M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Selain Tidak Nafsu Makan, Ini Sederet Tanda Anak Cacingan yang Perlu Moms Ketahui

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Apa saja, sih, tanda anak mengalami cacingan? Simak informasi lengakpanya di sini, ya, Moms.

Selain tidak nafsu makan, ini ciri-ciri anak cacingan yang perlu Moms ketahui. Berikut ini penjelasan lengkapnya. 

Masalah tumbuh kembang anak bisa disebabkan karena banyak faktor, salah satunya adalah cacingan. 

Karena itu, pastikan Anda mengenali bagaimana ciri-ciri anak cacingan, mulai dari tak nafsu makan, berat badan menurun, hingga terdapat cacing pada feses. 

Sebab, cacingan yang terjadi pada anak adalah ancaman kesehatan utama di tingkat global terhadap anak.  

Infeksi bisa terjadi ketika anak mengalami kontak langsung dengan telur cacing dari makanan, minuman, atau benda lain dan tidak sengaja tertelan. 

Bahkan, apabila anak tidak mencuci tangan, infeksi bisa menyebar ke orang lain dan membahayakan untuk kesehatan anak. 

Menurut American Academy of Pediatrics, cacingan dianggap penyakit umum pada anak yang hidup dalam kemiskinan ekstrem di negara berkembang di Asia, Afrika, dan Amerika Latin. 

Padahal, penyakit cacingan pada anak merupakan ancaman kesehatan global utama terhadap anak-anak dan bisa terjadi di mana saja. 

Baca Juga: Manfaat Daun Dadap untuk Kesehatan Tubuh, Salah Satunya Bisa Turunkan Demam

Penyebab anak cacingan

Anak-anak lebih mungkin tertular setelah bermain di tanah yang terkontaminasi dan memasukkan tangan mereka yang terkontaminasi ke dalam mulut. 

Seorang anak juga dapat terinfeksi setelah makan buah dan sayuran yang tidak dicuci yang ditanam di tanah yang terkontaminasi bakteri dan cacing. 

Infeksi cacing gelang atau cacingan pada anak adalah jenis cacingan yang paling umum di dunia. Telur cacing hidup di tanah yang terkontaminasi oleh kotoran. 

Telur bisa masuk ke tubuh melalui mulut. Infeksi kemudian dapat menyebar dari orang ke orang melalui kotoran yang terinfeksi. 

Mereka berkembang biak dengan sangat cepat. Cacing gelang betina bisa bertelur lebih dari 200.000 telur sehari. Telur ini keluar dari tubuh melalui buang air besar. 

Jika anak menelan telur cacing gelang, telur akan masuk ke dalam usus dan menetas menjadi bayi cacing (larva). Larva bisa melewati dinding usus ke dalam aliran darah. 

Mereka kemudian berjalan melalui paru-paru sampai ke tenggorokan. Mereka kemudian ditelan lagi dan kembali ke usus kecil. Di sana mereka tumbuh menjadi cacing dewasa. 

Baca Juga: Moms Wajib Tahu! Ini Sederet Penyakit Infeksi yang Rentan Menyerang Balita

Ciri-ciri anak cacingan

Sebagian besar cacingan pada anak bisa tidak menunjukkan tanda atau ciri-ciri yang berarti dan bahkan tidak menunjukkan gejala dan terlihat seperti biasanya. 

Namun, pada beberapa kondisi, dilansir dari Kids Health, ada beberapa ciri-ciri anak cacingan yang bisa Anda kenali, antara lain:  

1. Bagian pantat yang gatal, yang dapat menjadi merah dan meradang karena garukan 

2. Mudah tersinggung dan umumnya 'tidak sopan' 

3. Tidur tidak nyenyak 

4. Nafsu makan berkurang 

5. Ada cacing dalam kotoran saat anak buang air besar 

6. Cacing keluar dari hidung atau mulut 

7. Napas anak yang berbunyi 

8. Penurunan berat badan atau gagal tumbuh 

9. Perut (perut) yang nyeri, kembung, dan keras

Jika anak memunculkan salah satu gejala atau tanda yang sudah disebutkan di atas, ada baiknya Anda berkonsultasi ke dokter agar anak segera mendapatkan tindakan yang tepat. 

Selain tidak nafsu makan, itulah ciri-ciri anak cacingan yang perlu Moms ketahui. 

Itulah sederet tanda anak cacingan yang perlu Moms ketahui, agar bisa mengatasi dengan tepat. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.