M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Rekosistem Meraih Pendanaan Rp 75 Miliar untuk Perluas Jangkauan Bisnis

Rekosistem Meraih Pendanaan Rp 75 Miliar untuk Perluas Jangkauan Bisnis
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - Rekosistem, startup climate-tech Indonesia, berhasil mengamankan investasi sebesar US$ 5 juta atau sekitar Rp 75 miliar dalam putaran investasi yang dipimpin oleh Skystar Capital yang juga didukung oleh East Ventures, Provident, dan investor lainnya. Pendanaan ini akan digunakan untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah Rekosistem hingga lebih dari 20,000 ton metrik sampah per bulan dalam dua tahun ke depan.

Target ini akan dicapai melalui rangkaian langkah strategis, mulai dari pengembangan sistem pengelolaan sampah, memperluas penerapan teknologi Internet of Things (IoT) dan Machine Learning. Langkah strategis lain adalah mengalokasikan sumber daya untuk pengembangan teknologi daur ulang, dan meningkatkan fasilitas pemulihan material (Reko Waste Station dan Hub).

Melalui langkah strategis tersebut, Rekosistem mampu untuk memproses lebih banyak sampah hingga lebih dari 70% jenis sampah, menjadi bahan baku daur ulang dan energi baru terbarukan, memperluas cakupan pengelolaan sampah ke lebih banyak kota, dan menyediakan program Extended Producer Responsibility yang mendorong pemilik usaha bertanggung jawab atas dampak bisnisnya terhadap lingkungan. Untuk mencapai tujuan tersebut, Rekosistem berencana melibatkan 5,000+ pekerja dan mitra bisnis ke dalam ekosistem digitalnya.

Baca Juga: 4 Tips dan Cara Menghadapi Modus Salah Transfer Uang dari Pinjol Ilegal

Rekosistem menggunakan model bisnis B2B dan B2B2C untuk menjangkau bisnis dan konsumen akhir melalui aplikasi mobile dan website. Aplikasi ini menawarkan layanan pengelolaan sampah yang bertanggung jawab bagi pemukiman, bangunan, hingga pemerintah daerah bekerja sama dengan stakeholders pengelolaan sampah, baik individu maupun lini usaha. Melalui Rekosistem, sampah dapat dikumpulkan dan diangkut secara efisien ke pusat pengolahan untuk diproses menjadi bahan berharga di pabrik sehingga mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

“Dalam mengatasi masalah sampah di Indonesia, model bisnis B2B merupakan model bisnis yang tepat, karena masalah rantai pasokan sampah di Indonesia yang sifatnya sistematis. Model bisnis ini memungkinkan kami untuk mengubah rantai pasokan sampah yang terfragmentasi saat ini menjadi ekosistem yang lebih sirkular dengan cara yang paling efisien dan optimal bersama dengan semua mitra bisnis kami," jelas Joshua Valentino, Co-Founder dan Chief Operating Officer Rekosistem.

Abraham Hidayat, Managing Partner Skystar Capital, mengungkapkan optimismenya dalam pertumbuhan sektor pengelolaan sampah di Indonesia, "Sektor pengelolaan sampah menawarkan banyak peluang pertumbuhan bagi para pemain yang dapat efektif dalam industri yang terfragmentasi ini, kata Abraham dalam keterangan tertulis Senin (7/8). Dengan keahlian dan pengalaman yang mendalam di sektor ini, Abraham melihat bahwa Rekosistem berada dalam posisi yang baik untuk menyelesaikan beberapa isu mendasar dalam bidang ini dan memanfaatkan banyak peluang yang belum dimanfaatkan sepenuhnya. 

Baca Juga: 5 Hal Menarik Update Genshin Impact 4.0, Region Fontaine hingga Mekanisme Menyelam

Avina Sugiarto, Partner East Ventures juga mendukung dan percaya bahwa Rekosistem merupakan contoh nyata dari bisnis yang sejalan dengan misi kami, untuk menjalankan praktik bisnis dengan nilai-nilai Lingkungan, Sosial, dan Tata Kelola (LST / Environmental, Social, and Governance (ESG)) yang kuat, dengan tetap kompetitif dan memiliki daya tarik di pasar. Avina telah melihat berbagai kemajuan dan perkembangan positif dan akan terus berkolaborasi dengan Rekosistem untuk membawa dampak positif terhadap industri pengolahan sampah dan berkontribusi terhadap penciptaan ekonomi sirkular di Indonesia. 

“Platform Rekosistem sejalan untuk mendukung pencapaian target Net Zero Emissions Indonesia melalui pengurangan emisi karbon dengan cara mengelola sampah sehingga tidak mencemari lingkungan dengan pengelolaan zero waste dan menyalurkan sampah terpilah ke industri sesuai jenisnya untuk menggantikan penggunaan virgin material dengan bahan baku daur ulang dan energi baru terbarukan,” tutup Ernest CEO dan Co Founder Rekosistem.

Di paruh pertama 2023, Rekosistem telah berhasil meningkatkan produktivitas sampah menjadi material sebesar 523% untuk recycling (daur ulang), upcycling (daur naik), dan waste-to-energy (sumber energi berbasis sampah) serta meningkatkan pendapatan pekerja sampah sebesar 117%. Saat ini, Rekosistem memiliki 300 pekerja sampah dan mitra bisnis, 10 Reko Hub, dan 33 Reko Waste Station. Rekosistem juga memiliki lebih dari 100 pelanggan bisnis dan 20,000 pelanggan rumah tangga, menjangkau lebih dari 100,000 orang dan sudah mengelola lebih dari 2,500 ton metrik sampah per bulan. Peningkatan ini tercermin pada kinerja dari Rekosistem dalam kurun waktu 12 bulan terakhir yang mencatatkan pertumbuhan pendapatan tahunan sebesar 7 kali lipat. Hingga saat ini, Rekosistem telah menghemat 12,615 Ton CO2 dengan menggantikan material baru dengan material daur ulang dan mencegah polusi sampah ke lingkungan yang membawa dampak positif bagi lingkungan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

30 Caption Bukber Hangat Bikin Momen Ramadan Makin Berkesan

Momen buka bersama tak lengkap tanpa caption istimewa. Temukan 30 ide caption penuh kehangatan yang siap pererat silaturahmi Anda.

Renovasi Rumah Tanpa Boros: Strategi Cerdas Menentukan yang Disimpan dan Diganti

Simak, yuk, panduan renovasi rumah ini agar lebih hemat biaya, minim limbah, dan tetap meningkatkan nilai properti Anda ke depan.​

5 Pekerjaan Kelas Menengah Akan Tergeser AI yang Bisa Ancam Stabilitas Finansial

Cek 5 pekerjaan kelas menengah yang cepat tergeser oleh AI dan strategi cerdas menjaga penghasilan agar tetap aman di era gempuran teknologi.​

Xiaomi Pad 8 Pro Tipis: Kamera 50 MP & Skor AnTuTu Tinggi, Kalahkan HP Kelas Atas

Skor AnTuTu V11 Xiaomi Pad 8 Pro mencapai 3.083.606, menempatkannya di kategori kelas atas. Cari tahu bagaimana performa CPU & GPU sebenarnya! 

MacBook Neo Meluncur: Bawa Chipset A18 Pro, Harga Lebih Hemat Kantong

Apple meluncurkan MacBook Neo dengan chip A18 Pro. Namun, banyak fitur krusial dipangkas demi harga murah. Cari tahu sebelum membeli.

Bikin Poll WhatsApp untuk Absen Bukber Semudah Ini Caranya

Ternyata mudah sekali membuat poll di grup WhatsApp untuk absen bukber. Ikuti panduan lengkap ini agar tidak bingung lagi.

Promo Paket Bukber Richeese x Yup Lengkap Cuma Rp 25 Ribuan, Hemat Ratusan Ribu

Paket bukber Richeese Factory kini jauh lebih hemat. Dapatkan Flying Chicken utuh dan menu lengkap hanya Rp 25.500. Cek syarat promo Yup sekarang!

Ibu Hamil Wajib Tahu Cara Cegah Stretch Marks dengan 5 Rahasia Ini

Menjaga berat badan saja tidak cukup. Ternyata, ada 5 rahasia pencegahan stretch marks yang bisa dicoba ibu hamil.

IHSG Ada Peluang Menguat, Simak Rekomendasi Saham BNI Sekuritas Kamis (5/3)

IHSG berpeluang menguat pada perdagangan Kamis (5/3/2026)​. Simak daftar rekomendasi saham pilihan BNI Sekuritas untuk hari ini. 

Promo Paket HokBen Ramadhan: Solusi Praktis Bukber Hemat Mulai Rp 37.000-an Per Orang

Promo HokBen Ramadan hanya sampai 31 Maret 2026. Jangan lewatkan kesempatan bukber hemat mulai Rp37.000-an. Segera pesan via online!