M O M S M O N E Y I D
Santai

Sinopsis Film Komang dan Jadwal Tayangnya di Bioskop Indonesia

Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Akan segera tayang di bioskop, intip dulu sinopsis film Komang berikut ini.

Pecinta film romantis asal Indonesia pasti sudah tidak sabar menunggu perilisan film terbaru berjudul Komang di bioskop.

Komang adalah salah satu film romantis yang diangkat dari kisah cinta nyata Raim Laode dan istrinya, Ade.

Film Komang adalah film garapan sutradara Naya Anindita dan dibintangi oleh Aurora Ribero dan Kiesha Alvaro.

Sebelum nonton filmnya di bioskop, baca dulu sinopsis film Komang berikut ini.

Baca Juga: Bocoran Sinopsis Film Qodrat 2 Lengkap dengan Jadwal Tayangnya di Bioskop

Diangkat dari lagu populer berjudul Komang karya Raim Laode, film ini menyuguhkan perjalanan kisah cintanya dengan sang istri.

Ode adalah seorang pemuda asal Buton yang jatuh cinta pada Ade, seorang perantau asal Bali.

Mereka bertemu di Sulawesi Tenggara dan jatuh cinta. Namun tantangannya begitu besar sehingga menjadi penghalang cinta mereka.

Meski tantangannya besar, ternyata kendala tersebut tidak ada artinya bagi dua insan yang sedang jatuh cinta.

Mereka tetap percaya bahwa takdir akan mempersatukan satu sama lainnya.

Baca Juga: 5 Film Populer dari Dalam dan luar Negeri Ini Kisahnya Berlatar Pulau Bali

Selain terkendala agama, Ode dan Ade juga terbentengi oleh status sosial. Tetapi, Ode tidak takut. Sebagai laki-laki, dia bertekad membuktikan cintanya.

Ode memutuskan pergi berangkat ke Jakarta untuk mengejar mimpinya dan membuktikan bahwa cintanya pada Ade tidak main-main.

Dia mengarang mimpi dan mewujudkannya. Hingga akhirnya, ia mampu menaklukkan segala rintangan cintanya dengan sang kekasih.

Film Komang rencananya akan segera rilis dan tayang di seluruh bioskop Indonesia pada Lebaran ini, tepatnya 31 Maret 2025.

Nah, bagi yang penasaran dengan kisah cinta dan tantangan membuktikan cinta antara Ode dan Ade, jangan lupa nonton film Komang di bioskop!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.