M O M S M O N E Y I D
BisnisYuk

Pameran AKI 2024 Sukses Mendongkrak Penjualan Para Peserta

Reporter: Francisca Bertha Vistika  |  Editor: Francisca bertha


KONTAN.CO.ID - Manfaat dari pameran Apresiasi Kreasi Indonesia (AKI) 2024 dirasakan para peserta, terutama dari sisi peningkatan penjualan.

Melalui pameran ini, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif berupaya meningkatkan jejaring dan kolaborasi antar pelaku industri kreatif, menginspirasi generasi muda, dan mempromosikan produk kreatif lokal agar dapat bersaing di pasar global. 

Untuk bisa bersaing di pasar global, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno, meyakini penguasaan media digital akan memberikan daya saing serta akses pasar bagi produk lokal.

Menurut Sandiaga, pengguna media digital (di Indonesia) telah mencapai 221 juta orang dan digitalisasi akan membawa kita semakin dikenal dan mendunia sehingga dapat menciptakan lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

Baca Juga: Ditargetkan Raup Penjualan Miliaran Rupiah, Pameran AKI juga Bermanfaat Bagi UMKM

Sandiaga menegaskan jika pertumbuhan pesat teknologi digital adalah peluang unik bagi pelaku ekonomi kreatif. Karena dengan memanfaatkan alat digital, bisnis dapat menjangkau pasar yang lebih luas, mengoptimalkan operasional, dan mendorong inovasi. 

Pameran AKI 2024 tahap 1 yang hadir di 4 kota membawa dampak bagi para pelaku UMKM yang menjadi peserta. Faldi Arifin, Owner aplikasi penghubung penjualan dan pembeli pasar tradisional, Pasar Ternate, mengaku mendapat peningkatan penjualan sebesar 68% dalam 3 hari pameran.

“Program AKI sangat membantu komunitas start-up di Maluku Utara untuk lebih dikenal. Saya baru pertama mengikuti program inkubasi seperti ini, dan sangat merasakan manfaatnya, ungkap Faldi.

Sedangkan, Irnawati, Owner Ifamoy, produsen produk olahan kenari dan rempah dari Maluku Utara, mengaku terkesan dengan ilmu yang ia dapatkan saat sesi Bootcamp. Sebab para coach dan narasumber memberikan insight dan ilmu yang aplikatif untuk bisnisnya.

“Untuk pamerannya, kami bukan fokus untuk berjualan tapi lebih ke mempromosikan produk, serta mengedukasi pengunjung. Alhamdulillah selama 3 hari kami bisa mengumpulan kurang lebih Rp 2 jutaan,” jelas Irnawati.

Baca Juga: Pelaku Usaha Dapat Beragam Manfaat dari Bootcamp AKI 2024, Terutama soal Networking

Rinie, Owner Dealova Shoes dari Banten, juga mengaku mendapatkan manfaat dari pameran ini. Dalam dua hari pertama pameran, dia sudah meraup Rp 21 juta, dan mengantongi purchase order (PO) Rp 75 juta karena keterbatasan stok barang yang dibawa.

“Belum pernah ikut acara pameran semeriah ini. Keren banget no debat. Pengalaman yg berkesan ketika produk di beli Pak Sandi dan dipakai itu yang juga di buru dan dibeli para pengunjung mall atau yang melihat postingan IG saya”, aku Rinie.

Agus Hasanudin, Owner Bambu Craft dari Banten yang mendapat eksposur serta network baru saat di pameran. Agus mengatakan setelah pameran kami produksi 700 buah peci anyaman bambu untuk kegiatan Pemda Kabupaten.Tangerang untuk menjadi bagian dari icon di seragam ASN,” kata Agus.

Adapun, Lina, Owner Sanrah Food mengatakan Pameran AKI 2024 sangat membantu para UMKM untuk lebih maju dan berkembang, karena membuka kesempatan dan peluang bagi para UMKM memperluas jaringan sosial dan penjualan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Perbankan Borong SBN Rp 100 Triliun, Ini Dampak yang Perlu Dicermati

Perbankan net buy Surat Berharga Negara sekitar Rp 100 triliun pada Oktober 2026. Sedangkan BI justru net sell sekitar Rp 33,41 triliun.  

Yield SUN 10 Tahun Tembus 7,7%, Ini Proyeksi Hingga Awal Tahun 2027 Menurut Analis

Tekanan di pasar obligasi domestik diperkirakan masih berlanjut hingga akhir 2026. Yield Surat Utang Negara tenor 10 tahun 7,7% belum puncak.  

Yield SUN 10 Tahun Naik, Risiko Domestik Jadi Tekanan Utama

Yield Surat Utang Negara Indonesia tenor 10 tahun menguat di level 7,63% setelah sempat menyentuh 7,75%, tertinggi dalam empat tahun terakhir.  

Yield SUN di atas 7,5%, Saatnya Investor Akumulasi atau Hindari?

Tekanan terhadap pasar obligasi membuat yield berada di level 7,75%. Apakah momen tepat bagi investor untuk mulai membeli atau justru hindari?

Selain Rasa, Ini yang Perlu Diperhatikan Pelaku UMKM dalam Kembangkan Bisnis Kuliner

​BRIncubator 2026 memberikan pelatihan dan pendampingan bagi UMKM makanan dan minuman untuk memperkuat kemampuan bisnis dan pengelolaan produksi.

Gelagat Asing Keluar dari Pasar SBN Baru-Baru Ini, Apa Penyebabnya?

Investor asing yang sempat masuk sejak awal Oktober, berbalik arah menjual SBN pada pertengahan bulan lalu. Cari tahu pemicunya.

Yield SUN Melonjak, CDS Naik dan Rupiah Loyo, Apa Artinya bagi Pasar?

Pasar obligasi domestik hadapi tekanan di tengah kenaikan Credit Default Swap (CDS), pelemahan rupiah, serta kenaikan yield Surat Utang Negara.

Harga Buyback Emas Hari Ini Mayoritas Turun, Hanya Antam Naik Rp 13.000

Harga buyback emas Antam hari ini menjadi yang tertinggi, menyalip posisi Galeri 24 sebelumnya.     

Cuaca Panas Memengaruhi Pola Konsumsi Listrik, YLKI Ingatkan Hal Ini

​YLKI mengimbau masyarakat menghindari penggunaan stop kontak berlebihan dan segera mengganti kabel atau peralatan listrik yang rusak.

Lansia Masih Bisa Punya Asuransi Kesehatan, Ini Syaratnya

Asuransi kesehatan penting bagi lansia, tetapi terdapat tantangan mendapatkan asuransi pada usia lanjut akibat riwayat penyakit.