M O M S M O N E Y I D
Hemat

Promo All You Can Eat Shaburi & Kintan Buffet, Beli 1 Dapat 2 & Diskon Rp 100.000!

Reporter: Benedicta Prima  |  Editor: Benedicta Alvinta


MOMSMONEY.ID -Yuk simak promo all you can eat di Shaburi bagi nasabah Jenius, beli 1 dapat 2 dan diskon Rp 100.000!

Menjelang akhir pekan sepertinya makan di restoran all you can eat terkenal yang satu ini adalah ide yang menarik. Moms bisa memanfaatkan promo Shaburi & Kintan Buffet ini jika memiliki rekening di Jenius lo!

Baca Juga: Para Pemeran Gadis Kretek Tampil di Busan International Film Festival 2023

Shaburi & Kintan Buffet memberikan promo beli 1 dapat 2 bagi Anda pemegang kartu kredit Jenius tanpa minimal transaksi. Sedangkan promo potongan Rp 100.000 di Shaburi berlaku khusus Anda pemilik kartu debit Jenius berwarna oranye dengan minimal transaksi Rp 200.000. 

Nah promo Shaburi ini berlaku untuk pembelian paket reguler. Paket reguler di Shaburi ini memiliki harga normal Rp 154.000, Rp 78.000 untuk anak-anak dan Rp 117.000 untuk senior untuk makan siang. 

Biasanya paket reguler ini akan mengalami perubahan harga jika Anda datang untuk makan malam dan saat akhir pekan. Nah durasi makan di Shaburi berlaku normal yaitu selama 90 menit. 

Harga paket reguler di Kintan Buffet mulai Rp 109.000 untuk anak-anak, Rp 195.000 untuk senior dan Rp 235.000 untuk dewasa. Nah durasi makan di Shaburi berlaku normal yaitu selama 90 menit. 

Baca Juga: 5 Tips Memakai Foundation Full Coverage biar Terlihat Flawess

Dengan menikmati paket reguler yakiniku di Kintan Buffet, Anda bisa menikmati 16 jenis daging dan pilihan menu yang tersedia di buffet tanpa batas. 

Nah untuk harga anak-anak berlaku untuk anak-anak dengan tinggi 100-140cm. Jika di bawah itu dan berusia kurang dari 2 tahun maka tidak perlu mengeluarkan biaya tambahan. Sedangkan harga senior berlaku untuk konsumen yang dengan usia di atas 60 tahun dengan menunjukan identitas. 

Promo Shaburi ini berlaku hanya setiap hari Sabtu dan Minggu hingga 31 Desember 2023. Yuk segera manfaatkan promonya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Asisten Perjalanan AI Jojo the Rabit Bantu Pilih Paket Konektivitas Untuk Liburan

RoaminRabbit baru saja memperkenalkan Jojo the Rabbit, asisten virtual berbasis AI yang membantu wisatawan menemukan paket eSIM sesuai kebutuhan.

Berikut Kebiasaan Cara Bayar Masyarakat Indonesia, QRIS Paling Sering Digunakan

Laporan dari Xendit menunjukkan bahwa alasan utama konsumen membatalkan pembelian adalah tidak tersedianya metode pembayaran yang mereka inginkan.

Udara Kabur Mendominasi Sumatera Selatan Besok (21/10), Suhu Tertinggi Capai 37°C

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Selatan besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu tertinggi mencapai 37 derajat Celsius. Cek selengkapnya!

Mayoritas Wilayah Diprediksi Cerah, Pantau Cuaca Bali Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca di wilayah Bali cerah hingga cerah berawan pada Rabu (21/10). Suhu tertinggi mencapai 33 derajat Celsius.

Sumatera Barat Didominasi Udara Kabur Besok (21/10), Simak Prakiraan Lengkapnya

BMKG memprakirakan cuaca Sumatera Barat besok (21/10) didominasi udara kabur. Suhu udara berkisar 17–31 derajat Celsius. Cek prakiraan lengkapnya

Waspada Hujan di Sejumlah Wilayah, Pantau Cuaca Sumatera Utara Besok (21/10)

BMKG memprakirakan mayoritas wilayah Sumatera Utara diguyur hujan ringan besok (21/10). Suhu udara mencapai 33 derajat Celsius.

Gunungkidul hingga Sleman Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Yogyakarta Besok (21/10)

BMKG memprakirakan cuaca Yogyakarta besok (21/10) didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 34°C. 

Prakiraan Cuaca Besok di Jawa Barat Mayoritas Cerah, Cek Selengkapnya

Cuaca Jawa Barat pada Rabu (21/10) didominasi cerah, sedangkan pada Kamis (22/10) didominasi berawan.

IHSG Selasa (20/10) Rebound 5,6%, Cek Saham Penghuni Top Gainers

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 282,28 poin atawa 5,65% ke level 5.278. Saham BBCA naik 7%.

Harga Buyback Emas Terkini, HRTA Turun Rp 20.000, Antam Masih Tertinggi

Harga buyback emas hari ini, Selasa (20/10), turun pada seluruh produk yang dipantau. HRTA mencatat penurunan terbesar.