M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Susah TIdur Karena OVT? Ini 8 Cara Mengatasi Overthinking

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Sering overthinking setiap malam? Inilah beberapa cara mengatasi overthinking yang bisa Anda lakukan, Moms. 

Overthinking tak hanya sekadar melelahkan, tapi juga bisa mengganggu aktivitas sehari-hari. 

Orang dengan pola pikir ini kerap memikirkan sesuatu secara berlebihan dan biasanya dipicu oleh adanya rasa cemas. 

Lantas, bagaimana cara mengatasi overthinking? Jika Anda adalah salah satu orang yang kerap overthinking, ada beberapa cara berhenti dan keluar dari kondisi ini.

Dilansir dari Mental Health, inilah beberapa cara mengatasi overthinking yang bisa Anda lakukan, antara lain:  

Baca Juga: Sedang Stres? Ini 5 Teh yang Efektif untuk Membantu Mengatasi Stres dan Kecemasan

1. Jangan memikirkan hal-hal sepele

Banyak hal yang dialami di hidup ini. Jangan khawatirkan masalah kecil dalam hidup, seperti ingin memakai baju apa pada momen tertentu. 

Keputusan tersebut seharusnya tidak menyita banyak pikiran dan pertimbangan besar. Jadi, lebih bijaklah dalam menggunakan pikiran Anda. 

2. Jangan biarkan diri Anda tenggelam dalam penyesalan

Orang yang overthinking, kerap kali tenggelam dalam penyesalan ketika salah mengambil keputusan. 

Hal ini seringkali membuat orang yang overthinking membandingkan skenario tersebut, dengan kenyataan yang mereka hadapi. 

Cobalah untuk belajar dari kesalahan tersebut dan menjadikannya sebagai refleksi diri, agar Anda tidak lagi salah mengambil keputusan di kemudian hari. 

3. Berpikir secara konstruktif

Beberapa orang memikirkan masalahnya sendiri hingga overthinking.

Pikiran buruk mengenai angan-angan akan kondisi yang belum tentu terjadi dapat membentuk pola pikir, sehingga keadaan menjadi semakin parah. 

Daripada berangan-angan, coba untuk pikirkan solusi. Singkirkan kekhawatiran yang belum tentu terjadi dengan penyelesaian masalah.4 

4. Tetapkan batas waktu untuk diri Anda mengambil keputusan

Menetapkan batas waktu bagi diri Anda untuk berpikir dan kapan sudah harus menetapkan suatu keputusan.

Terlalu banyak berpikir tanpa ada titik kejelasan hanya akan membuang-buang waktu dan energi. 

Ketimbang menenggelamkan diri dari pemikiran yang tidak penting dan terus berulang, akan lebih baik bagi Anda untuk menentukan pilihan keputusan mana yang akan diambil. 

5. Temukan akar masalahnya

Jangan dibiarkan berlarut-larut. Temukan sumber kekhawatiran berlebihan yang Anda rasakan. 

Overthinking pasti ada hal-hal yang mendasari. Jadi coba pikirkan, dan ingat bahwa tekanan yang dirasakan tidak sebesar kelihatannya jika dihadapi dan diselesaikan. 

6. Menerima keadaan

Banyak orang yang mencoba menerka-nerka sesuatu, padahal belum terjadi. Kesalahan yang pernah dilakukan dapat Anda anggap sebagai pelajaran hidup. 

Anda bisa memandang kesalahan dari segi positif, agar ke depan tidak terjerumus dalam masalah yang sama. 

Baca Juga: Ingin Program hamil? Ini Cara Menghitung Siklus Menstruasi dan Masa Subur yang Tepat

7. Berikan waktu untuk diri sendiri

Otak dan tubuh membutuhkan waktu berpikir dan mencerna kejadian atau ketakutan yang dialami.

Karena itu, berikan waktu untuk diri sendiri sekitar 30 menit. Selama itu juga, tuliskan semua kekhawatiran yang mengganggu di dalam jurnal.  

Kemudian, luangkan waktu untuk mencari solusi. Untuk hal-hal yang tidak dapat dikendalikan seperti reaksi atau perkataan orang lain tentang diri, berusahalah tidak menjadikannya beban. 

8. Ikuti kata hati

Salah satu cara berhenti overthinking yang kerap dilakukan adalah mengikuti kata hati. Firasat atau intuisi ini terjadi secara alamiah saat seseorang dihadapkan pada situasi sulit. 

Jika diulas kembali, jauh sebelum seseorang secara sadar membuat keputusan, firasat telah lebih dulu melakukannya. 

Inilah sederet cara mengatasi overthinking yang sering Anda alami.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.