M O M S M O N E Y I D
Bugar

NOBEL RUN Hadirkan Ajang Lari Bersama Teman Tuli

Reporter: Jane Aprilyani  |  Editor: Jane Aprilyani


MOMSMONEY.ID - Mengikuti ajang lomba lari tak melulu sebuah upaya untuk mendukung gaya hidup sehat saja. Melainkan bisa jadi momen untuk melakukan kegiatan sosial dengan seksama. Seperti yang dilakukan PT. Nobel Jaya Mandiri dalam kampanye sosial bertajuk Nobel Run: Berlari Bersama Teman Tuli, sebuah kegiatan charity run inklusif yang mengajak masyarakat untuk tidak hanya berolahraga tetapi juga berkontribusi nyata dalam memberikan akses alat bantu dengar bagi anak-anak dan komunitas teman tuli di Indonesia.

PT. Nobel Jaya Mandiri menggarisbawahi pentingnya dukungan masyarakat terhadap para penyandang tuli yang masih menghadapi keterbatasan akses terhadap alat bantu dengar yang layak. Acara ini dihadiri berbagai pihak, termasuk media massa, komunitas tuli dan dengar, serta tiga narasumber utama, Roy Andre Simanungkalit selaku CI Business Development PT. Nobel Jaya Mandiri, Fahri Amirullah, Chief Marketing Officer Kitabisa Group, dan dr. Rangga Rayendra Saleh, Sp.T.H.T.B.K.L., Subsp. Oto. (K) selaku Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan

Di Indonesia, terdapat sekitar 18,9 juta penyandang disabilitas pendengaran, menurut data Kementerian Kesehatan. Sayangnya, sebagian besar dari mereka belum mendapatkan alat bantu dengar karena harganya yang tinggi dan distribusi yang terbatas.

Roy Andre Simanungkalit, CI Business Development PT. Nobel Jaya Mandiri menjelaskan tahun ini Nobel meluncurkan event charity run Nobel Run: Berlari Bersama Teman Tuli sebagai wujud komitmen untuk memperluas akses terhadap alat bantu dengar.

"Event Nobel Run kami harap jadi medium bagi masyarakat untuk lebih mengenal isu ini lewat cara yang lebih fun, sehingga bisa mudah diterima," ujar Roy dalam konferensi pers Nobel Run di Jakarta, Rabu (11/6).

Baca Juga: 6 Tips Cara Meningkatkan Kecepatan Lari Untuk Maraton

Nobel Run: Berlari Bersama Teman Tuli merupakan event charity run inklusif yang akan melibatkan masyarakat umum, komunitas tuli, tenaga medis, dan dunia usaha dalam satu gerakan bersama. Seluruh hasil donasi yang terkumpul akan digunakan untuk pengadaan alat bantu dengar bagi anak-anak dan teman-teman tuli yang membutuhkan.

Fahri Amirullah, CMO Kitabisa Group menjelaskan bahwa selain berkontribusi untuk membantu akses alat bantu dengar teman-teman tuli, setiap peserta Nobel Run: Berlari Bersama Teman Tuli otomatis juga berkontribusi untuk melindungi satu sama lain di program asuransi syariah SalingJaga Perlindungan Diri yang memberi peserta manfaat perlindungan jiwa dan kecelakaan selama satu tahun kedepan.

Adapun, Asuransi SalingJaga Perlindungan Diri adalah program tolong-menolong antaranggota SalingJaga saat terjadi kecelakaan yang tidak disengaja, yang menyebabkan anggota tutup usia, cedera fisik, atau cacat dan butuh perawatan di rumah sakit, dan tidak terbatas pada kecelakaan lalu lintas, tapi bisa juga kecelakaan kerja atau saat olahraga. Ketika terjadi kecelakaan, anggota akan mendapatkan santunan dari dana bersama.

Tak hanya dari sisi sosial, kampanye ini juga didukung oleh kalangan medis. dr. Rangga Rayendra Saleh, Sp.T.H.T.B.K.L, Subsp. Oto. (K), menjelaskan pentingnya penggunaan alat bantu dengar bagi penderita gangguan pendengaran. Rangga bilang alat bantu dengar merupakan solusi dan teknologi alat untuk gangguan pendengaran terutama buat mereka yang tuli sejak lahir. Meskipun memang kurang maksimal pada kasus kasus gangguan atau tuli sangat berat tapi memungkinkan mereka lebih mudah dan terbantu di kegiatan sehari hari. 

"Mereka yang ingin ke teknologi alat yang lebih canggih bisa mempertimbangkan penggunaan alat Implan Koklea lewat metode operasi tanam alat untuk solusi yang lebih baik," ujar dr. Rangga.

Acara ini mengajak masyarakat untuk turut berlari bersama dalam Nobel Run atau berdonasi sebagai bentuk dukungan terhadap teman-teman tuli. Partisipasi dalam kegiatan ini menjadi simbol bahwa setiap langkah kita bisa membawa perubahan besar dalam hidup orang lain.

Kampanye ini terbuka untuk seluruh lapisan masyarakat dan dirancang untuk menjadi ruang inklusif bagi teman tuli, agar mereka tidak lagi berjuang sendirian. Acara puncak Nobel Run: Berlari Bersama Teman Tuli akan digelar pada 6 Juli 2025 di Senayan Park dengan melibatkan berbagai komunitas, pelari profesional, publik figur, dan relawan.

Baca Juga: Pemula Wajib Tahu 5 Teknik Lari Dasar Sebelum Mulai Ikuti Olahraga Trendi Ini

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TERBARU

Hasil French Open 2026: Putri dan Raymond/Joaquin juga Melangkah ke 8 Besar

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, tunggal putri Putri Kusuma Wardani dan ganda putra Raymond Indra/Nikolaus Joaquin juga ke perempatfinal.

Hasil French Open 2026: 2 Tunggal dan 1 Ganda Campuran Indonesia ke Perempatfinal

Hasil French Open 2026 babak 16 besar, Kamis (22/10), dua tunggal dan satu ganda campuran Indonesia melaju ke perempatfinal.

Prakiraan Cuaca Jakarta Besok Jumat (23/10), Hujan Ringan Turun di 5 Wilayah Ini

Prakiraan cuaca besok Jumat (23/10) di Jakarta mengacu ramalan BMKG, sejumlah wilayah turun hujan pada sore hari.

Aromanya Unik Khasiatnya Ciamik! Ini 7 Manfaat Natto, Bagus buat Bantu Turunkan BB

Manfaat natto bagi tubuh ternyata sangat luar biasa. Simak rahasia superfood Jepang ini dalam menjaga pencernaan, imun, hingga kesehatan jantung.

Jaga Keamanan Siber saat Melamar Kerja, Simak Berberapa Tips Berikut

Pencari kerja juga harus memahami informasi apa saja yang aman untuk dibagikan dan bagaimana cara melindungi akun dan perangkat mereka.

Ingin Tampak Bugar & Segar? Ini 7 Rahasia Cara Hidup Sehat dan Awet Muda secara Alami

Penuaan dini bisa Anda cegah dengan gaya hidup yang tepat. Simak panduan cara hidup sehat dan awet muda secara alami di sini.

Praktis & Sehat! Ini Manfaat Protein Bar untuk Diet serta Tips Memilihnya yang Tepat

Protein bar adalah camilan sehat dan praktis yang bisa menjaga energi serta memberi rasa kenyang. Simak manfaat dan cara tepat memilihnya.

Daun Cincau Ternyata Punya Potensi Ekspor Yang Menyegarkan

Ekspor daun cincau kering asal Jawa Tengah sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara hingga Tiongkok. 

Sadar Lemari Dorong Tanggung Jawab Masyarakat atas Limbah Pakaian

Founder Sadar Lemari Sarah Ratu Satriavi mengatakan, pakaian berbahan sintetis jika tidak diolah dengan benar akan menghasilkan zat berbahaya.

11 Provinsi Ini Masih Hujan Lebat, Berikut Peringatan Dini BMKG Cuaca Besok (23/10)

BMKG merilis peringatan dini cuaca besok Jumat 23 Oktober 2026 dengan status Siaga hujan sangat lebat dan Waspada hujan lebat di provinsi ini.