M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Sering Lapar? Ini 7 Penyebab Sering Lapar yang Harus Anda Tahu

Penulis: Ana Risma  |  Editor: Ana Risma


MOMSMONEY.ID - Kali ini MomsMoney akan membagikan 7 penyebab sering lapar yang harus Anda tahu.

Rasa lapar biasanya muncul 2 jam setelah Anda makan terakhir kali. Ini akan ditandai dengan perut yang keroncongan, energi yang menurun, dan bahkan perasaan gelisah.

Namun, apa jadinya jika perut kembali merasa lapar padahal Anda baru saja makan sesuatu?

Ternyata, perasaan sering lapar dapat mengindikasikan tubuh sedang kekurangan sesuatu penting yang seharusnya dipenuhi dengan cukup.

Dilansir dari laman Cleveland Clinic, seorang ahli diet terdaftar bernama Julia Zumpano, RD, memaparkan 7 penyebab sering lapar yang harus Anda tahu. Berikut penjelasannya.

Baca Juga: 4 Rekomendasi Serum Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah, Kulit Kusam Wajib Coba!

1. Kurang tidur

Penyebab sering lapar yang pertama yaitu kurang tidur.

Tidur akan membantu mengatur ghrelin atau hormon perangsang nafsu makan. Saat Anda tidak cukup tidur, itu akan memengaruhi ghrelin dan membuat Anda sering lapar sekaligus menyebabkan penambahan berat badan.

Mengingat tidur merupakan cara yang sangat ideal untuk membuat sistem tubuh sembuh dan beregenerasi, maka pastikan Anda tidur selama 7-9 jam per hari.

Apabila Anda tidak bisa tidur sepanjang malam, usahakan untuk tidur siang sebentar atau sekadar mengistirahatkan tubuh Anda.

2. Tidak mengonsumsi protein dengan cukup

Penyebab sering lapar yang kedua yaitu tidak mengonsumsi protein dengan cukup.

Padahal, protein merupakan salah satu dari makronutrien (selain karbohidrat dan lemak) yang dibutuhkan tubuh untuk memberikan energi.

Selain itu, protein juga dapat membantu mengisi bahan bakar tubuh dan membuat Anda merasa kenyang.

Saat protein dipadukan dengan karbohidrat kompleks, itu akan memperlambat laju glukosa. Alhasil, tubuh akan mengalami peningkatan dan penurunan secara bertahap yang membuat Anda merasa lebih tenang sekaligus puas.

3. Terlalu banyak makan karbohidrat olahan

Penyebab sering lapar yang ketiga yaitu terlalu banyak makan karbohidrat olahan.

Karbohidrat olahan seperti tepung putih dan nasi putih telah diproses dan kehilangan banyak nutrisi maupun seratnya.

Makan terlalu banyak karbohidrat olahan dapat meningkatkan gula darah dan tidak akan membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Mungkin, Anda dan sebagian besar orang lainnya cenderung mendambakan karbohidrat dan gula untuk meningkatkan energi. Akibatnya, Anda pun menggunakan makanan-makanan tersebut untuk menciptakan energi yang bertentangan dengan sumber energi alami Anda.

4. Diet rendah lemak

Penyebab sering lapar yang keempat yaitu diet rendah lemak.

Makanan yang tinggi asam lemak omega-3 seperti salmon, tuna, sarden, kenari, atau biji rami dapat membantu nafsu makan.

Jika Anda kekurangan lemak sehat tersebut dalam diet Anda, itu dapat meningkatkan keinginan untuk mengonsumsi karbohidrat dan makanan tinggi gula.

Dikarenakan lemak termasuk salah satu makronutrien, pastikan Anda tidak lupa untuk memasukkannya ke dalam menu makan Anda bersamaan dengan karbohidrat dan protein supaya Anda merasa puas dan kenyang lebih lama.

Baca Juga: 4 Moisturizer Glad2Glow untuk Mencerahkan Wajah, Bye Kulit Kusam!

5. Kekurangan serat

Penyebab sering lapar yang kelima yaitu kekurangan serat.

Serat sangat baik bagi tubuh untuk banyak alasan. Sifatnya yang mengembang di perut menjadikan serat sangat penting untuk dikonsumsi dengan cukup karena bisa merangsang perasaan kenyang lebih awal.

Apabila selama ini Anda sering merasa cepat lapar, bisa jadi tubuh Anda kekurangan serat.

Oleh sebab itu, sangat disarankan bagi Anda untuk mencari makanan tinggi serat seperti buah-buahan, sayuran, lentil, kacang-kacangan, dan gandum tatkala lapar melanda guna membantu melepaskan hormon penurun nafsu makan.

6. Tidak minum air dengan cukup

Penyebab sering lapar yang keenam yaitu tidak minum air dengan cukup.

Banyak orang merasa seperti lapar padahal mereka hanya sedang kehausan. Jadi, cobalah untuk minum air terlebih dahulu saat perut terasa lapar alih-alih langsung memakan sesuatu.

Pastikan untuk minum air putih sepanjang hari guna membuat tubuh tetap terhidrasi sekaligus mencegah rasa lapar yang tak terkendali.

Adapun jumlah air yang disarankan untuk Anda minum per hari yakni 64 ons atau sekitar 1,8 liter.

7. Stres

Penyebab sering lapar yang ketujuh yaitu stres.

Saat Anda stres, tubuh akan melepaskan hormon kortisol yang mana hormon ini juga bisa meningkatkan rasa lapar.

Itulah sebabnya banyak orang yang mengalami stres mendambakan makanan tinggi gula, lemak, atau keduanya.

Gejala lain yang dapat menyertai stres selain perasaan sering lapar di antaranya ledakan marah, kelelahan, sakit kepala, masalah tidur, dan sakit perut.

Moms, itulah 7 penyebab sering lapar yang harus Anda tahu. Selain ketujuh hal di atas, rasa sering lapar juga bisa disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan seperti diabetes, gula darah rendah, kehamilan, hingga masalah tiroid.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.