M O M S M O N E Y I D
Santai

Percantik Hunian saat Ramadan dan Lebaran, Gravel Bagi Tips Renovasi Rumah

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Gravel membagi tips renovasi rumah jelang Ramadan untuk mempercantik hunian saat Lebaran. Simak, yuk.

Awal puasa Ramadan 2024 di Indonesia diperkirakan akan dimulai pada 11 atau 12 Maret 2024 dan berakhir pada 8 atau 9 April 2024. Namun, sebagian besar masyarakat Indonesia sudah mulai bersiap menyambut Ramadan dan Idul Fitri. 

Jelang Ramadan, ada kebiasaan masyarakat Indonesia yang kerap memanfaatkan momen ini untuk merenovasi atau mempercantik hunian mereka. Tujuannya, bersiap diri mencari tampilan yang segar dan suasana baru di Hari Raya Idul Fitri.

Kebiasaan ini terlihat dari tren yang sudah diantisipasi oleh Gravel, sebagai aplikasi solusi bangunan dalam genggaman, yang mulai dibanjiri pesanan tukang di masa-masa ini.

Menurut Fredy Yanto, Co-CEO dan Co-Founder Gravel, dari tahun ke tahun, pesanan tukang bangunan jelang bulan puasa dan lebaran cenderung meningkat.

"Tentunya, di tahun ini, kami di Gravel sudah mengantisipasi peningkatan demand renovasi maupun maintenance untuk mengakomodir kebutuhan pengguna aplikasi Gravel," katanya.

"Mulai dari penyediaan tukang dalam jumlah besar hingga update sistem aplikasi Gravel untuk user experience yang lebih baik," ujar dia dalam keterangan tertulis, Rabu (28/2).

Baca Juga: Berencana Serah Terima Rumah? Ini Tips dari Gravel

Berdasarkan data Gravel, pesanan tukang melalui aplikasi tukang bangunan Gravel mengalami peningkatan rata-rata sekitar 40% menjelang bulan puasa.

Rata-rata kebutuhannya untuk pengerjaan pengecatan, serta beberapa pengerjaan perbaikan, dan peremajaan hunian, seperti perbaikan atap bocor, ganti keramik lantai, dan lain.

Waktu menjelang dan selama Ramadan menjadi momen yang tepat bagi konsumen untuk melakukan perbaikan rumah.

Memang, memanfaatkan momentum jelang lebaran adalah waktu yang tepat untuk renovasi atau perbaikan, namun jika salah perhitungan dapat menimbulkan risiko yang tidak diinginkan.

Pada banyak situasi, konsumen kerap kecewa karena renovasi hunian tidak dapat selesai tepat waktu atau tidak sesuai harapan.

Georgi Ferdwindra Putra, Co-CEO dan Co-Founder Gravel, berbagi kiat untuk pemilik hunian yang ingin melakukan renovasi atau perbaikan hunian jelang lebaran.

Dia bilang, ketika pemilik hunian memutuskan renovasi jelang lebaran, hal yang perlu diwaspadai adalah tenggat waktu yang terbatas.

Baca Juga: Gravel Siapkan Kebutuhan Konstruksi IKN Nusantara

Antisipasi yang pertama, pemilik rumah harus cerdas dalam memilih jasa tukang atau kontraktor yang tepat. Bulan Ramadan adalah waktu sangat berharga dan keandalan jasa tak boleh diabaikan.

Cek latar belakang kontraktor dan pengalamannya. Memilih tenaga ahli yang tepat sangat membantu menyelesaikan pekerjaan dengan efisien dan sesuai waktu.

"Yang kedua dan tak kalah pentingnya, pastikan juga tukang berkomitmen menyelesaikan pekerjaan hingga selesai sesuai dengan tenggat waktu yang disepakati. Kadang pekerjaan masih gantung, tukang malah mudik lebaran di kampung," ungkap Georgi.

Di aplikasi Gravel, pemilik hunian tak hanya mudah menemukan berbagai jenis tukang, tapi juga dapat memastikan tukang bekerja sesuai jadwal. Kalau pun tukang tidak hadir, Gravel akan mengirimkan tukang penggantinya, jadi tidak ada risiko ditinggal tukang.

Selain itu, semua tukang yang terdaftar di aplikasi Gravel telah lolos seleksi yang ketat dan diberikan pelatihan secara rutin dan berkala, sehingga tukang di Gravel sudah memenuhi standar kualitas industri konstruksi.

Aplikasi Gravel menawarkan empat fitur inovatif yang menjawab kebutuhan konstruksi secara menyeluruh jelang puasa dan Lebaran nanti.

Yakni, Gravel Harian untuk mencari tukang bangunan, Gravel Borongan untuk proyek dengan kesepakatan anggaran, Gravel Maintenance untuk perbaikan rumah, dan Gravel Material untuk pembelian bahan bangunan.

Jadi, cukup berbekal satu aplikasi, rencana renovasi atau perbaikan hunian jelang lebaran nanti dapat segera dieksekusi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Mayoritas Cerah, Berikut Prakiraan Cuaca Sulawesi Selatan, Selasa (6/10)

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisikan (BMKG) memperkirakan hanya Luwu Timur saja yang akan berada dalam kondisi udara kabur.   

4 Jenis Parenting yang Harus Dihindari oleh Orang Tua, Bisa Merusak Mental Anak!

Berikut adalah 4 jenis parenting yang harus dihindari oleh orang tua agar anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang sehat, mandiri, dan tangguh.

Bukan Alternatif Aman ya! Ini 5 Bahaya Rokok Vape untuk Paru-Paru hingga Jantung

Alih-alih menjadi jalan keluar, kenali apa saja zat kimia berbahaya di dalam vape. Waspadai bahaya vape demi menjaga kesehatan jangka panjang.  

Mengatur Keuangan di Tengah Biaya Hidup Naik, Ini 5 Tonggak yang Diperlukan

Mengatur keuangan tak cukup soal gaji. Simak cara bangun dana darurat, mengendalikan utang, dan menambah aset secara bertahap.  

Jangan Dibuang ya! Ini Beragam Manfaat dan Kandungan Kulit Kentang untuk Kesehatan

Sering dibuang begitu saja, ternyata kandungan kulit kentang kaya akan serat, vitamin, dan mineral penting. Simak manfaat lengkapnya di sini!  

Diet Golongan Darah AB: Ini Makanan yang Baik Dikonsumsi & Harus Dihindari, Apa Saja?

Ketahui jenis daging, susu, sayur, hingga buah yang tepat untuk diet golongan darah AB. Jaga keseimbangan tubuh Anda mulai sekarang ya.  

Sekali Lagi, Informasi, Penanganan dan Tip Pencegahan Influenza

Berikut sejumlah penanganan dan tip untuk pencegahan influenza yang hingga kini  masih menjadi perhatian khalayak banyak.

Anomali, Suhu di Indonesia Selama September 2026 Lebih Panas Hampir 1°C

BMKG mencatat, Indonesia mengalami anomali suhu selama September 2028. Suhu udara di negara kita lebih panas dibanding rata-rata.

Dorong Wisman Jajaki Destinasi Domestik Via Garuda Indonesia Stopover Program

Garuda Indonesia Stopover Program diperkenalkan untuk memperluas kunjungan wisatawan mancanegara ke berbagai destinasi di Indonesia.

Cuaca Jawa Tengah Besok (6/10) dan Lusa: Berawan di Hampir Semua Wilayah, Suhu 36°C

BMKG prakirakan cuaca wilayah Jawa Tengah pada 6-7 Oktober didominasi berawan, dengan suhu mencapai 36 derajat Celsius di sejumlah daerah.