M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Swap Energi Targetkan Bangun 5.000 Stasiun Penukaran Baterai EV

Swap Energi Targetkan Bangun 5.000 Stasiun Penukaran Baterai EV
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Baterai menjadi kunci dari kendaraan listrik bisa berjalan. Startup Swap Energi yang fokus pada bisnis Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) terus berekspansi setelah mendapat suntikan dana investor. 

Pengembang layanan baterai motor listrik Swap Energi mendapatkan pendanaan seri A senilai US$ 22 juta atau setara 341,4 miliar rupiah. Mengutip data Alternatives.pe tiga investor yang berpatisipasi adalah Qiming Venture Partners, GGV Capital, dan Ondine Capital. 

Kevin Phang Co-Founder Swap Energi Indonesia, mengatakan di tahun ini Swap Energi akan menginvestasikan dana untk membangun infrastruktur berupa 5.000 Swap Station di seluruh Indonesia, terutama pada kota-kota besar. 

Swap Energi selama ini memberikan layanan tukar baterai dengan hanya membeli kuota kilometer. Pengguna platform ini bisa menemukan Swap Station yang strategis seperti di Circle K & Alfamart, pom bensin Pertamina & BP, serta KFC & Haus, dan service center Planet Ban & Otoklix. 

Baca Juga: Pertamina Patra Niaga Operasikan 25 Battery Swapping Station Bagi Masyarakat

Ke depan, Kevin optimistis potensi dari bisnis baterai motor listrik besar, mengingat jumlah motor di Indonesia ada 130 juta lebih dengan penjualan per tahunnya mencapai 6 juta unit.

Sementara, penjualan motor EV naik 200%-300% per tahun. Apalagi dengan meningkatnya subsidi pemerintah yang naik menjadi Rp 10 juta per unit untuk mengakselerasi pertumbuhan motor listrik. 

Meski begitu, Kevin mengatakan sejumlah tantangan, yang berpotensi menghampiri adalah biaya listrik yang naik, pemasangan infrastruktur yang memerlukan bantuan dan subsidi motor yang menyeluruh. 

Pemerintah juga telah mengubah syarat penerima bantuan pembelian motor menjadi satu KTP per unit. Sehingga, jadi lebih mudah dan terbuka untuk semua kalangan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/4), Hujan Lebat Guyur Banyak Provinsi

BMKG memberikan peringatan dini cuaca besok Sabtu 25 April 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Hujan Lebat Turun di Mana? Ini Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (25/4) di Jabodetabek

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (25/4) di Jabodetabek dengan status Waspada hujan lebat di wilayah berikut ini.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 24-30 April, Bihunku Beli 3 Gratis 1

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat hanya berlaku 24-30 April 2026. Lihat selengkapnya di sini! 

Promo PSM Alfamart Periode 24-30 April 2026, Sampo Pantene Diskon Rp 19.000

Manfaatkan promo PSM Alfamart periode 24-30 April 2026 untuk belanja lebih untung. Cek promonya di sini.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 24-30 April 2026, Bihunku Beli 3 Gratis 1

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat ini hanya berlaku 24-30 April 2026. Lihat selengkapnya agar tidak ketinggalan!

Lis Lantai Kusam? Ini Cara Membersihkannya biar Kinclong Tanpa Cat Ulang

Lis lantai kusam bisa kembali kinclong tanpa cat ulang cukup pakai bahan sederhana dan teknik tepat di rumah. Cek ulasan berikut ini, ya.​

Tren Halaman Belakang yang Bisa Sulap Rumah Jadi Tempat Healing Nyaman

Ide tren halaman belakang 2026 yang bikin rumah makin nyaman, estetik, dan cocok jadi tempat healing modern keluarga Indonesia.​

Ini Jenis Tanah Mengandung Emas lo, Cek Ciri Alami dan Persebarannya di Indonesia

Kenali tanda alami tanah yang mengandung emas serta lokasi potensial di Indonesia, agar tidak salah memahami peluang sumber daya.​

Hati-Hati Gabung Keuangan dengan Pasangan, Ini 5 Risiko Kredit di Indonesia

Jangan asal gabung keuangan sebelum menikah, pahami 5 risiko kredit yang bisa merusak skor finansial Anda dan pasangan.​

Data Perbankan Bocor Bukan Salah Bank? Ini Kebiasaan Berbahaya Nasabah

Lindungi data perbankan Anda dengan langkah sederhana dan strategi tepat agar terhindar dari risiko kebocoran digital.​