M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Robert Kiyosaki Bilang, Aset Investasi Ini Lebih Baik Dibanding Emas dan Perak

Reporter: SS. Kurniawan  |  Editor: S.S. Kurniawan


MOMSMONEY.ID - Robert Kiyosaki menyebutkan, aset investasi berikut ini lebih baik dibandingkan emas dan perak.

"Mengapa Bitcoin merupakan aset yang lebih baik daripada emas atau perak," kata investor kawakan Kiyosaki di akun X-nya, Rabu (7/5).

Salah satu alasan mengapa Kiyosaki percaya Bitcoin adalah, karena jumlahnya yang hanya 21 juta koin.

"Saya memiliki tambang emas dan perak serta sumur minyak," ujar penulis buku popular Rich Dad Poor Dad ini.

Jika harga emas, perak, atau minyak naik, Kiyosaki bilang, dirinya akan menambang atau mengebor lebih banyak lagi, sehingga persediaannya bertambah.

Baca Juga: Robert Kiyosaki Sebut, Kejatuhan Pasar Terbesar bakal Terjadi dalam Waktu Dekat

"Saya tidak dapat melakukan itu dengan Bitcoin. (Karena) 21 juta, ya, 21 juta," tegasnya.

Sebelumnya, Kiyosaki sangat yakin harga Bitcoin bakal mencapai US$ 200.000 pada tahun ini.

"Sangat yakin Bitcoin akan mencapai US$ 180.000 hingga US$ 200.000 pada 2025," katanya di akun X-nya, 20 April lalu. 

Pada Rabu (7/5), mengutip data CoinMarketCap, puul 22.05 WIB, harga Bitcoin ada di posisi US$ 96.908,61.

Bahkan, Kiyosaki sangat yakin, pada 2035 nanti, satu Bitcoin akan bernilai lebih dari US$ 1 juta. 

Baca Juga: Robert Kiyosaki Minta untuk Dengarkan Emas, Perak, dan Bitcoin, Kenapa?

"Itu akan menjadi uang termudah yang pernah Anda hasilkan. Mereka yang menunggu dalam ketakutan, mungkin akan menjadi pecundang terbesar," ungkap dia.

Depresi besar yang akan datang, Kiyosaki menyatakan, akan menyebabkan jutaan orang menjadi miskin. Dan, orang yang mengambil tindakan, bisa menikmati kekayaan dan kebebasan yang besar.

"Kehancuran besar yang saya prediksi, kehancuran yang sedang terjadi sekarang, mungkin menjadi kesempatan seumur hidup Anda untuk mencapai kekayaan besar, dan yang lebih penting, kebebasan finansial," bebernya.

"Jangan sia-siakan kehancuran besar ini. Belajar, pelajari, buat rencana, dan ambil Tindakan," imbuh Kiyosaki.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kala Wanita Berusia 40-an Jatuh Cinta ke Pria Lebih Muda, Ini Cerita Tante Sonya

Serial Tante Sonya mengangkat kisah perempuan dewasa yang kembali membuka hati untuk pria lebih muda.

Tiket Final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 Resmi Dijual, Ini Harganya

Tiket final Indonesia vs Thailand FIFA ASEAN Cup 2026 mulai dijual. Cek harga, jadwal laga, kategori tribun, dan syarat Garuda ID.

4 Wilayah di Jabodetabek Ini Hujan Lebat, Simak Peringatan Dini Cuaca Besok (3/10)

Peringatan dini BMKG cuaca besok Sabtu (3/10), Waspada hujan lebat di wilayah Jabodetabek berikut ini.

Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (3/10), Hujan Lebat Terjadi di 14 Provinsi Ini

BMKG memberi peringatan dini cuaca besok Sabtu 3 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.