M O M S M O N E Y I D
AturUang

Simak 11 Tips Sebelum Membeli iPhone Bekas yang Aman untuk Pemula

Penulis: Bimo Adi Kresnomurti  |  Editor: Bimo Kresnomurti


MOMSMONEY.ID. Intip beberapa tips sebelum membeli iPhone bekas biar dapat barang bagus.

Tentu, kondisi iPhone bekas yang beredar mudah dijumpai di pasar fisik maupun marketplace.

iPhone bekas menjadi salah satu perangkat yang sering dicari oleh penggemar gadget terutama di kelas flagship.

Langkah sebelum membeli iPhone bekas dapat menjadi alternatif yang baik untuk mendapatkan perangkat dengan harga lebih terjangkau.

Namun, sebelum membeli iPhone bekas, ada beberapa tips yang perlu diperhatikan untuk memastikan mendapatkan produk yang berkualitas dan memenuhi harapan.

Baca Juga: Inilah 3 Cara Setting Penyimpanan WhatsApp agar Tidak Penuh di HP

Tips sebelum membeli iPhone bekas
Tips sebelum membeli iPhone bekas

Meskipun ada perbedaan antara iPhone bekas dan iPhone baru, membeli iPhone bekas dapat menjadi pilihan terbaik dengan harga lebih terjangkau.

Tentu, Anda perlu menyiapkan catatan saat melakukan pembelian iPhone bekas yang bukan menjadi retail resmi Apple.

Tips sebelum membeli iPhone bekas bisa menjadi referensi pembeli perangkat dengan keterangan barang bekas dari retail Indonesia maupun Internasional.

Berikut adalah 11 tips sebelum membeli iPhone bekas yang bisa menajdi pertimbangan, dirangkum dari laman Make Use Of.

Baca Juga: 2 Cara Membuka iPhone yang Terkunci iCloud dan Lewati Activation Lock

 

Tips sebelum membeli iPhone bekas

1. Bukti Pembelian

Minta penjual untuk memberikan salinan lunak atau keras dari tanda terima asli. Kwitansi tersebut akan memberi tahu dua hal penting: kepemilikan sebelumnya dan status garansi. 

Ini memungkinkan pembidik untuk mengidentifikasi apakah penjual adalah pemilik pertama dan apakah iPhone masih dalam garansi.

Apabila penjual tidak dapat memberikan tanda terima, putuskan apakah setuju jika tidak dapat melacak kepemilikan perangkat.

2. Cek Kondisi Fisik

Periksa secara menyeluruh kondisi fisik iPhone bekas yang ingin dibeli. Perhatikan apakah ada goresan, retak, atau kerusakan lain pada layar, bodi, atau bagian lainnya.

Periksa juga tombol fisik dan komponen lainnya untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik.

Baca Juga: Momasa App, Panduan Kuliner Berisi Berbagai Resep Hidangan Halal

3. Periksa Keaslian

Pastikan iPhone bekas yang dibeli adalah asli dan bukan barang palsu atau replika. Periksa nomor seri dan IMEI yang tertera pada kotak iPhone dan cocokkan dengan nomor seri dan IMEI yang tertera di pengaturan iPhone.

Pencari iPhone bekas juga dapat memeriksa keaslian melalui situs resmi Apple dengan memasukkan IMEI yang sama pada perangkat dan dus.

4. Cek Jaringan dan Ketersediaan Layanan

Pastikan iPhone bekas yang ingin beli tidak terkunci pada jaringan tertentu dan dapat digunakan dengan kartu SIM dari operator seluler yang digunakan. Selain itu, pastikan juga bahwa layanan seperti iCloud tidak terkunci atau terkait dengan akun Apple sebelumnya.

5. Nomor Seri

Selain nomor IMEI, Apple mengeluarkan nomor seri ke semua perangkatnya untuk validasi garansi. Untuk mengecek nomor seri iPhone, minta penjual untuk pergi ke Settings > General > About .

Dengan adanya serial number, Anda sebenarnya bisa mengetahui detail seperti kapan dan di mana iPhone diproduksi. Di Indonesia, beberapa kode PA/A, ID/A, dan FE/A menjadi kode regional Indonesia yang resmi dan mendapatkan Sinyal.

Sehingga, apabila pembidik mencari iPhone bekas internasional perlu memverifikasi spesifikasi perangkat dan bukti bayar pajak di Bea Cukai.

Baca Juga: Apa sih Enaknya Kerja Remote? Ini lo 5 Keuntungan Kerja Jarak Jauh

6. Riwayat Perawatan

Tanyakan kepada penjual tentang riwayat perawatan iPhone bekas tersebut. Pembidik iPhone bekas perlu cek apakah perangkat pernah diperbaiki atau diganti komponen tertentu?

Informasi ini dapat memberikan gambaran tentang sejarah perawatan iPhone dan memastikan bahwa perbaikan dilakukan dengan baik.

7. Kesehatan Baterai

Komponen Baterai adalah komponen yang penting dalam sebuah iPhone. Tanyakan kepada penjual tentang umur baterai dan kondisinya.

Cek apakah kesehatan baterai iPhone dapat menyebabkan memiliki masalah, sehingga perlu menggantinya dalam waktu dekat.

8. Periksa Keaslian Aksesori

Kemudian, tips sebelum membeli iPhone bekas adalah cek dus dan kelengkapan. Periksa apakah iPhone bekas dilengkapi dengan aksesori asli, seperti charger, kabel data, dan earphone.

Aksesori asli dapat menunjukkan bahwa iPhone tersebut masih dalam keadaan terawat dengan baik.

Baca Juga: Di Balik Harga Rp 52 Juta, Ini 5 Hal yang Disebut Kekurangan Apple Vision Pro

9. Periksa Kinerja

Pastikan untuk menguji kinerja iPhone bekas. Periksa responsivitas layar sentuh, fungsi tombol, kamera, dan fitur lainnya.

Uji juga konektivitas Wi-Fi, Bluetooth, dan GPS dapat menjadi pertimbangan saat membeli iPhone bekas. Pembidik bisa melakukan uji coba dengan memasukkan kartu SIM dan melakukan panggilan serta mengirim pesan.

10. Harga yang Wajar

Lakukan penelitian harga pasar sebelum membeli iPhone bekas, cek harga dengan kondisi dan spesifikasi iPhone sesuai banderol pasar.

Apabila harga terlalu murah dibandingkan dengan harga pasar, berhati-hatilah karena bisa jadi ada masalah tersembunyi.

11. Periksa Kebijakan Garansi dan Pengembalian

Pastikan untuk mengetahui kebijakan garansi dan pengembalian dari penjual. Ada baiknya membeli dari penjual yang memiliki jaminan garansi pribadi.

iPhone bekas tentu sudah tidak memiliki garansi resmi Apple sesuai retail di Indonesia.

Meskipun beberapa kerusakan fisik, seperti layar pecah, dapat dinilai dengan relatif cepat, kerusakan lainnya tidak selalu terlihat.

Jadi, pembidik iPhone bekas juga harus meluangkan waktu untuk membaca ulasan penjual dan mengklik profil pengulas untuk memastikan bahwa ulasan tersebut sah.

Dengan melakukan penelitian yang cermat, memeriksa kondisi fisik dan riwayat perawatan, serta membeli dari penjual yang terpercaya, Anda dapat memperoleh iPhone bekas yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan Anda.

Melalui beberapa tips sebelum membeli iPhone bekas bisa diterapkan oleh penggemar Apple supaya dapat barang terbaik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Zodiak Jago Self Care, Suka Prioritaskan Diri untuk Cegah Burnout

Tak semua orang bisa luangkan waktu untuk diri sendiri. Kenali zodiak yang sukses mencegah burnout dengan self care rutin.

Promo JSM Superindo 17-19 Juli 2026, Melon Super-Anggur Shine Muscat Diskon s/d 45%

Cek promo JSM Superindo hari ini periode 17-19 Juli 2026 untuk belanja hemat di Superindo terdekat akhir pekan ini.

Perpanjang Kemitraan, STB dan Traveloka Dorong Kunjungan Wisatawan ke Singapura

Singapore Tourism Board (STB) dan Traveloka menandatangani nota kesepahaman untuk memperkuat promosi Singapura sebagai destinasi wisata.

Tips Atur Keuangan saat Suami Kena PHK biar Uang Keluarga Aman

Suami kena PHK? Simak cara mengatur keuangan keluarga dari menghemat, mengelola, dan menjaga finansial tetap aman.

10 Ide Franchise Di Bawah Rp5 Juta Untuk Ibu Rumah Tangga

Cari ide franchise modal kecil? Simak rekomendasi usaha di bawah Rp5 juta yang cocok untuk ibu rumah tangga dan mudah dikelola dari rumah.  

Mau Kulit Glowing dari Dalam? Minum 5 Teh Korea Ini Secara Rutin

Ada 5 teh Korea untuk kulit glowing dari dalam yang bisa Anda coba. Cari tahu informasi selengkapnya di sini.  

10 Tren Desain Dapur 2026 yang Bikin Rumah Lebih Nyaman dan Modern

Inspirasi tren desain dapur 2026 dengan konsep alami, penyimpanan pintar, warna elegan, dan ruang memasak nyaman untuk rumah modern.

6 Warna Cat Dapur Kecil yang Bikin Ruangan Lebih Luas Tanpa Renovasi Besar

Inspirasi 6 warna cat dapur kecil yang membuat ruangan terasa lebih luas, terang, nyaman, dan modern dengan konsep desain minimalis.

3 Hal Sederhana yang Bisa Membuat Bahagia Menurut Penelitian, Hindari Perfeksionis

Menurut penelitian, ada 3 hal yang membantu mengembalikan kebahagiaan Anda lagi. Cari tahu informasinya di sini.

Berapa Persen Gaji Sebaiknya Diinvestasikan? Ini Panduan Mengaturnya

Tak ada patokan persentase investasi dari gaji bulanan. Besarnya dana investasi sebaiknya disesuaikan dengan tujuan keuangan.