertentu yang menjadi agresif dengan makanan, Anda mungkin perlu memisahkan mereka ke dalam akuarium yang berbeda. Agresif karena makanan juga dapat menyebabkan stres bagi spesies ikan yang lebih pemalu.

Mengobati Penyakit

Beberapa kasus stres pada ikan hias disebabkan oleh kondisi penyakit yang dideritanya. Oleh karena itu, penting bagi Anda untuk mencari tahu dan segera mengobati penyakit. Beberapa penyakit umum yang menyerang ikan berupa:

  • Cacing jangkar: hadir dalam bentuk benang hijau dan putih pada kulit ikan.
  • Flukes/Cacing pipih: infeksi ini muncul dalam bentuk lender yang menutupi tubuh ikan.
  • Dropsy: penyakit ikan yang disebabkan oleh bakteri yang membuat ikan mengalami masalah pencernaan. Akibatnya, perut ikan menjadi membengkak karena tidak bisa buang kotoran.
  • Ich: hadir dalam bentuk bintik-bintik putih di atas tubuh ikan.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Punya Kulit Kombinasi? Ini 5 Cara Memilih Sunscreen yang Tepat

Memilih sunscreen untuk kulit kombinasi bisa menjadi tantangan tersendiri. Berikut 5 cara memilih sunscreen untuk kulit kombinasi.

Bitcoin Rebound Menguji US$ 80.000, tapi Harga Masih Rentan

Pemulihan harga Bitcoin terjadi di tengah perhatian pasar terhadap perkembangan politik dan regulasi di Amerika Serikat. 

100+ Nama Bayi Perempuan yang Terinspirasi dari Hari Natal, Cantik dan Bermakna

Cari tahu rekomendasi nama bayi perempuan yang terinspirasi dari Hari Natal yang anggun dan meneduhkan di sini.

Harga Buyback Emas Hari Ini Moncer, UBS Melonjak Rp 91.000, Galeri 24 Tertinggi

Harga buyback emas UBS mencatat kenaikan terbesar, namun, harga buyback tertinggi masih dipegang Galeri 24.

Enak tapi Berisiko! Ini 6 Bahaya Nyata Makanan Kaleng Siap Saji bagi Kesehatan Tubuh

Di balik kepraktisannya, makanan kaleng siap saji menyimpan garam nitrat dan bahan kimia yang berisiko memicu stroke hingga kanker.

Selain Bikin Lengket, Ini 6 Manfaat Berhubungan Intim di Malam Hari buat Kesehatan

Tak sekadar bikin hubungan makin lengket, berhubungan intim di malam hari juga ampuh kurangi stres hingga menjaga kesehatan jantung Anda.  

Coba 6 Resep Minuman Rempah Ini untuk Bantu Bakar Lemak Lebih Maksimal, yuk

Dari kunyit asam hingga jahe lemon, racikan minuman rempah ini siap dukung proses diet Anda secara alami dan aman.

Memanfaatkan Program Pendampingan Untuk Ekspansi Usaha

Sejumlah program pendampingan usaha banyak digelar oleh berbagai pihak, salah satunya dari Kementerian Perdagangan. 

Berlari Sambil Berpetualang di Taman Wisata Ancol

Ajang lari Isekai Run Vol. 4: The Mysterious Forbidden Desert akan berlangsung 20 Desember 2026 di  Ancol.

3 Jenis Suplemen yang Sebaiknya Dihindari, Nomor 1 Jadi Favorit Banyak Orang!

Berniat untuk mencoba suplemen? Ketahui dulu 3 jenis suplemen yang sebaiknya dihindari berikut ini, Moms.