M O M S M O N E Y I D
Santai

Sudah Kenal Dengan Carnovire Diet? Ini Penjelasan dan Keuntungannya

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Sudah tahu tentang carnivore diet belum? Jika belum, coba baca informasi dan penjelasannya ini.

Semakin hari semakin banyak jenis diet baru yang beredar dan mulai dijadikan panduan gaya hidup sehat. Salah satunya adalah carnivore diet.

Carnivore diet atau diet karnivora adalah jenis diet baru yang dari namanya saja sudah diketahui artinya.

Secara umum, diet ini hanya mengizinkan penganutnya untuk mengonsumsi semua jenis makanan dari bahan daging-dagingan dan produk dairy lainnya.

Baca Juga: 5 Tips Meditasi Mudah dan Nyaman buat Pemula, Coba yuk

Seperti daging merah, ayam, telur, susu, ikan, yogurt, dan juga keju adalah jenis makanan yang bisa dikonsumsi penganut diet karnivora.

Untuk melakukan diet ini, jenis makanan lain yang tidak berasal dari hewan atau daging, seperti sayur, buah, karbohidrat, kacang-kacangan, dan alkohol sama sekali tidak boleh dikonsumsi, ya.

Berdasarkan klaimnya, carnivore diet ini bisa membantu untuk mengurangi berat badan secara signifikan, menyeimbangkan mood, dan membantu kelancaran peredaran darah.

Melansir dari laman Health Line, carnivore memiliki keuntungan lain yaitu bisa membantu menyeimbangkan kelancaran gula darah yang penting bagi penderita diabetes.

Sebab diet ini mengeliminasi semua jenis makanan manis, tinggi karbo, dan juga tinggi kalori, yang bisa membuat gula darah mudah naik.

Baca Juga: Biar Enggak Stres, 5 Cara Mudah Detox Pikiran Ini Bisa Dicoba Rutin

Selain itu, manfaat lainnya adalah bisa membantu menurunkan berat badan. Hal tersebut disebabkan karena makanan hewani mengandung protein tinggi.

Di mana protein memiliki peran untuk membentuk otot yang diimbangi dengan rendahnya tingkat konsumsi karbo dan kalori. Dari situ maka berat badan dapat dipangkas habis.

Namun, perlu diingat, karena carnivore diet hanya mengonsumsi semua jenis makanan hewani, diet ini tak boleh dilakukan dalam jangka waktu yang lama, ya.

Liz Weinandy, MPH, RDN, seorang ahli gizi dari Ohio State University Wexner Medical Center Colombus dalam laman Everyday Health menyatakan bahwa ada banyak efek samping yang perlu dipertimbangkan sebelum mulai carnivore diet.

Baca Juga: Terapkan Frugal Living dengan 5 Cara Ini, Dijamin Hemat

Ia menyatakan bahwa manusia didesain sebagai omnivora, yaitu pemakan segala makanan hewani dan nabati. Sehingga dengan mengonsumsi salah satunya saja bisa menyebabkan hal buruk dan merusak keseimbangan tubuh.

Efek samping yang perlu dipertimbangkan dari melakukan carnivore diet ini adalah kurangnya asupan vitamin dan nutrisi dari makanan nabati seperti kandungan vitamin C dan E.

Selain itu, efek samping lainnya adalah risiko terserang kanker lambung bisa meningkat disebabkan karena tingginya konsumsi daging merah dan daging proses lainnya.

Hilangnya kandungan serat dari makanan nabati juga bisa memberikan “stres” pada organ lain seperti usus dan ginjal.

Nah, itulah penjelasan singkat tentang apa itu carnivore diet serta pro dan kontranya. Konsultasikan kondisi kesehatan dengan ahli juga sebelum melakukan diet ini, ya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

BMKG: El Nino Sangat Kuat, Musim Hujan Datang Terlambat dan Lebih Singkat

BMKG memprediksikan, awal musim hujan periode 2026-2027 di 529 Zona Musim atau 61,08% wilayah Indonesia akan mengalami kemunduran. 

4 Warna Beige Benjamin Moore untuk Rumah yang Terasa Hangat dan Modern

Inilah 4 warna beige Benjamin Moore pilihan desainer ini untuk rumah yang hangat dan modern, lengkap dengan tips biar interior krem tidak monoton.  

6 Kebiasaan Pagi biar Rumah Tetap Rapi Tanpa Buang Waktu Banyak

Ini 6 kebiasaan pagi untuk menjaga rumah tetap rapi, nyaman, dan teratur tanpa menghabiskan banyak waktu sebelum beraktivitas.

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan Bikin Transaksi QRIS Lebih Praktis

Widget myBCA dan Numpad Input Ribuan memudahkan akses fitur serta pengisian nominal QRIS agar transaksi harian terasa lebih praktis.

7 Cara Ubah Pendapatan Biasa Menjadi Aset Jangka Panjang untuk Masa Depan

Ubah pendapatan biasa menjadi aset jangka panjang lewat 7 cara sederhana, dari mengelola uang, investasi, utang, bisnis hingga dana darurat.  

IHSG Anjlok 1,69% Jelang Keputusan BI, Waspada Volatilitas Tinggi

Investor perlu tetap berhati-hati, tanpa bereaksi berlebihan terhadap pergerakan jangka pendek.     

Hasil Bulu Tangkis Asian Games 2026: Tim Putra Indonesia Susul Tim Putri ke Semifinal

Hasil Bulu Tangkis Beregu Asian Games 2026 babak perempat final, Selasa (22/9), Tim Putra Indonesia menyusul Tim Putri ke semifinal.

Diluncurkan Sejak 2019, Begini Capaian QRIS dari Domestik hingga Rambah Mancanegara

Begini perkembangan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) ​sejak diluncurkan tahun 2019.    

Bitcoin Tembus US$ 87.000, Ini Katalis yang Mendorong Penguatan

Arus dana institusional, perkembangan regulasi aset digital AS, dan turunnya harga minyak menjadi sejumlah katalis penguatan Bitcoin.

Peringatan Dini Cuaca Besok (23/9), Hujan Sangat Lebat Masih Turun di Provinsi Ini

BMKG mengeluarkan peringatan dini cuaca besok Rabu 23 September 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat di provinsi ini.