M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Simak, Inilah Tips Membeli Obligasi Pemerintah

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


MOMSMONEY.ID - Obligasi pemerintah adalah obligasi dalam bentuk surat utang yang Pemerintah Indonesia terbitkan. Berikut ini tips membeli obligasi pemerintah.

Obligasi pemerintah tidak hanya terbatas Saving Bond Ritel (SBR), ada pula beberapa produk seperti Obligasi Negara Ritel Indonesia (ORI), Sukuk Ritel (SukRi), dan Sukuk Negara Tabungan (ST).

Tahun ini, akan ada beberapa obligasi pemerintah yang akan meluncur. Di antaranya adalah ORI023, ORI024, SR018, ST010, SR019, dan ST011.

Budi Raharjo, perencana keuangan OneShildt, mengatakan, saat membeli obligasi pemerintah, sebaiknya ada beberapa hal yang perlu inverstor perhatikan.

Pertama, perhatikan dana yang investor gunakan untuk berinvestasi. Saran Budi, menggunakan dana untuk jangka panjang.

Baca Juga: Reksadana Berbasis Obligasi Bisa Jadi PIlihan Investasi di 2023

"Jangan pakai dana darurat karena tidak bisa dilikuidasi jika diperlukan, dan bukan dana arus kas sehari-hari atau pengeluran tahunan," ungkap Budi kepada MomsMoney.

Tips yang kedua, sesuaikan dengan kebutuhhan dan jangka waktu daripada investasi. Pesan Budi, investor jangan hanya tertarik melihat keuntungan dari investasinya saja, di sisi lain tidak ada persiapan keuangan untuk inevstasi ini.

"Sesuaikan pula dengan karakter dalam berinvestasi (profil risiko)," kata dia.

Tips ketiga atau terakhir adalah pahami dan pelajari ketentuan dari produk serta fiturnya dengan seksama.

Ada baiknya, berinvestasi pada instrumen yang memang Anda pahami. Tujuannya, untuk meminimalisir risiko investasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.