M O M S M O N E Y I D
Bugar

Sebaiknya Dihindari! Ini 5 Makanan dan Minuman Pantangan Penderita Asam Urat

Reporter: Helvana Yulian  |  Editor: Helvana Yulian


MOMSMONEY.ID - Penyakit asam urat adalah peradangan pada sendi yang disebabkan oleh tingginya kadar asam urat (uric acid) dalam tubuh.

Penyebab asam urat yang tinggi tersebut bisa beragam, salah satunya adalah makanan atau minuman pantangan yang Anda konsumsi.

Penderita asam urat harus menjauhi makanan dan minuman yang mengandung purin. Makanan tinggi purin mengakibatkan kondisi asam urat, seperti pembengkakan dan kemerahan di pergelangan dan sendi.

Menurut Cleveland Clinic, ada beberapa makanan dan minuman tinggi purin yang menjadi pantangan bagi penderita penyakit asam urat dan sebaiknya dihindari mulai sekarang, antara lain: 

Baca Juga: Perlu Diketahui, Ini 5 Obat Herbal untuk Mengobati Batu Ginjal

Sirup jagung fruktosa tinggi

Sebagai bentuk pemanis buatan yang mengandung fruktosa tinggi, sirup jagung bisa memicu kambuhnya asam urat. Kalau tidak mau hal ini terjadi, Anda harus mengurangi atau tidak mengonsumsi sirup jagung ini sama sekali. 

Makanan laut 

Makanan pantangan selanjutnya adalah beberapa produk makanan laut seperti udang, kerang, teri, tinggi juga kadar purinnya. Ada baiknya untuk membatasi produk ini atau menjadikannya pantangan. 

Alkohol

Meskipun tidak semua minuman beralkohol tinggi purin, alkohol mencegah ginjal menghilangkan asam urat dan menariknya kembali ke tubuh. Akibatnya, asam urat akan menumpuk di ginjal.

Baca Juga: Nyeri di Jempol Kaki Bisa Jadi Tanda Asam Urat, Ini Penjelasan Lengkapnya

Jeroan 

Daging organ dalam hewan memang sangat enak, digoreng, disambal, namun memakannya bisa menyebabkan kekambuhan. Batasi ataupun jangan mengonsumsi makanan ini terlalu sering. 

Minuman manis dan permen

Makanan dan minuman yang mengandung tinggi gula dan fruktosa bisa memperburuk penyakit asam urat. Jika Anda mengidap asam urat, sebaiknya hindari jenis makanan dan minuman manis tersebut.

Itulah beberapa makanan dan minuman yang mengandung tinggi purin dan menjadi pantangan penderita asam urat dan sebaiknya mulai hindari dari sekarang. Serta selalu terapkan pola hidup sehat dan rutin berolahraga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Ide Usaha Tas Kulit yang Sudah Menjangkau Pasar Internasional

Kementerian UMKM mencatat tas kulit made in Indonesia sudah bisa tembus pasar mancanegara sekarang ini.

Ingin Makeup Glowing ala Korea? Kenali Cara Memilih Tint dan Cushion

Tampilan makeup ala Korea bisa menjadi inspirasi untuk riasan sehari-hari. Kenali cara memilih lip tint dan cushion.  

Hujan Ringan Guyur 19 Kabupaten/Kota Sumatera Barat Besok (28/10), Cek Rinciannya

Cuaca Sumatera Barat besok didominasi hujan ringan di seluruh wilayah. Simak rincian suhu tiap kabupaten/kota.  

Butter Baby Akan Luncurkan Rasa Baru di 30 Oktober, Ajak Pengunjung Main Blind Box

Butter Baby menjadikan momen menjelang peluncuran produk sebagai pengalaman yang lebih playful dan partisipatif.   

Bukan Soal Gaji, Ini Pemicu Utama Burnout Karyawan

Hasil survei internal Payuung menunjukkan, yang bikin karyawan burnout adalah deadline dan arahan yang berubah-ubah.  

Bali Berpotensi Hujan Ringan Besok (28/10), Cek Kondisi Denpasar hingga Badung

BMKG memprediksi lima wilayah Bali mengalami hujan ringan besok, sementara Denpasar dan Badung berawan  

Hujan Petir Mengintai 2 Wilayah ini, Pantau Cuaca Sumatera Selatan Besok (28/10)

BMKG memprakirakan hujan petir di Musi Rawas dan Empat Lawang besok. Sebanyak 15 wilayah Sumatera Selatan berpotensi hujan ringan.  

Seluruh Wilayah Berpotensi Hujan, Intip Cuaca Yogyakarta Besok Rabu (28/10)

BMKG memprediksi hujan ringan di Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul besok, sementara Sleman dan Kota Jogja hujan sedang.  

Cuaca Sumatera Utara Besok (28/10) Didominasi Hujan Ringan, Cek Kondisi Tiap Daerah

BMKG memprakirakan 30 wilayah Sumut mengalami hujan ringan besok. Tiga wilayah lainnya diprediksi berawan.  

Ancaman Siber Makin Canggih, Ini 5 Kebiasaan Digital Yang Perlu Diubah Total

Gawat, berdasarkan data Microsoft Threat Intelligence, secara global, 73,3% upaya serangan siber turut melibatkan interaksi dengan pengguna.