M O M S M O N E Y I D
HOME, Keluarga

Sulit Membedakan Jenis Tepung? Ini Perbedaan Tepung Maizena, Tapioka, dan Sagu

Sulit Membedakan Jenis Tepung? Ini Perbedaan Tepung Maizena, Tapioka, dan Sagu
Reporter: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Ada banyak jenis tepung yang beredar di pasaran. Namun kadang kala karena bentuknya yang mirip, beberapa orang jadi kesulitan untuk membedakannya. Tak jauh berbeda dengan tepung maizena, tapioka, dan sagu. Masih ada sebagian orang yang sulit membedakannya.

Lalu, apa saja sih letak perbedaan tepung maizena, tapioka, dan sagu tersebut? Melansir dari Primarasa, simak beberapa perbedaannya, yuk!

Baca Juga: Promo McD Menu Ayam Gulai dan McFreeze yang Menyegarkan

Tepung Maizena

Tepung maizena merupakan jenis tepung yang berasal dari pati jagung. Tepung maizena diolah dengan cara berikut:

  • Pertama-tama, keringkan pati jagung.
  • Keringkan lagi pati jagung untuk yang kedua kalinya. Gunanya adalah agar tidak cepat berjamur
  • Rendam dengan larutan kapur

Tepung maizena memiliki warna putih dengan rona kuning pucat dan sedikit keruh dibandingkan dengan warna tepung terigu yang putih.

Jika kita menyentuh tepung terigu, makan tepung tersebut akan terasa lembut di tangan, sedangkan saat menyentuh tepung maizena, rasanya kesat dan menimbulkan kesan lengket.

Baca Juga: 5 Manfaat Daging Kambing yang Tidak Banyak Orang Tahu

Untuk kandungan gizinya, dalam setiap 100 gram tepung maizena mengandung beberapa gizi, di antaranya:

  • 343 kkal
  • 0,3 gram protein
  • 85 gram karbohidrat
  • 20 gram kalsium
  • 30 mg fosfor
  • 2 mg zat besi

Tepung maizena tidak mengandung lemak. Ia juga tepat jika digunakan sebagai bahan dasar utama membuat kue kering untuk menghasilkan tekstur yang jauh lebih garing.

Selain kue kering, tepung maizena juga bisa digunakan sebagai kue bolu, pengental saus atau kuah, pudding, sponge cake, dan custard.

Penggunaan tepung maizena pada bolu membuat bolu semakin lembut.

Baca Juga: Promo Xi Bo Ba 8-21 November, Beli Menu Apa Saja Diskon 40% via GrabFood se-Indonesia

Tepung Tapioka

Tepung tapioka merupakan jenis tepung yang berasal dari pati singkong. Tepung maizena diolah dengan cara berikut:

  • Potong singkong menjadi kecil-kecil
  • Peras singkong agar bisa mendapatkan pati yang terpisah dari ampasnya
  • Endapkan pasti singkong selama 5 jam
  • Keringkan dan ayak

Tepung patioka berwarna putih seperti susu.

Untuk teksturnya, tepung tapioka bertekstur lebih licin dan lembut dibandingkan tepung terigu. Saat dicampur dengan air, tepung tapioka akan menjadi lengket dan kenyal.

Tepung tapioka yang memiliki nama lain sebagai tepung kanji ini memiliki beberapa kandungan gizi dalam 100 gramnya, di antaranya:

  • 362 kkal
  • 0,3 gram lemak
  • 0,5 gram protein
  • 86,9 gram karbohidrat

Baca Juga: Mau Simpan Ayam di dalam Kulkas? Simak 4 Cara agar Ayam Tetap Aman Dikonsumsi

Tepung tapioka biasanya dipakai untuk memberikan tekstur kenyal pada makanan. Selsin itu, bisa juga digunakan untuk mengentalkan hidangan tumisan.

Tepung tapioka ini cocok digunakan dalam pembuatan kerupuk, cireng, bubble, dan boba.

Sayangnya, tepung ini tidak cocok untuk melapisi adonan gorengan karena akan menyebabkan gorengan menjadi keras.

Tepung sagu

Sesuai namanya, tepung sagu merupakan jenis tepung yang berasal dari pati batang sagu. Tepung sagu diolah dengan cara berikut:

  • Kupas batang sagu dan parut sampai halus
  • Campurkan dengan larutan sufit
  • Kemudian saring dan endapkan selama 12 jam sebelum airnya dibuang.
  • Keringkan dan giling sampai halus

Tekstur tepung sagu mirip dengan tepung tapioka, yakni berwarna putih dan terasa lembut di tangan. Yang membedakan adalah tepung sagu lebih garing dan kesat, serta berwarna jauh lebih putih dibandingkan tepung tapioka.

Baca Juga: Promo J.CO 8-14 November 2021, BOGO Treat Buy 1 Get 1 Choco Forest Frappe Rp 40.000

Tepung sagu memiliki beberapa kandungan gizi dalam 100 gramnya, di antaranya:

  • 209 kkal
  • 0,2 gram lemak
  • 0,3 gram protein
  • 51, 6 gram karbohidrat
  • 27 mg kalsium
  • 13 mg fosfor
  • 0,6 mg zat besi

Tepung sagu adalah tepung yang memiliki kalori paling rendah dibanding kalori tepung-tepung lainnya.

Baca Juga: Promo Mingguan J.CO 8-14 November 2021, 1 Box Donat dan 1 Liter JCoffee

Sama seperti tepung yang lain, tepung sagu ini berfungsi sebagai pengental dan pemberi kekenyalan pada makanan. Tapi tekstur kenyal yang diberikan tepung sagu tidak akan sekenyal tepung tapioka.

Tepung sagu cocok dijadikan sebagai bahan baku hidangan seperti bakso, siomay, pempek, dan lain-lain.

Selanjutnya: Promo Burger King, Dapatkan Menu Terbaru King’s Chicken dengan Diskon GoPay dan OVO

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Tak Ada An Se Young, Ini Skuad Tim Putri Indonesia VS Korsel di Semifinal BATC 2026

Tim putri Indonesia dan tim putri Korea Selatan akan memperebutkan tiket di partai final BATC 2025. 

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian hari ini Sabtu (7/2/2026) Kompak Turun

Harga emas Galeri 24 dan UBS di Pegadaian Sabtu (7/2) kompak melemah. Emas Galeri 24 1 gram (gr) jadi Rp 2.946.000, emas UBS 1 gr Rp 2.961.000

8 Rekomendasi Minuman yang Bisa Bikin Risiko Kanker Menurun

Intip beberapa rekomendasi minuman yang bisa bikin risiko kanker menurun berikut ini, yuk! Mau coba konsumsi?

6 Jenis Makanan yang Bisa Bikin Risiko Kanker Meningkat

Tahukah bahwa ada beberapa jenis makanan yang bisa bikin risiko kanker meningkat. Apa sajakah itu?  

Promo Chigo Rp 15 Ribuan Kembali! Solusi Praktis Makan Hemat Tiap Hari

Cari makan praktis, enak, dan hemat? Promo Chigo Combo Hemat tawarkan menu Rp15 ribuan. Cek pilihan favorit Anda sebelum terlambat!

5 Fakta Orgasme Wanita Tak Terduga Ini Wajib Anda Ketahui

Anda mungkin melewatkan fakta bahwa orgasme wanita bisa multipel. Pahami 5 hal unik ini agar pengalaman Anda lebih baik.

7 Rekomendasi Buah yang Bagus untuk Kesehatan Kulit

Ternyata ini, lo, beberapa rekomendasi buah yang bagus untuk kesehatan kulit. Tertarik mencobanya?  

Rekomendasi Drama China Viu, 6 Judul Ini Wajib Tonton Jelang Imlek

Rayakan Imlek dengan cerita-cerita baru! Viu menyajikan 6 drama China pilihan yang dijamin bikin betah di rumah.

Batas Normal Asam Urat Pria: Ini 10 Cara Ampuh Turunkan Asam Urat Berlebih

Batas normal asam urat pria 4,0-8,5 mg/dL. Melebihi ini, Anda berisiko hiperurisemia. Pahami pemicunya agar terhindar dari komplikasi serius.  

Persiapan Imlek 2026: 5 Jajanan Khas Ini Wajib Ada di Meja

Sudahkah Anda menyiapkan semua? Imlek 2026 hanya hitungan hari. Cek daftar 5 jajanan khas yang jadi simbol hoki keluarga.