M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Robert Kiyosaki Bilang: Bersiaplah untuk Kehancuran, Beli Aset Investasi Ini

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Investor kawakan Robert Kiyosaki memberi peringatan soal kehancuran yang akan datang. Dia meminta untuk membeli tiga aset investasi ini.

"Karyawan tidak harus menjadi ekonom untuk mengetahui ada sesuatu yang salah. Jadilah pintar," kata Kiyosaki di akun Twitter-nya, 25 Juni lalu. 

"Jangan percaya (Presiden AS Joe) Biden, (Menteri Keuangan AS) Janet Yellen, (bank sentral AS) The Fed," ujarnya. 

"Bersiaplah untuk kehancuran. Beli emas, perak, Bitcoin," ungkap penulis buku populer Rich Dad Poor Dad ini.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Beri Peringatan: Dunia di Ambang Perubahan Terbesar dalam Sejarah

Sebelumnya, Kiyosaki juga memberikan peringatan tentang dunia di ambang perubahan terbesar dalam sejarah. 

"Orang yang pesimis akan menang karena mereka realis. Pemimpi yang terbangun akan kalah," kata dia dalam akun Twitter-nya, 20 Juni lalu.

Menurut Kiyosaki, Positive Mental Attitide (PMA) adalah bank sentral AS, Federal Reserve (The Fed).

PMA adalah keyakinan bahwa seseorang mampu meningkatkan prestasi melalui proses berpikir yang optimis.

Baca Juga: Sebut AS Bangkrut, Ini Saran Robert Kiyosaki untuk Para Investor

Dan, Kiyosaki sebelumnya menyebutkan, lebih banyak bank akan gagal. 

Dia bilang, desas-desus menyebutkan ada raksasa mortgage, Loan Depot dalam kondisi payah sekali. 

"Bank daerah dan perusahaan mortgage jatuh. Tolong hati-hati," sebutnya di akun Twitternya, 15 Juni lalu.

"Saya tidak akan percaya apa pun yang Biden, Ketua The Fed (Jerome) Powell, atau Yellen katakan. Pikirkan sendiri," ujar dia.

Baca Juga: Angka Korupsi Tinggi dan Pemimpin Korup, Robert Kiyosaki: Beli Aset Investasi Ini

Kiyosaki juga menyebut AS bangkrut. Dia pun menyarankan untuk membeli emas, perak, dan Bitcoin.

"Politisi memperdebatkan peningkatan batas utang AS US$ 30 triliun, komedi buruk, "teater kabuki"," kata Kiyosaki.

"Fakta adalah: AS bangkrut. Kewajiban yang tidak didanai sebagai Jaminan Sosial lebih dari US$ 250 triliun," ungkap Kiyosaki. 

Menurut dia, "aset turunan" pasar keuangan diukur dalam kuadriliun, ribuan triliun. 

"Apa-apaan ini. Beli emas, perak, dan Bitcoin," saran Kiyosaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Promo Alfamart Kebutuhan Dapur 16-30 April 2026, Kewpie-Pronas Diskon hingga 50%

Manfaatkan promo Alfamart Kebutuhan Dapur periode 16-30 April 2026 untuk belanja kebutuhan dapur lebih hemat.

Pompa ASI Handsfree eufy Resmi Hadir, Dilengkapi Teknologi Terapi Hangat

​Teknologi HeatFlow dihadirkan untuk membantu kelancaran ASI sekaligus mengurangi ketidaknyamanan saat pumping.  

9 Kacang-kacangan dan Biji-bijian yang Bisa Menurunkan Tekanan Darah dan Kolesterol

Ini beberapa kacang-kacangan dan biji-bijian yang bisa menurunkan tekanan darah dan kolesterol tinggi.

Xiaomi 18 Pro Max: Baterai 8.500mAh, HP Flagship Lain Lewat Jauh!

Baterai 8.500mAh & pengisian 100W Xiaomi 18 Pro Max membuat kompetitor kewalahan. Lihat mengapa HP ini layak ditunggu.

9 Manfaat Makan Semangka saat Cuaca Panas bagi Kesehatan Tubuh

Ini, lo, beberapa manfaat makan semangka saat cuaca panas bagi kesehatan tubuh. Apa saja, ya?         

Promo Indomaret Ice Cream Fair 13 April-4 Mei 2026, Es Krim Aice Beli 2 Gratis 2

Promo Indomaret Ice Cream Fair Periode 13 April-4 Mei 2026. Cek dan manfaatkan untuk belanja hemat es krim favorit.

Promo HokBen Gratis Menu Menanti, Rayakan Hari Bumi Lebih Hemat Cuma 3 Hari

Dapatkan gratis salad atau nasi di HokBen. Ini dia detail promo Hari Bumi yang hanya berlaku sebentar. Segera kunjungi gerainya!

6 Tips Aman Mendaki Sendiri yang Dapat Diterapkan

Ingin mendaki sendiri? Yuk, terapkan beberapa tips aman mendaki sendiri berikut ini!                

6 Rekomendasi Buah Terbaik untuk Menjaga Kesehatan Usus

Ada beberapa rekomendasi buah terbaik untuk menjaga kesehatan usus Anda. Yuk, intip selengkapnya di sini!

Harga Emas Hari Ini Rebound Setelah Tergelincir Dua Hari, Ini Katalisnya!

Harga emas hari ini di pasar global naik setelah turun 2% selama dua sesi sebelumnya, karena perpanjangan gencatan senjata antara AS-Iran.