M O M S M O N E Y I D
Santai

Silent Treatment Bikin Frustrasi? 6 Taktik Ampuh Selamatkan Hubungan

Silent Treatment Bikin Frustrasi? 6 Taktik Ampuh Selamatkan Hubungan
Penulis: Christ Penthatesia  |  Editor: Christ Penthatesia


MOMSMONEY.ID - Tak perlu kebingungan, ini cara mudah untuk mengatasi pasangan yang suka melakukan silent treatment yang bisa Anda lakukan.

Istilah silent treatment merupakan istilah masa kini yang digunakan untuk menjelaskan situasi permasalahan dalam sebuah hubungan.

Silent treatment terjadi ketika seseorang dengan sengaja “mendiamkan” orang lain, sahabat, keluarga, atau pasangan sebagai bentuk hukuman dan penolakan untuk berkomunikasi.

“Perlakuan diam-diam sering kali menunjukkan penarikan diri secara emosional dan dapat mengganggu komunikasi, yang mungkin menyebabkan kesalahpahaman,” kata Dr. Joel Frank, Psy.D., psikolog berlisensi di Duality Psychological Services pada laman Parade.

Situasi ini bisa terjadi dalam jangka waktu yang tidak terbatas, sehingga juga bisa memberikan dampak emosional bagi orang yang mengalami silent treatment jika tidak diatasi dengan benar.

Untuk itu, ketahui bagaimana cara mengatasi pasangan yang suka melakukan silent treatment di sini.

Baca Juga: Stop Insecure! Ini 4 Cara Menghilangkan Insecure yang Sering Muncul

Tetap tenang dan beri ruang untuk orang lain

“Bereaksi secara emosional dapat memperburuk situasi,” kata Dr. Brittany McGeehan, Ph.D., seorang psikolog berlisensi. “Tetap tenang menunjukkan bahwa Anda terkendali dan tidak mudah dimanipulasi dan/atau merupakan orang yang aman untuk diajak bicara.”

Selain itu, cobalah untuk memberikan ruang dan waktu bagi orang lain untuk menghormati otonomi emosionalnya. Sebab, beberapa orang memerlukan waktu untuk menenangkan diri dan memproses perasaan mereka agar siap berbicara.

Mengakui perasaan orang lain

Orang-orang yang melakukan silent treatment biasanya mengalami kebingungan untuk mengungkapkan perasaannya dan ingin orang lain memahami perasaan yang ia rasakan tersebut.

Laman Medical News Today menyarankan, cobalah meminta orang tersebut menceritakan perasaan atau feeling-nya. Dengarkan dengan saksama dan jauhi untuk bersikap defensif saat orang tersebut sedang bercerita.

Meminta maaf

Setelah memahami situasi yang terjadi, maka cara selanjutnya untuk mengatasi silent treatment adalah dengan meminta maaf.

Meminta maaflah ketika memang kesalahan terletak pada Anda, jika tidak maka gunakan kalimat yang halus dan tidak menyinggung untuk menjelaskan kesalahan yang terjadi.

Baca Juga: 5 Manfaat Journaling untuk Kesehatan Mental, Cara Sederhana untuk Pulih dari Trauma

Memberikan solusi

Melansir dari laman Healthline, silent treatment bisa diatasi dengan melakukan komunikasi agar dapat diselesaikan. Sehingga, penting untuk berkomunikasi, bertemu, menjelaskan situasi, serta memberikan solusi dan saran pada situasi yang terjadi.

Sebaiknya jelaskan dengan jelas mengenai perasaan dan juga harapan pada pasangan, sehingga solusi bisa ditemukan. Solusi yang diberikan bisa digunakan untuk mengatasi kemungkinan terjadinya lagi silent treatment dalam sebuah hubungan.

Membela diri sendiri

Ketika silent treatment telah berubah menjadi hal yang berujung pada kekerasan, maka ada baiknya untuk melakukan pembelaan terhadap diri sendiri. Hal tersebut adalah pertanda sebuah hubungan yang tidak sehat.

Cobalah untuk memberi batasan atas perbuatan yang masih bisa ditoleransi dan juga hal yang terjadi jika batasan tersebut dilanggar. Hal tersebut penting untuk dilakukan agar kedua pihak mampu menghargai posisi masing-masing.

Tetapkan batasan

Anda mungkin tidak sepenuhnya bersalah atas sikap diam tersebut. Selain itu, menghadapinya terus-menerus bisa melelahkan. “Jika perlakuan diam-diam menjadi sebuah pola, penting untuk mengomunikasikan dengan jelas kebutuhan dan batasan Anda,” kata Dr. Frank.

“Ini sangat penting untuk menjaga kesejahteraan emosional Anda, terutama dalam kasus di mana keheningan digunakan secara manipulatif.”

Pastikan Anda menerapkan cara mengatasi perlakuan silent treatment itu tadi dengan lembut dan penuh pengertian, ya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

5 Wilayah Kompak Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Bali Besok (22/9)

BMKG memprakirakan cuaca Bali besok bervariasi, dengan 5 wilayah berawan dan suhu udara mencapai 30°C. Simak prakiraan lengkapnya!

Hujan Guyur Mayoritas Wilayah Sumatera Utara Besok (22/9), Cek Prakiraan Cuaca

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi cuaca Sumatera Utara besok. Suhu terendah 17°C dan tertinggi 34°C. 

Interaksi Obat Asam Urat dan Alkohol Punya Dampak Buruk bagi Tubuh

Obat asam urat alopurinol berinteraksi buruk dengan alkohol hingga antibiotik. Lihat daftar bahaya dan efek samping obat yang tersembunyi.

Antisipasi Udara Kabur, Pantau Prakiraan Cuaca Sumatera Selatan Besok (22/9)

BMKG Memprakirakan Cuaca Sumatera Selatan besok bervariasi dari hujan ringan hingga udara kabur di sejumlah wilayah. Cek prakiraan selengkapnya!

Prakiraan Cuaca Sumatera Barat Besok (22/9), Pariaman Berpotensi Hujan Petir

BMKG memprakirakan hujan di 18 wilayah Sumatera Barat besok, termasuk hujan petir di Kota Pariaman. Simak prakiraan selengkapnya!

Promo Alfamart Beauty Fair 16-30 September 2026, Lavojoy-Npure Diskon hingga 50%

Promo Alfamart Beauty Fair periode 16-30 September 2026, cek katalognya di sini sebelum belanja di Alfamart terdekat.

Memakai Masker saat Berkendara Tidak Cukup, Ini Cara biar Perlindungan Lebih Optimal

Jenis masker, cara penggunaan, hingga perlengkapan perlindungan lainnya juga perlu diperhatikan agar perlindungan lebih optimal.

Hujan Guyur 4 Wilayah, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok (22/9) dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Selasa-Rabu didominasi berawan, dengan hujan ringan di sejumlah wilayah.

Garmin Run 2026 Jadi Ruang Pelari Bertumbuh, dari 5K hingga Half Marathon

​Garmin Run Indonesia 2026 mengajak 8.000 pelari menikmati proses berkembang, dari langkah pertama hingga menuntaskan half marathon.

Mahasiswa Ternyata Bisa Jadi Peneliti Sebelum Lulus, Ini Contohnya

​Belum lulus kuliah, mahasiswi i3L University Bianca Haidi sudah mengembangkan riset di sejumlah negara.