MOMSMONEY.ID - Perkembangan teknologi kesehatan membuat pilihan pemeriksaan dan pengobatan penyakit jantung semakin beragam. Meski begitu, tidak semua metode penanganan bisa diterapkan kepada setiap pasien.
Ketepatan diagnosis dan pemilihan terapi tetap menjadi hal penting agar pasien mendapatkan perawatan sesuai kebutuhannya.
Hal ini menjadi perhatian Heartology Cardiovascular Hospital melalui CARES (Cardiac & Vascular Excellence Scientific Update) 2026, yang digelar di The Westin Jakarta, Sabtu (31/10).
Forum ini membahas tantangan penanganan penyakit kardiovaskular, mulai dari penyakit katup jantung, gangguan pembuluh darah vena kronis, hingga fibrilasi atrium atau gangguan irama jantung.
Ketua CARES 2026, dr. Emanoel Oepangat, Sp.JP(K), mengatakan perkembangan teknologi memberikan semakin banyak pilihan bagi tenaga medis dalam mendiagnosis dan menangani penyakit kardiovaskular. Namun, tantangannya adalah menentukan waktu dan metode penanganan yang tepat.
Baca Juga: 7 Obat Herbal Sakit Tenggorokan Ini Ada di Dapur Anda lo, Terbukti Ampuh
“Saat ini kami memiliki semakin banyak pilihan dalam mendiagnosis dan menangani penyakit kardiovaskular. Namun, tantangannya adalah menentukan kapan dan bagaimana pilihan tersebut digunakan secara tepat. Melalui CARES 2026, kami ingin menghadirkan ruang diskusi yang tidak hanya membahas perkembangan ilmu, tetapi juga bagaimana ilmu tersebut diterapkan dalam pengambilan keputusan klinis,” ujar Emanoel dalam keterangan resmi, Senin (2/11).
Presiden Direktur Heartology Cardiovascular Hospital, dr. Ridwan Tjahjadi Lembong, MM, MMRS, MBA, menambahkan bahwa kemajuan teknologi tidak cukup hanya dilihat dari kecanggihannya, tetapi juga bagaimana teknologi tersebut digunakan untuk membantu pasien.
Kemajuan ilmu dan teknologi kardiovaskular membuka semakin banyak kemungkinan dalam penanganan pasien. Namun, nilai dari setiap kemajuan tersebut ditentukan oleh bagaimana kita menggunakannya secara tepat dengan mempertimbangkan bukti ilmiah, kondisi individual pasien, serta diskusi lintas disiplin.
"Melalui CARES 2026, Heartology ingin mendorong ruang belajar dan bertukar pengalaman yang membantu tenaga medis mengambil keputusan klinis secara lebih terarah, sekaligus memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan kardiovaskular di Indonesia,” kata Ridwan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News