M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Potensi Arus Keluar Dana Asing Hingga US$ 11 Miliar Masih Membayangi IHSG

Potensi Arus Keluar Dana Asing Hingga US$ 11 Miliar Masih Membayangi IHSG
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia menilai tekanan terhadap pasar saham domestik masih berpotensi berlanjut di tengah ketidakpastian terkait status Indonesia dalam indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI). Risiko reklasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market dinilai dapat memengaruhi arus modal asing, pergerakan harga saham, serta valuasi pasar dalam beberapa waktu ke depan.

Pada perdagangan Selasa (3/11), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) terkoreksi 3,78% ke level 4.904. Sementara, di Rabu (4/11) IHSG  menguat tipis 0,32% ke level 4.919.

Tekanan jual terjadi secara luas, dengan 624 saham melemah dan hanya 57 saham menguat. Investor asing juga mencatatkan net sell sebesar Rp760 miliar, terutama pada saham BBRI, ANTM, dan BUMI. Tekanan tersebut menunjukkan masih rapuhnya kepercayaan investor, meskipun sejumlah indikator ekonomi domestik menunjukkan perbaikan, termasuk surplus perdagangan September sebesar USD3,36 miliar dan PMI manufaktur Oktober yang meningkat menjadi 54,0.

Research Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia, Wilbert Arifin, menempatkan reklasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market sebagai skenario dasar (base case). Penilaian ini mempertimbangkan posisi default yang secara eksplisit dinyatakan MSCI, perkembangan penegakan hukum terhadap praktik perdagangan terkoordinasi yang dinilai masih tertinggal dibandingkan Turki, serta preseden historis ketika 10 dari 12 konsultasi terkait penurunan klasifikasi pasar yang dilakukan MSCI dalam sekitar 20 tahun terakhir berakhir dengan reklasifikasi.

Menurut Wilbert, penegakan hukum terhadap praktik coordinated trading menjadi salah satu faktor paling menentukan dalam perkembangan status Indonesia di MSCI. 

Baca Juga: Berbalik Arah, IHSG pada Rabu (4/11) Naik Tipis 0,32% ke level 4.919

“Penegakan hukum perlu dilakukan secara masif dan menyeluruh. Perkembangan penanganan praktik tersebut serta dampaknya terhadap kondisi pasar akan menjadi hal penting yang perlu dicermati dalam melihat kemungkinan perubahan keputusan MSCI,” jelas Wilbert dalam keterangan tertulis, Rabu (4/11). 

Potensi reklasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market dapat menempatkan sekitar US$ 8–US$ 11 miliar dana asing dalam risiko, termasuk sekitar USD3 miliar dari potensi arus keluar pasif (forced passive outflow). Risiko ini terutama terkonsentrasi pada sembilan saham kategori MSCI Standard.

Berdasarkan preseden historis pasar yang mengalami penurunan klasifikasi, Mirae Asset memperkirakan masih terdapat potensi tekanan lanjutan sekitar 20% dalam denominasi dolar AS hingga keputusan MSCI pada Juni 2027. Namun, proyeksi tersebut merupakan skenario berbasis pengalaman historis, dengan besaran penurunan yang bervariasi antarnegara.

Dari sisi valuasi, IHSG saat ini diperdagangkan pada rasio forward price-to-earnings (P/E) sekitar 7,3 kali dan price-to-book value (P/BV) 1,36 kali. Wilbert menilai penurunan valuasi tersebut lebih mencerminkan proses de-rating akibat tekanan arus dana.

 Meski demikian, potensi revisi estimasi laba perusahaan tetap perlu dicermati, terutama pada saham-saham perbankan berkapitalisasi besar yang memiliki ekspektasi pertumbuhan laba relatif tinggi.

Baca Juga: IHSG Masih Rawan Koreksi, Berikut 4 Rekomendasi Saham dari MNC Sekuritas Rabu (4/11)

"Investor bisa menerapkan strategi wait and see sembari menjaga likuiditas, mempersiapkan kas untuk sementara waktu, dan mulai mencermati saham dengan eksposur investor asing yang relatif rendah serta memiliki potensi dividen tinggi,” jelas Wilbert.

Mirae Asset menilai investor perlu mencermati perkembangan kebijakan MSCI, stabilitas nilai tukar rupiah, serta arah arus modal asing dalam menentukan strategi investasi. Di tengah ketidakpastian tersebut, pendekatan selektif dengan memperhatikan fundamental, likuiditas, dan valuasi masing-masing emiten tetap menjadi pertimbangan penting.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hujan Lebat Turun di 26 Provinsi Ini, Simak Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (5/11)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Kamis 5 November dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di banyak provinsi ini.

Potensi Arus Keluar Dana Asing Hingga US$ 11 Miliar Masih Membayangi IHSG

Risiko reklasifikasi Indonesia menjadi Standalone Market dinilai dapat memengaruhi arus modal asing   

Suhu Diprediksi Tembus 37°C, Simak Prakiraan Cuaca Jawa Timur Besok Kamis (5/11)

BMKG memprakirakan suhu di Jawa Timur mencapai 37°C pada Kamis (5/11). Simak prakiraan cuaca di 38 kabupaten dan kota.

Dari Dapur hingga Ruang Keluarga, Ini Pilihan Perlengkapan Furnitur Hettich

​Hettich Experience Centre di BSD menyediakan referensi perlengkapan furnitur sekaligus konsultasi penataan ruang.  

Beragam Program Promo Dana 11.11 mulai Harga Rp 11 hingga Hadiah Miliaran

Simak beragam promo dalam masa tanggal kembar 11.11 dari aplikasi Dana yang bisa digunakan untuk pembelian apa saja.

Masih Diguyur Hujan, Simak Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan Kamis (5/11)

Meski turun hujan, kondisi cuaca besok diperkirakan  cukup beragam. Mulai dari yang mengalami berawan dan udara kabur. 

Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Kamis (5/11), Potensi Hujan Ringan Terjadi di 5 Wilayah

BMKG memprediksi cuaca Jawa Tengah pada Kamis (5/11) didominasi berawan dan masih ada lima wilayah yang berpotensi hujan ringan. 

Mau Wisata Kuliner, Krista Interfood 2026 Tampilkan Aneka Produk Pangan

Digelar pada 4-7 November 2026, acara ini menghadirkan beragam produk kuliner serta kompetisi memasak dan meracik kopi.​

Antisipasi Hujan, Pantau Prakiraan Cuaca Jawa Barat Besok Kamis (5/11)

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat pada Kamis (5/11) didominasi berawan, tetapi hujan berpotensi terjadi di sejumlah wilayah.

Berbalik Arah, IHSG pada Rabu (4/11) Naik Tipis 0,32% ke level 4.919

Setelah anjlok kemarin, IHSG pada Rabu (4/11) menguat tipis. Saham big caps juga ikut menguat tipis.