M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Sinyal Positif The Fed, IPOT Rekomendasikan Saham Uptrend Pekan Ini

Sinyal Positif The Fed, IPOT Rekomendasikan Saham Uptrend Pekan Ini
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berpeluang melanjutkan kenaikan pada pekan ini. 

Pekan lalu, IHSG menguat ke level 8.632, dan mencoba mencetak all time high (ATH) hingga tiga kali. Penguatan ini ditopang oleh aksi akumulasi investor asing yang mencatatkan net buy Rp 439 miliar.

Sentimen positif pekan lalu datang dari rilis data makro ekonomi domestik yang solid, tercermin dari PMI Manufaktur Indonesia yang menguat ke level 53,3, dan inflasi yang tetap terjaga di level 2,72%. Data itu menjaga optimisme pelaku pasar dan mempertahankan momentum positif IHSG.

Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT), Hari Rachmansyah memperkirakan, pekan ini, potensi pergerakan positif seiring dengan penguatan pasar global, yang ditopang sentimen keputusan suku bunga The Fed, terutama jika terjadi penurunan suku bunga.

"Kondisi tersebut berpotensi mendorong peningkatan inflow dana asing ke pasar saham domestik, khususnya pada saham-saham yang telah menunjukkan tren naik (uptrend)," kata Hari dalam siaran pers, Senin (8/12). 

Baca Juga: Proyeksi IHSG 9.100 di Tahun 2026, Ini Saham Pilihan JP Morgan

Terlebih dari global, pekan lalu, Wall Street menguat dan mulai berpotensi menguji area all time high, didorong oleh peningkatan optimisme pelaku pasar. 

"Memasuki pekan ini, perhatian investor tertuju pada keputusan suku bunga The Fed. Berdasarkan konsensus pasar, bank sentral AS itu diperkirakan akan kembali memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin, yang tercermin dari penguatan Wall Street dalam sepekan terakhir," jelas Hari.

Sentimen pasar domestik juga diperkirakan akan banyak dipengaruhi oleh keputusan suku bunga The Fed, yang berpotensi memengaruhi arus modal asing dan pergerakan nilai tukar rupiah. 

Dari sisi makro ekonomi, pasar akan mencermati rilis sejumlah data penting, di antaranya Consumer Confidence Index (CCI) yang diperkirakan naik, dan data penjualan ritel yang diproyeksikan tumbuh.

"Ekspektasi perbaikan pada indikator konsumsi domestik ini berpotensi memberikan sentimen positif bagi pasar, mencerminkan daya beli masyarakat yang tetap terjaga, meskipun pergerakan IHSG tetap dibayangi oleh dinamika pasar global,” imbuhnya.

Secara teknikal, pekan ini, IHSG diperkirakan bergerak dalam range 8.625-8.707.

Rekomendasi saham pekan ini

Hari menyarankan investor dan trader memanfaatkan momentum pada saham dengan tren naik atau uptrend, yang didukung volume kuat dan akumulasi asing. Namun, dengan tetap menerapkan manajemen risiko yang disiplin dan menghindari mengejar harga tinggi karena potensi volatilitas masih terbuka.

Merespons dinamika market yang ada saat ini, IPOT  merekomendasikan strategi investasi pada saham-saham uptrend. Berikut rekomendasi saham untuk pekan ini:

1. Buy DATA (Entry: Rp 4.570, Target Price: Rp 5.100 dan Stop Loss: Rp 4.300). 

Secara teknikal, DATA mulai menunjukkan indikasi perubahan tren setelah mencatatkan kenaikan sebesar +10% pada perdagangan Jumat lalu, yang mengonfirmasi potensi pergeseran arah pergerakan harga.

Penguatan ini diperkuat oleh kemampuan harga bertahan di atas garis EMA-5 hingga EMA-50, sehingga membuka peluang bagi investor untuk memanfaatkan momentum tersebut sebagai area entry peluang beli seiring terbentuknya tren naik yang lebih solid.

Baca Juga: IHSG Berpotensi Naik, Berikut Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Senin (8/12)

2. Buy UNVR (Entry: Rp 2.710, Target Price: Rp 2.840, Stop Loss: Rp 2.660). 

Saham UNVR menarik untuk dicermati pada pekan ini, seiring dukungan sentimen makro dari rilis data keyakinan konsumen dan penjualan ritel yang dapat menopang kinerja sektor konsumsi.

Secara teknikal, UNVR masih bergerak dalam tren naik dan bertahan di atas area EMA-5, sehingga membuka peluang terjadinya reversal setelah saham ini berhasil menguji area support, dengan potensi kelanjutan penguatan dalam jangka pendek.

3. Buy BMRI (Entry: Rp 4.900, Target Price: Rp 5.100, Stop Loss: Rp 4.850). 

Saham BMRI menjadi salah satu saham dengan akumulasi asing terbesar pada pekan lalu, dengan total inflow mencapai sekitar Rp 801 miliar.

Secara teknikal, pergerakan harga BMRI masih bertahan di atas garis EMA-5, sehingga menjaga peluang untuk melanjutkan tren positif (uptrend) pada pekan mendatang, seiring kuatnya minat beli investor asing dan dukungan sentimen pasar yang tetap konstruktif.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil Denmark Open 2026: Fajar/Fikri ke Semifinal, Putri Kandas

Hasil Denmark Open 2026 babak perempatfinal, Jumat (16/10), Ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke semifinal.

Promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat 16-22 Oktober 2026, Wafello Beli 2 Gratis 1

Cek dan manfaatkan katalog promo Hypermart Beli Banyak Lebih Hemat periode 16-22 Oktober 2026. Jangan sampai ketinggalan, Moms!  

Hujan Lebat Masih Guyur 12 Provinsi Ini, Cek Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (17/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Sabtu 17 Oktober 2026 dengan status Waspada hujan lebat di provinsi berikut ini.

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat 16-23 Oktober 2026, Attack Jumbo Paling Murah

Promo Alfamart Paling Murah Sejagat hadir lagi. Potongan harga spesial untuk aneka produk berlaku 16-23 Oktober 2026.

Waspada Udara Kabur Muncul di Wilayah Jawa Timur, Cek Prakiraan Cuaca Besok (17/10)

​BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur 17–18 Oktober bervariasi, dengan suhu tertinggi mencapai 37°C di Kota Mojokerto.

Drone Kini Bisa Ganti Baterai Otomatis, Begini Sepsifikasi DJI Dock 4

DJI menghadirkan Dock 4 di Indonesia, stasiun otomatis yang memungkinkan drone mengganti baterai secara otomatis tanpa intervensi manual.​

Akses Dua Layanan Sekaligus, Viu dan iQIYI Luncurkan Paket Langganan Bersama

Dengan paket berlangganan bersama, pelanggan bisa memperoleh manfaat keanggotaan Viu dan iQIYI International dalam satu pembelian.

Ini Tips Styling Celana Balon Ala Shopee

Celana balon sedang jadi tren, Shopee beri tips cara menata gaya dengan menggunakan celana balon berikut ini.

IHSG Anjlok 11,57%, Ini Saran Strategi bagi Investor

IHSG ditutup anjlok 11,57% ke level 5.185,1 pada perdagangan Jumat (16/10/2026).​ Simak analisis dari Analis Dupoin Futures​.

Tak Hanya Urus Rumah, Perempuan di Desa Juga Berjuang Biayai Pendidikan Anak

Perempuan tak hanya berperan dalam rumah tangga, tetapi juga menjadi tulang punggung keluarga. Simak kisah perjuangan dua perempuan desa ini.