M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Produsen Perhiasan Emas Hartadinata (HRTA) Tebar Dividen, Pantau Jadwalnya!

Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Pemegang saham PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) akan mendapat bagian dari hasil laba bersih perusahaan tahun buku 2023. Mengutip pengumuman ksei.co.id, emiten yang sahamnya mulai diperdagangkan di Bursa Efek Indonesia pada 2017 ini, akan membagikan dividen tunai senilai Rp 15 per saham.

Bagi yang ingin mendapatkan dividen dari produsen perhiasan emas dan diamond merek Ardore, Kencana dan EmasKita ini, perhatikan ketentuan berikut! 

Tanggal cum dividen atau hari terakhir perdagangan saham HRTA yang memuat hak dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Mei 2024. Artinya, saham yang Moms beli hanya akan memberikan dividen jika dibeli paling lambat pada Jumat, 3 Mei 2024.

Begitu pula bagi Moms yang sudah mengoleksi saham HRTA, wajib memegangnya minimal sampai tanggal cum dividen tersebut, jika ingin mendapatkan hak dividen.

Adapun tanggal cum dividen saham HRTA pada perdagangan di pasar tunai sampai 7 Mei 2024.   

Baca Juga: Pendapatan Hartadinata (HRTA) Naik 85,84% Jadi Rp 12,86 Triliun Pada 2023

Nah, investor yang berhak atas dividen dari saham HRTA akan menerima pembayaran pada 22 Mei 2024.

Sebagai pertimbangan bagi Moms sebelum mengejar dividen, menurut data RTI, Selasa (30/4), saham HRTA ditutup seharga Rp 406 per saham. Dengan asumsi Moms membeli saham pada harga tersebut, maka dividend yield atawa tingkat pengembalian yang didapat dari modal yang diinvestasikan pada saham itu sekitar 3,69%.

Sepanjang tahun ini berjalan, harga saham HRTA telah naik hampir 17%. Akhir tahun lalu, harganya ditutup di level Rp 348 per saham. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.