M O M S M O N E Y I D
Santai

Pasca Lebaran Permintaan Penginapan Tetap Tinggi, RedDoorz Catat Kenaikan Okupansi

Pasca Lebaran Permintaan Penginapan Tetap Tinggi, RedDoorz Catat Kenaikan Okupansi
Reporter: Danielisa Putriadita  |  Editor: Danielisa Putriadita


MOMSMONEY.ID - RedDoorz, platform teknologi perhotelan dan akomodasi mencatat peningkatan signifikan pada permintaan akomodasi selama periode mudik dan pasca Lebaran 2026. Hal ini didorong oleh kuatnya mobilitas wisatawan domestik serta perubahan pola perjalanan masyarakat.

Secara keseluruhan, data Kementerian Perhubungan menunjukkan total mobilitas masyarakat selama periode Lebaran 2026 mencapai 147,55 juta orang atau meningkat 2,53%. Data tersebut juga menunjukkan bahwa Jawa Barat (30,97 juta) dan DKI Jakarta (19.93 juta) merupakan kontributor utama daerah asal pemudik, sementara Jawa Tengah (38,71 juta) dan Jawa Barat (25,09 juta) menjadi beberapa destinasi dengan jumlah pemudik terbesar di Indonesia. 

Tren ini turut tercermin dalam data internal RedDoorz yang menunjukkan peningkatan signifikan, dimana okupansi di seluruh lini multibrand RedDoorz (RedDoorz, SANS, URBANVIEW, The Lavana) meningkat 64% secara tahunan (YoY). Dari sisi volume, jumlah penjualan kamar juga meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi 255+ ribu, atau naik 109% secara tahunan (YoY).

“Momentum Lebaran tahun ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap akomodasi domestik masih sangat kuat, bahkan berlanjut setelah periode puncak libur. Terbukti dari permintaan kamar tertinggi pada 23-25 Maret 2026, dengan penjualan kamar harian mencapai lebih dari 23 ribu,” ujar Vibhor Atal, Director of Demand RedDoorz dalam keterangan tertulis, Selasa (7/4). 

Sejumlah kota seperti Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Medan, dan Bogor menjadi kontributor utama, dengan destinasi leisure seperti Yogyakarta, Bandung, dan Bogor mencatat permintaan yang lebih tinggi, menegaskan bahwa wisata berbasis rekreasi masih menjadi pilihan utama masyarakat selama periode Lebaran.

Baca Juga: Ini Kota yang Paling Diminati untuk Libur Akhir Tahun versi RedDoorz

RedDoorz juga melihat tren di mana wisatawan memperpanjang perjalanan mereka setelah Lebaran, mengubah mudik menjadi liburan singkat atau perjalanan multi-kota. Segmen keluarga menjadi pendorong utama, dengan preferensi pada akomodasi yang terjangkau, nyaman, dan mudah diakses.

Dari sisi pemesanan, mayoritas wisatawan telah merencanakan perjalanan mereka lebih awal, dengan rata-rata booking dilakukan 3–4 hari sebelum tanggal check-in, menunjukkan adanya keseimbangan antara perencanaan dan fleksibilitas perjalanan.

“Perubahan perilaku ini menunjukkan bahwa perjalanan domestik kini tidak hanya berpusat pada momen Lebaran, tetapi juga berkembang menjadi pengalaman liburan yang lebih panjang dan terencana, sehingga mendorong permintaan akomodasi para mitra,” tambah Vibhor.

Kenaikan permintaan ini juga sejalan dengan tren yang lebih luas di industri pariwisata domestik, di mana wisatawan semakin selektif dalam memilih akomodasi yang memberikan nilai terbaik.

Ke depan, RedDoorz memperkirakan permintaan akan tetap berada di atas level normal dalam beberapa minggu setelah Lebaran, sebelum secara bertahap kembali stabil. Tren ini didukung oleh tingginya minat terhadap perjalanan domestik, fleksibilitas perjalanan, serta meningkatnya kebutuhan akan akomodasi yang menawarkan value for money. 

Baca Juga: Ramadhan With OYO, Ada Diskon Menginap hingga 75% dan Gratis Tambahan Menginap

Perusahaan juga melihat momentum ini sebagai peluang untuk terus memperkuat jaringan mitra properti di kota-kota dengan permintaan tinggi, sekaligus meningkatkan kualitas layanan guna menjawab kebutuhan wisatawan yang semakin dinamis.

“Kami melihat tren perjalanan domestik akan tetap menjadi tulang punggung industri pariwisata. RedDoorz akan terus berfokus menghadirkan akomodasi yang relevan, terjangkau, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia,” tutup Vibhor.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Dari Shanghai ke Jakarta, M Stand Bawa Gaya Ngopi Baru

F&B ID menghadirkan M Stand asal Shanghai ke Indonesia dengan menawarkan specialty coffee di segmen harga menengah.  

Tren Gaya Hidup Wellness Kembali Beri Ruang bagi Produk Obat Bahan Alam

Tren gaya hidup wellness mendorong kemunculan produk obat bahan alam untuk keseharian masyarakat.              

Sudah Bikin Banyak Konten tapi Sepi? Ini yang Bisa Dipelajari

Konten yang belum ramai bukan berarti prosesnya sia-sia. Pengalaman Voice of Baceprot menunjukkan pentingnya konsistensi dan keberanian eksplorasi

Cuaca Akhir Pekan di Jawa Barat Banyak Berawan, Cek Daerah yang Berpotensi Hujan

BMKG memprakirakan cuaca Jawa Barat Sabtu-Minggu didominasi berawan, dengan suhu mencapai 34°C di sejumlah wilayah  

Akhir Pekan Mau Jalan-Jalan? Yuk, Cek Prakiraan Cuaca Jawa Tengah Besok dan Lusa

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Tengah pada Sabtu-Minggu bervariasi, dengan cerah mendominasi Minggu dan suhu mencapai 35°C.

CIMB Niaga Gelar Kejar Mimpi FEST 2026, Angkat Tema Berani Tersesat

Perjalanan mengejar mimpi tak selalu lurus. Kejar Mimpi FEST 2026 mengajak generasi muda berani mencoba, gagal, dan menemukan arah.

Akhir Pekan Jawa Timur Cerah! Cek Prakiraan Cuaca Besok (2/10) dan Minggu

BMKG memprakirakan cuaca besok di Jawa Timur pada Sabtu-Minggu didominasi cerah, dengan suhu udara mencapai 37 derajat Celsius.

Kurs Rupiah terhadap Dolar AS Masih Fluktuatif, Ini Proyeksi Hingga Akhir Tahun

Rupiah masih bergerak di sekitar Rp18.000 per dolar AS. Ekonom menyebut tekanan global jadi pemicu utamanya.

Waspada Hujan Petir di Wilayah ini, Cek Cuaca Sumatera Selatan Besok (3/10) dan Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Selatan besok, hujan petir berpotensi terjadi di Pagar Alam. Simak prakiraan lengkapnya  

Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Besok (3/10) Didominasi Hujan, Cek Rincian Cuaca Lusa

BMKG memprakirakan hujan ringan mendominasi Sumatera Utara besok, sedangkan lusa cuaca diprakirakan lebih banyak berawan.