MOMSMONEY.ID - Tren tanaman hias seperti bunga matahari yang tahan cuaca panas hingga sirih gading yang bikin rumah adem. Bunga matahari memiliki sejarah yang membentang ribuan tahun.
Mary Marlowe Leverette, master gardener, menjelaskan, bunga matahari berasal dari Amerika Utara dan dibudidayakan sejak 3000 SM oleh suku-suku asli. Biji bunga matahari merupakan sumber makanan, minyak, dan bahkan pewarna.
Para penjelajah Spanyol kemudian membawanya ke Eropa, kemudian bunga matahari menjadi tanaman pokok yang dicintai dan menjadi simbol kekaguman.
Baca Juga: Tren Tanaman Bunga Matahari hingga Anyelir dalam Vas, Mampu Bertahan hingga 21 Hari
Mengenal simbolisme bunga matahari
Secara simbolis, bunga matahari dikaitkan dengan pemujaan, kesetiaan, dan umur panjang. Kelopak keemasannya mengikuti pergerakan matahari sepanjang hari, sebuah fenomena yang dikenal sebagai heliotropisme.
Dalam banyak budaya, bunga matahari melambangkan optimisme dan tujuan hidup. Kehadirannya yang memukau dan sifatnya yang ceria menjadikannya ideal untuk rangkaian bunga yang menonjol dan mencerminkan gaya serta energi positif.
Cara merawat bunga matahari yang tepat
Simak berbagai cara merawat bunga matahari yang tepat:
1. Jangan lupa menyirami bunga matahari
Bunga matahari sangat suka air, terutama setelah hari yang panas di musim kemarau. Pastikan air mencapai bagian bawah setiap tangkai jika Moms meletakkannya di vas.
Tambahkan air dingin atau air suhu ruangan sesuai kebutuhan. Namun, jika Moms baru membelinya di toko bunga maka harus membuka bungkusnya, potong, dan tempatkan batang bunga ke dalam vas yang berisi air sesegera mungkin.
Untuk bunga matahari yang tampak agak layu, coba letakkan batang yang baru dipangkas dalam air panas selama 30 menit.
2. Pangkas batangnya
Setiap beberapa hari sekali, potong batang bunga matahari dengan sudut 45 derajat. Langkah ini meningkatkan penyerapan air dan membantu rangkaian bunga matahari bertahan lebih lama.
Buang bagian batang yang lembek atau berlendir. Jika airnya terlihat keruh, gantilah dan pangkas kembali bunganya.
3. Beri pupuk biar bunga matahari lebih subur
Moms bisa menggunakan pupuk buatan sendiri dengan menambahkan 1 sendok teh jus lemon dan 1 sendok teh gula. Potong semua bunga atau dedaunan yang layu.
Ganti air dalam vas setiap 2-3 hari sekali dan bilas batang bunga jika perlu.
4. Letakkan di tempat yang tepat
Meski bunga matahari menyukai sinar matahari di luar ruangan, bunga yang telah dipetik justru lebih menyukai tempat yang lebih sejuk di dalam ruangan. Jauhkan rangkaian bunga dari sinar matahari langsung dan dari ventilasi atau peralatan pemanas.
Baca Juga: Rahasia Skincare Alami, Tanaman Ini Basmi Jerawat & Lindungi Kolagen Kulit
Pilihan tanaman hias terbaik untuk menjaga rumah tetap sejuk
Berikut beberapa alternatif tanaman terbaik untuk menjaga rumah tetap sejuk:
1. Sirih Gading
Sirih Gading adalah tanaman dalam ruangan yang indah, mampu menjaga kebersihan udara dan mengatur kelembapan ruangan. Tanaman ini juga dikenal dapat mengurangi polutan seperti formaldehida, xilena, dan benzena.
Selain itu, sirih gading adalah tanaman dalam ruangan yang mudah dirawat. Dengan sinar matahari yang cukup dan penyiraman yang tepat, ia bisa tumbuh subur.
2. Tumbuhan Paku
Tanaman paku-pakuan merupakan pilihan populer untuk tanaman dalam ruangan. Jenis tanaman paku ini tidak hanya memberikan nuansa hijau yang rimbun pada ruangan, tetapi juga mampu menjaga kelembapan udara dan menyaring partikel udara secara alami.
3. Bamboo Palm
Selain memiliki tampilan yang estetis, Bamboo Palm sangat cocok dijadikan dekorasi di dalam maupun di luar ruangan. Tanaman ini membantu menciptakan kualitas udara yang baik serta melepaskan oksigen dalam jumlah tinggi untuk ruangan yang lebih sehat.
Bamboo Palm membutuhkan perhatian ekstra agar dapat tumbuh dengan baik. Hal itu dikarekanan tanaman ini memerlukan penyiraman rutin dan sinar matahari tidak langsung agar tidak kekeringan.
4. Aglaonema
Tanaman Aglaonema dipercaya dapat membawa keberuntungan sekaligus menciptakan suasana ruangan yang lebih nyaman. Aglaonema hadir dalam beragam warna yang membuat ruangan terasa lebih cerah, segar, dan tidak pengap.
Tanaman ini sering ditanam di dalam pot dengan perawatan yang relatif mudah karena tidak membutuhkan banyak air.
5. Pohon Palem
Pohon palem,yang sering dikaitkan dengan iklim tropis ternyata juga bisa ditanam di dalam ruangan. Tanaman fungsional ini sering dipilih untuk menambah sentuhan elegan pada ruangan sekaligus bikin ruangan adem.
Selain itu, pohon palem juga dikenal mampu menghasilkan oksigen dalam jumlah tinggi. Sebagian besar tanaman palem tumbuh lambat dan perawatannya minim.
Namun, hindari meletakkannya di dekat AC agar tanaman tidak mudah kering.
6. Spider Plant
Spider Plant adalah tanaman hias yang sempurna berkat ukurannya yang mungil. Tanaman ini bisa diletakkan di dalam rumah, karena aman bagi hewan peliharaan maupun anak-anak.
Spider Plant berfungsi sebagai pembersih udara alami untuk hunian yang lebih sehat. Tanaman dalam ruangan bukan sekadar dekorasi cantik, tapi juga membantu menciptakan nuansa yang lebih sejuk.
7. Lucky Bamboo
Lucky Bamboo yang juga dikenal sebagai bambu Tiongkok adalah tanaman yang perawatannya mudah dan sangat digemari. Ia memiliki kemampuan untuk tumbuh subur di dalam ruangan dengan pencahayaan minim.
Selain dipercaya membawa keberuntungan dan kemakmuran menurut budaya Timur, tanaman ini memiliki kemampuan meningkatkan kelembapan di sekitarnya. Sehingga, membantu menciptakan suasana ruangan yang nyaman.
Baca Juga: Tanaman Bunga Mawar Indoor Mudah Mati? Ini Tips Merawatnya Agar Berbunga Lebat
6. Lidah Buaya
Lidah buaya yang dikenal karena khasiat medis dan kosmetiknya juga jadi tanaman yang mampu menjaga kesejukan rumah. Tanaman sukulen ini melepaskan kelembapan ke dalam ruangan, membantu mendinginkan ruangan sekaligus membersihkan udara.
Lidah buaya juga dapat dimanfaatkan untuk perawatan kulit. Itulah tren tanaman musim kemarau seperti bunga matahari tahan cuaca panas hingga sirih gading yang bikin rumah adem.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News