M O M S M O N E Y I D
InvesYuk

Pasar Aset Kripto Tiarap, Zcash Naik ke Puncak Top Gainers

Pasar Aset Kripto Tiarap, Zcash Naik ke Puncak Top Gainers
Reporter: Dupla Kartini  |  Editor: Dupla Kartini


MOMSMONEY.ID - Pasar aset kripto lanjut melemah dalam 24 jam terakhir, dengan Bitcoin dan sebagian kripto utama harganya turun. Apa saja koin atau token yang menjadi kripto top gainers maupun top losers?

Mengutip coinmarketcap.com, dalam 24 jam terakhir hingga Rabu (15/10) pukul 10.35 WIB, nilai kapitalisasi pasar atawa market cap kripto global tergerus 1,33% menjadi US$ 3,83 triliun. 

Coinmarketcap.com merangking kripto top gainers dan top losers, dari antara aset kripto yang volume transaksinya di atas US$ 50.000 selama 24 jam. Top gainers merujuk pada aset kripto yang naik paling tajam. Sebaliknya, top losers yaitu koin dan token yang turun paling dalam.

Zcash (ZEC) yang sebelumnya menghuni top losers, kini berbalik arah naik menduduki puncak top gainers 24 jam terakhir. ZEC adalah mata uang kripto peer-to-peer dirilis pada 2016, yang memungkinkan transaksi transparan dan publik, namun tetap terlindung (shielded).

Di sisi lain, MYX Finance yang sebelumnya menghuni top gainers, kini terdepak ke top losers.

Baca Juga: MYX Finance Memantul Naik, Masuk Jajaran Kripto Top Gainers 24 Jam

Berikut ini daftar aset kripto top gainers dan top losers dalam 24 jam hingga Rabu pukul 10.42 WIB, mengutip coinmarketcap:

5 kripto top gainers

  • Zcash (ZEC) naik 5,91% menjadi US$ 253,89
  • Monero (XMR) naik 5,61% menjadi US$ 324,51
  • Aster naik 4,19% menjadi US$ 1,47
  • Bittensor (TAO) naik 3,64% menjadi US$ 444,61
  • Trust Wallet Token (TWT) naik 3,34% menjadi US$ 1,43

5 kripto top losers

  • Artificial Superintelegence Alliance (FET) turun 13,53% ke US$ 0,3092
  • MYX Finance (MYX) turun 12,61% ke US$ 3,31
  • PancakeSwap (CAKE) turun 7,26% ke US$ 3,43
  • SPX6900 turun 6,88% ke US$ 1,19
  • Pendle turun 5,91% ke US$ 3,56

Pergerakan harga aset kripto, terutama altcoins, sangat volatil. Maka, aset kripto top gainers, ada risiko berbalik arah turun. Sebaliknya, tak menutup peluang kripto top losers memantul naik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Kris+ Rayakan Ulang Tahun, Tebar Promo dan Reward

Pengguna Kris+ berkesempatan mendapatkan hingga delapan miles per dolar Singapura, voucher diskon 50%, serta hadiah  selama Oktober 2026.

Rupiah Bertahan di Rp 18.000 atau Tembus Rp 18.200, Ini 5 Indikator Penentu

Analis EBC Financial Group mencermati lima indikator penentu arah rupiah, mulai dari harga minyak, arus modal asing hingga intervensi BI.  

Ini Tip Pengobatan dan Pencegahan Agar Suara Yang Hilang Kembali Bergema

Suara hilang bagi pekerja yang mengandalkan pita suara tentu menjadi persoalan, berikut ini langkah pengobatan dan pencegahannya.

5 Cara Mengatasi Badan Lemas saat Diet agar Tetap Bertenaga Sepanjang Hari

Ingin diet berhasil tanpa tersiksa rasa lemas? Terapkan cara mengatasi badan lemas berikut ini agar tubuh tetap bugar dan berenergi.

Kenali Amylophagia: Ini 5 Dampak Buruk Makan Tepung Terigu Mentah untuk Kesehatan

Ketahui alasan medis mengapa makan tepung terigu dalam kondisi mentah sangat berbahaya bagi saluran pencernaan dan kesehatan secara keseluruhan.

Ada 6 Tokenized Stocks Baru dari Tokocrypto, Cek yuk

Tokenized stocks memberikan eksposur terhadap underlying asset dan bukan merupakan kepemilikan langsung atas saham atau ETF yang mendasarinya.

Rekomendasi Pilihan Obat Influenza Tipe A yang Efektif Percepat Proses Penyembuhan

Kenali berbagai rekomendasi obat influenza tipe A mulai dari antivirus hingga pereda gejala untuk bantu tubuh pulih lebih cepat.

IHSG Berbalik Naik ke 6.036 pada Jumat (2/10), Cek Saham Top Gainers

IHSG pada Jumat ditutup menguat meskipun asing mencatat jual bersih alias net sell Rp 1,17 triliun. 

Update Harga Buyback Emas Hari Ini: UBS Naik, Antam Masih Tertinggi Rp 2.38 Juta

Emas UBS mencatat kenaikan harga buyback paling besar hari ini, sementara Antam turun, tetapi masih yang tertinggi.

Bank Indonesia Kurangi Intervensi Spot, Efektif Menjaga Rupiah?

Bank Indonesia menggeser strategi intervensi di pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah terhadap dollar, sekaligus menghemat cadangan devisa.