MOMSMONEY.ID - Poco M8 merupakan rajanya ponsel layar lengkung yang membawa empat tahun pembaruan perangkat lunak. Kali ini, mereka memperkenalkan layar OLED lengkung 3D yakni fitur yang biasanya hanya ada pada ponsel kelas atas.
Dengan Snapdragon 6 Gen 3, Poco juga tawarkan desain serat karbon dan hype yang kekinian. Shabnam Patel, pengamat gadget dari Udaanbike.com, menyebutkan bahwa layar lengkung 3D bersinar dengan wallpaper bertema teknologi yang cerah.
“Dengan ketebalan hanya 7,35 mm dan berat 178 gram, Poco M8 secara resmi menjadi ponsel seri M tertipis yang pernah ada. Tepiannya melengkungnya tidak menusuk telapak tangan, berbeda dari dari ponsel berbentuk kotak seperti milik S25 Ultra,” jelasnya.
Bagian belakangnya menampilkan estetika dua warna. Satu sisi memiliki lapisan matte yang halus, sementara strip kamera memiliki pola serat karbon bertekstur yang menunjukkan performanya.
Baca Juga: iPhone 17 Pro Max Bawa Layar 6,9 inci & Unibody Aluminium, Bobotnya Lebih Ringan
Bagian belakangnya masih terbuat dari polikarbonat atau plastik berkualitas tinggi, bukan kaca. Tetapi, finishingnya sangat bagus dan membuat banyak pengguna tidak mempermasalahkannya.
Selain itu, ponsel ini memiliki peringkat IP66 dan bisa bertahan dari hujan deras, tetapi jangan dibawa berenang.
Gunakan panel amoled lengkung 3D
Poco M8 punya keunggulan pada sisi layarnya, pakai panel AMOLED lengkung 3D berukuran 6,77 inci. Kecerahannya mencapai 3.200 nits dengan refresh 120Hz.
Poco dilengkapi dengan teknologi wet touch 2.0, sehingga jika ada tetesan air di layar maka layar tetap merespons dengan sempurna. Layarnya gunakan resolusi 1080 x 2392 pixels dan kerapatan ~388 ppi.
Sementara itu, rasio layar ke bodi mencapai ~89.1%. Dari sisi baterai, gadget ini bisa bertahan hingga 1,5 hari dengan sekali pengisian daya saja.
Baterai 5520 mAh-nya dibantu pengisi daya 45W yang disertakan dalam kotak. Pengisian daya dari 0-50% membutuhkan waktu tepat 28 menit dan sekitar 65 menit untuk pengisian penuh 100%.
Ada bonus reverse charging 18W, sehingga Anda dapat menggunakan ponsel sebagai power bank untuk mengisi daya earbud TWS.
Bagaimana kualitas prosesornya?
Poco M8 ditenagai oleh Snapdragon 6 Gen 3 (4nm) dan mencetak skor lebih dari 825.000 di AnTuTu. Anda dapat memainkan BGMI pada 60fps (pengaturan Ekstrem) dengan sangat sedikit penurunan frame.
Bahkan mendukung 120fps pada judul game yang lebih ringan. Dengan RAM 8GB dan dapat diperluas melalui RAM Virtual, pengguna bisa membuka 15 aplikasi sekaligus dan tidak melakukan pemuatan ulang sama sekali.
Berkat arsitektur 4nm, ponsel tetap dingin selama 30 menit bermain game. Padahal, ponsel baru mulai terasa hangat di dekat modul kamera setelah sekitar satu jam bermain game intensif.
Baca Juga: Infinix Note Edge: LED Helo dan Desain Tipis Siap Tantang iPhone Air
Gunakan sensor sony light fusion 400
Gadget ini andalkan sensor utama 50MP dengan Sony Light Fusion 400 yang sangat baik untuk foto siang hari. Sensor sekunder 2MP-nya pada dasarnya hanya sebagai pelengkap saja.
Performa kamera utama di bawah sinar matahari terlihat tajam dengan rentang dinamis yang sangat bagus. Kamera ini mendukung perekaman video 4K yang jadi nilai lebih di segmen ini.
Ponsel ini juga dilengkapi dengan AI Magic Eraser Pro dan AI Sky Replacement. Anda bisa dapat menghapus foto orang lain yang mengganggu dari foto langsung di aplikasi galeri.
Kamera depan 20MP merupakan peningkatan besar dibandingkan sensor 8MP yang biasa ditemukan pada ponsel kelas ini. Warna kulit terlihat alami, meskipun cenderung terlalu halus dalam kondisi cahaya rendah.
Itulah informasi kualitas desain hingga kamera Poco M8.
Selanjutnya: Kode Redeem The Forge (Januari 2026): Klaim 10x Reroll Gratis, Jangan Sampai Lewat!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News