M O M S M O N E Y I D
Keluarga

Resep Ekado Isi Telur Puyuh, Ayam dan Udang ala Hokben, Simple dan Tahan Lama

Penulis: Raissa Yulianti  |  Editor: Raissa Yulianti


MOMSMONEY.ID - Bikin ekado bisa menggunakan bahan-bahan yang sederhana. Simak resep ekado isi telur puyuh, ayam dan udang ala Hokben.

Berikut ini MomsMoney hadirkan resep Ekado ala Ny. Liem. Resep ini cukup untuk membuat hingga 30 porsi ekado.

Ekkado ini bisa langsung digoreng maupun diawetkan dalam freezer agar bisa tahan hingga berhari-hari. Langsung saja intip resep ekado ala Chef Achen dari kanal Youtube Ny. Liem Heritage, selengkapnya.

Bahan A:

  • 400 gram daging ayam cincang ( ½ paha ½ dada)
  • 200 gram udang cincang

Baca Juga: Resep Dimsum Lumpia Kulit Tahu, Bisa Dikukus atau Digoreng

Bahan B (Bumbu udang):

  • 40 gram tepung tapioka
  • 40 gram maizena
  • 20 gram bawang putih cincang halus
  • 12 gram minyak wijen
  • 2 butir telur
  • 8 gram garam
  • 4 gram lada putih

Bahan C:

  • Kulit kembang tahu, potong 12 x 12 cm
  • 30 butir telur puyuh, rebus lalu kupas
  • Daun pandan untuk mengikat

Baca Juga: Resep Praktis Udang Rambutan Gacoan Isi Ayam dan Udang Cincang

Cara membuat Ekado:

  1. Masukkan daging ayam cincang dan udang cincang ke dalam blender. Blender hingga halus.
  2. Masukkan seluruh bahan B ke dalam blender tadi bersama daging ayam dan udang cincang yang juga telah halus. Blender kembali sampai rata.
  3. Angkat adonan dan simpan dalam wadah yang bersih. Aduk kembali sampai benar-benar rata.
  4. Simpan adonan ke dalam kantong spuit untuk mempermudah menimbang adonan.
  5. Siapkan kulit kembang tahu dengan ukuran yang telah ditentukan, keluarkan adonan isian dari kantong spuit, kemudian tempatkan telur puyuh di bagian tengahnya. Bungkus kulit ekkado dan ikat dengan daun pandan.
  6. Lakukan tahapan ini sampai semua adonan habis.
  7. Panaskan kukusan, simpan ekado ke dalam kukusan. Kukus selama 20 menit hingga matang.
  8. Matikan api dan angkat satu per satu ke atas piring.
  9. Tunggu hingga ekado dingin atau masukkan ke freezer, lalu digoreng hingga berwarna kuning keemasan.
  10. Ekado ala restoran Jepang siap dinikmati.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.